Hidup Sesuai Kemampuan

Tidak ada salahnya memiliki motivasi untuk menjadi sukses, tetapi sangatlah salah membeli barang hanya untuk bersaing dengan tetangga.

3,675 views   |   1 shares
  • "Pak, Pak, aku kemarin ke rumah Bu Pujo, TVnya gede banget, katanya 50 inci lho Pak, barusan beli di toko, gres. Kapan ya kita punya teve segede itu, ayo dong Pak beli, teve kita sudah kuno, belakangnya masih kaya gemongan, teve sekarang kan tipis rata." Rengekan seorang istri kepada suaminya yang pegawai negeri ini dapat berakibat buruk, salah-salah suaminya korupsi untuk memenuhi tuntutan istrinya. Suami yang bijak akan menanggapi, "Lho Bune ini gimana toh? Bu Pujo itu kan suaminya pegawai perusahaan minyak, gajinya ratusan juta, lha aku cuma pegawai negeri. Teve asal masih bisa ditonton apa salahnya, tayangannya juga sama."

  • Tidak ada salahnya memiliki motivasi untuk menjadi sukses, tetapi sangatlah salah membeli barang hanya untuk bersaing dengan tetangga. Banyak istri yang tidak mau tahu kesulitan rumah tangga dan cuma bisa merengek serta menggerutu. Kalau si istri kemudian mencari pekerjaan sendiri untuk membantu biaya rumah tangga sih mendingan (asal anak-anak tidak terlantar), tetapi kalau cuma bisanya merongrong, ini yang berbahaya. Katakanlah akhirnya teve mampu dibeli, besoknya dia melihat tetangga lain mengendarai mobil mercy model mutakhir, akan timbul rongrongan baru, begitu seterusnya tanpa ada akhirnya sampai si suami masuk lubang kubur karena stres. Menghadapi istri seperti ini harus ada jalan keluar.

  • Menyarankan dia bekerja

  • Mungkin ibu atau ibu mertua sudah pensiun dan dapat diandalkan untuk menjaga anak-anak yang masih kecil. Atau bila anak-anak sudah sekolah istri dapat bekerja selama anak-anak di sekolah (sebagai guru antara lain). Lebih afdol lagi kalau istri (atau suami) bekerja di rumah, entah sebagai penjahit, pengarang, ahli gambar atau buka warung.

  • Mencari pekerjaan lain

  • Jauh dari mudah, tetapi mungkin Anda mempunyai bakat salesman, Anda dapat menjadi makelar rumah atau Anda hobi membongkar mobil (dan mampu memasangnya kembali) Anda dapat membuka bengkel kecil-kecilan di rumah. Anda dapat juga mempertahankan pekerjaan tetap Anda dan memanfaatkan hobi serta ketrampilan Anda untuk memperoleh penghasilan tambahan.

  • Mengajak berembuk

  • Mungkin selama ini Anda tidak melibatkan istri Anda dalam menyusun anggaran belanja. Anda bekerja, istri mengulurkan tangan. Mulailah mencatat berapa penghasilan Anda dan berapa banyak pengeluaran Anda. Ajaklah istri Anda melihat catatan itu dan mintalah pendapatnya. Dengan lebih memahami soal keuangan dalam rumah tangganya, istri Anda diharapkan tidak akan merongrong lagi.

  • Advertisement
  • Hidup lebih hemat

  • Sesudah berembuk, carilah kesepakatan untuk lebih berhemat. Misalnya jangan minum air botol lagi, cukup dengan minum air yang direbus sendiri atau membeli filter air. Mengurangi jajan, makan ke luar, lebih sering makan sayur dan telur, tidak bepergian kalau tidak penting sekali sehingga menghemat uang bensin. Banyak lagi cara yang dapat ditempuh untuk hidup lebih hemat. Untuk memacu penghematan, masukkan uang yang dihemat ke dalam kotak tabungan yang berlabel "Teve baru" misalnya. Atau lebih baik lagi, masukkan ke tabungan di bank untuk tujuan yang lebih mulia, pendidikan anak di perguruan tinggi.

  • Bila semua ini tidak berhasil mungkin Anda harus menempuh jalan keluar yang drastis seperti melarang dia bergaul dengan tetangga atau bercerai. Tentu saja keduanya tidak bijaksana dan sulit dijalankan. Tetapi jika Anda tidak memiliki orang tua (atau mertua) yang kaya raya, Anda masih dapat mengikuti keempat saran di atas.

Baca, hidupkan, bagikan!

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Hidup Sesuai Kemampuan

Tidak ada salahnya memiliki motivasi untuk menjadi sukses, tetapi sangatlah salah membeli barang hanya untuk bersaing dengan tetangga.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr