Kebebasan Berbicara

Adalah hak setiap orang untuk mengeluarkan isi hatinya alias uneg-unegnya asalkan tidak menyebarkan isu yang bisa mengakibatkan huru-hara. Tentu saja kebebasan ini harus ditanggung sendiri konsekuensinya.

1,743 views   |   0 shares
  • Di AS kebebasan berbicara atau mengutarakan pendapat dijunjung tinggi. Koran misalnya tidak akan dibreidel seandainya mereka mengkritik pemerintah. Adalah hak setiap orang untuk mengeluarkan isi hatinya alias uneg-unegnya asalkan tidak menyebarkan isu yang bisa mengakibatkan huru-hara. Tentu saja kebebasan ini harus ditanggung sendiri konsekuensinya. Beberapa tahun silam ada sebuah band cewe terkenal di AS yang bernama Dixie Chicks yang para anggotanya berasal dari Texas. Presiden AS waktu itu, George Bush, juga berasal dari Texas. Banyak orang yang mencemoohkan Presiden Bush dan menganggapnya bego (begitulah tidak enaknya menjadi Presiden AS, alih-alih dihormati, seringkali dijadikan bulan-bulanan karena kebebasan berbicara). Ketika mengadakan tur di Inggris salah satu anggota Dixie Chicks mengatakan bahwa mereka malu karena berasal dari negara bagian yang sama dengan Bush. Mereka tidak menyangka akibat dari perkataan itu. Boleh dibilang seluruh AS membenci mereka, radio memboikot mereka, CD mereka dijadikan api unggun dan sejak itu mereka tidak populer lagi. Resiko kebebasan berbicara.

  • Kalau Anda suatu waktu jalan-jalan ke Las Vegas, Anda akan melihat papan reklame yang lebih gede dari gajah dipakai untuk propaganda anti gereja/agama. Mereka menggembar-gemborkan bahwa Allah itu tidak ada. Lagi-lagi karena kebebasan berbicara pemerintah tidak bisa melarang pemasangan iklan itu. Tinggal orang-orang yang beragama matanya merasa sepet melihat iklan seperti itu. Mau marah, namanya orang beragama, harus lebih mengerti daripada yang tidak beragama kan? Paling-paling mereka berpikir mengapa ada orang yang buang-buang uang (sangat banyak) untuk mempengaruhi orang lain dalam soal kepercayaan. Alasan orang-orang kafir itu, kalau orang beragama boleh mempengaruhi orang lain supaya beribadat, mengapa mereka tidak boleh? Padahal orang yang beragama melihat orang lain yang susah dan berusaha menolong mereka dengan memberi kekuatan melalui agamanya, atau karena mereka beranggapan agama mereka memberi kebahagiaan mereka ingin berbagi dengan orang lain. Sedangkan orang kafir yang tidak percaya Allah, apa yang mereka bagikan bila mereka mengajar orang lain supaya anti agama. Supaya mereka hidup sesuka hati karena agama cuma mengekang dan meninabobokan mereka?

  • Bahkan anak-anak di AS boleh menuntut orang tua mereka bila mereka tidak suka dengan perlakuan yang mereka dapat di rumah. Misalnya karena dipukul, mereka boleh lapor polisi dan orang tuanya bisa terancam hukuman. Apalagi kalau sering-sering dipukul, si anak akan diambil oleh pegawai sosial dan diserahkan kepada pengawasan orang lain, sedangkan orang tuanya masuk penjara. Hukum melindungi hak-hak individu, jangankan orang, menyiksa anjing pun bisa masuk penjara. Akibatnya anak-anak kadang menjadi kurang ajar dan kurang menghormati orang tua. Anak-anak yang merasa hak-haknya dilangkahi orang tua, misalnya bintang film atau penyanyi terkenal yang masih di bawah umur, mereka boleh membawa kasusnya ke pengadilan dan meminta agar walinya diganti. Salah satu kasus yang terkenal, pemain teve komedi Modern Family, Ariel Winter, menganggap ibunya perundung, dia minta ke pengadilan supaya walinya diganti dengan kakaknya.

  • Advertisement
  • Hukum boleh dibuat dan ditegakkan tetapi seperti obat, selain menyembuhkan bisa jadi memiliki efek sampingan. Kebebasan berbicara tidak terkecuali, segi baiknya: kritik dapat menjadi kendali bagi orang yang berkuasa, segi buruknya: orang suka menyalahgunakan hukum ini dan cuap-cuap sesuka hati.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Kebebasan Berbicara

Adalah hak setiap orang untuk mengeluarkan isi hatinya alias uneg-unegnya asalkan tidak menyebarkan isu yang bisa mengakibatkan huru-hara. Tentu saja kebebasan ini harus ditanggung sendiri konsekuensinya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr