Pernikahan: Di saat yang Tepat, di Tempat yang Tepat, dan dengan Orang yang Tepat

Kejelian dalam menemukan pasangan hidup akan menentukan kebahagiaan pernikahan Anda, karena bersamanya Anda akan menghabiskan sisa umur Anda di dunia ini.

49,226 views   |   147 shares
  • Banyak muda-mudi beranggapan bahwa menikah itu mudah, asal keduanya saling mencintai pernikahan kapan pun dan di mana pun dapat dilangsungkan. Tetapi tidak begitu bagi saya.

  • Kenapa kamu belum menikah, kenapa kok dilangkahin oleh adik, keburu tua nanti. Pertanyaan-pertanyaan semacam itu sering dilontarkan kepada saya oleh orang lain termasuk oleh saudara-saudara dekat saya. Memutuskan untuk menikah adalah hal yang sangat pribadi bagi saya, menikah membutuhkan sebuah komitmen bersama yang kuat karena pernikahan akan berlangsung sekali untuk seumur hidup.

  • Anda tentu sependapat dengan saya, bahwa hakekat pernikahan adalah suatu persekutuan hidup yang menyatukan antara seorang pria dan seorang wanita yang didasari oleh cinta kasih untuk membentuk sebuah keluarga yang di dalamnya anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan aman. Oleh karena itu setiap orang yang memutuskan menikah hendaknya memahami dengan baik maksud serta tujuan pernikahan yang akan mereka tempuh.

  • Sebenarnya tidak menjadi masalah berapa usia Anda sewaktu memutuskan untuk menikah, jika Anda dengan calon pasangan Anda sudah saling mencintai dan telah memahami dengan baik maksud dan tujuan Anda menikah, maka pernikahan dapat dilangsukan kapan pun. Jika Anda masih relatif cukup muda atau bahkan saat ini masih menempuh pendidikan, menurut hukum pemerintah yang berlaku alangkah baiknya jika Anda menunda sejenak keinginan tersebut hingga usia Anda mencukupi. Pernikahan adalah hak setiap orang, namun usia yang matang umumnya juga diikuti oleh tingkat kedewasaan berpikir yang baik. Di dalam kehidupan pernikahan adakalnya tidak berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan, masalah demi masalah bisa datang kapan saja menghampiri, oleh karena itu usia dan tingkat kedewasaan dalam berpikir untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada akan mampu meyelamatkan kehidupan pernikahan Anda.

  • Memilih seorang pasangan hidup harus dengan pertimbangan yang masak dan ketelitian. Kejelian dalam menemukan pasangan hidup akan menentukan kebahagiaan pernikahan Anda, karena bersamanya Anda akan menghabiskan sisa umur Anda di dunia ini.

  • Tidak bermaksud untuk mempengaruhi Anda dengan cara berpikir saya, di dalam tulisan ini perkenankan saya memberikan sebuah gagasan dalam menentukan kapan sebaiknya Anda memutuskan untuk menikah:

  • Di saat yang tepat

  • Cobalah untuk tidak terburu-buru dalam memutuskan kapan sebaiknya Anda menikah. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) menyarankan usia 21 tahun untuk wanita dan 25 tahun untuk pria sebagai usia yang ideal untuk menikah. Menikah pada usia muda memiliki banyak resiko khususnya bagi pihak wanita. Pernikahan di usia dini bisa meningkatkan resiko kematian ibu melahirkan, karena salah satu penyebabnya adalah usia yang terlalu muda saat hamil. Remaja yang menikah di usia dini sebenarnya belum memiliki kematangan secara fisik dan psikologis baik untuk hamil, melahirkan maupun menjadi orang tua. Lahirkanlah anak-anak ke dunia ini karena Anda berdua betul-betul mengharapkan kehadirannya, bukan karena keterpaksaan akibat hamil di luar nikah.

  • Advertisement
  • Di tempat yang tepat

  • Hormatilah harga diri orang tua, keluarga dan diri Anda sendiri. Menikah di tempat yang tepat bukan berarti harus di tempat yang mewah seperti hotel atau di gedung-gedung pertemuan. Apa pun agama Anda pemberkatan sebaiknya dilakukan di tempat-tempat ibadah dengan begitu acara pernikahan Anda akan lebih khusyuk dan sakral, dengan menikah di tempat yang tepat menunjukkan bahwa Anda serius dalam menjalani pernikahan ini.

  • Dengan orang yang tepat

  • Pastikan bahwa Anda telah yakin 100% dengan calon pendamping Anda, mantapkan hati Anda bahwa dengan dirinyalah orang satu-satunya di dunia ini Anda akan menghabiskan sisa hidup bersama. Banyak kasus perceraian berakhir hanya karena alasan ketidakcocokan, oleh karena itu jika di awal perkenalan Anda sudah mulai merasa ragu dengan dirinya Anda harus berani dan tegas untuk memutuskan apakah Anda akan meneruskan hubungan tersebut ke jenjang yang lebih serius atau tidak. Ketika Anda sudah betul-betul yakin untuk meneruskan hubungan Anda dengannya ke jenjang yang lebih serius, maka seharusnya tidak ada lagi faktor ketidakcocokan dijadikan alasan untuk mengakhiri hubungan Anda bersamanya.

  • Melalui pernikahan kita harus berkomitmen bahwa hidup kita 100% dicurahkan demi kebahagiaan keluarga kita. Pada akhirnya, sebagai orang tua kita perlu berpikir bahwa apa pun yang kita lakukan apakah itu harus bekerja keras siang-malam untuk mencukupi kebutuhan - jika itu demi kebahagiaan keluarga kita berpikirlah bahwa itu bukan sebuah pengorbanan tapi sebuah cara, cara di mana kita menunjukkan tanggung jawab dan komitmen serta kasih kita kepada keluarga yang kita bangun bersama pasangan kita.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Pernikahan: Di saat yang Tepat, di Tempat yang Tepat, dan dengan Orang yang Tepat

Kejelian dalam menemukan pasangan hidup akan menentukan kebahagiaan pernikahan Anda, karena bersamanya Anda akan menghabiskan sisa umur Anda di dunia ini.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr