Mengapa Menjadi Relawan?

Banyak orang yang mau menjadi relawan guna membantu orang lain yang kurang beruntung, entah karena bencana alam melanda, atau karena ditimpa kemalangan dalam bentuk lain. Mengapa mereka memilih untuk mengerjakan semua itu tanpa digaji?

5,645 views   |   24 shares
  • Banyak orang yang mau menjadi relawan guna membantu orang lain yang kurang beruntung, entah karena bencana alam melanda, atau karena ditimpa kemalangan dalam bentuk lain. Mengapa mereka memilih untuk mengerjakan semua itu tanpa digaji? Di era yang penuh kesibukan dan kegiatan ini, banyak orang yang menghabiskan waktunya untuk bermain video game, banyak juga orang yang waktunya habis karena memiliki 3 atau 4 pekerjaan untuk menghidupi keluarganya. Lalu mengapa masih ada orang yang sempat meluangkan waktunya untuk menjadi relawan?

  • Niat baik

  • Tentu saja inilah motivasi utama orang yang mau menjadi relawan. Mereka mempunyai niat baik dan ingin menjadikan dunia tempat yang lebih baik. Banyak orang yang tergugah hatinya melihat orang-orang yang menderita dan ingin meringankan beban penderitaan mereka. Orang-orang seperti ini membuat kita percaya bahwa masih ada orang yang baik dan masa depan yang cerah bagi umat manusia.

  • Tekad

  • Niat baik saja tentunya tidaklah cukup, sebagian besar orang yang berniat baik tidak mewujudkan niatnya itu karena berbagai alasan, tidak ada waktu, lelah, harus mencari uang, dsb. Selain niat baik orang harus mempunyai tekad, menjalankan tekad itu dan maju terus mengalahkan rintangan dari luar maupun dari dalam dirinya sendiri.

  • Mengalahkan rintangan

  • Rintangan dari luar seperti cuaca buruk, pendapat orang lain yang bertentangan, kurangnya sarana yang menunjang dapat membuat kendur tekad orang yang mempunyai niat baik dan akhirnya menjadi mundur teratur. Begitu pula rintangan dari dalam seperti keengganan untuk memburu tekad yang sudah terbentuk, perasaan kurang sehat, stres dan banyak lagi.

  • Kreativitas

  • Yang satu ini kedengarannya agak aneh, masa orang ingin menjadi relawan perlu kreatif? Walau bukan keharusan, namun kreativitas dapat menunjang orang untuk menjadi relawan. Contohnya Casey Neistat, seorang produser film yang diminta oleh Studio 20th Century Fox untuk membuat iklan film Setengah bercanda dia mengusulkan untuk memanfaatkan dana pembuatan promosi film itu guna membantu korban topan Haiyan di Filipina. Tanpa disangka-sangka Fox menyetujui idenya. Dia tidak menunggu dana itu masuk ke akun banknya, dia pakai dana kuliah anaknya karena dia tahu bantuan sangat diperlukan para korban. Berangkatlah dia ke Filipina untuk membagikan makanan bagi penduduk setempat yang ditimpa bencana alam. Anda dapat menyaksikan kreativitasnya ini yang berjudul What would you do with $25,000? di YouTube.

  • Advertisement
  • Dunia memerlukan orang-orang seperti Casey Neistat yang mempunyai niat baik, tekad dan tanpa memandang bangsa mengulurkan bantuannya secara sukarela. Bukan sedikit rintangan yang dihadapinya selain masalah keuangan, medan yang tidak dia kenal, koneksi yang baru ditemukannya lewat internet, angkutan yang tidak memadai untuk menempuh perjalanan yang sulit mencapai daerah bencana. Anda mungkin dapat melakukannya dalam skala yang lebih kecil, misalnya mengajar orang-orang yang buta huruf membaca, pergi ke rumah jompo menghibur manula yang kesepian, membantu teman, tetangga, kerabat yang menderita kesulitan. Setiap kebaikan mendatangkan harapan bagi orang yang menderita. Harapan menjadikan dunia lebih cerah dan tempat yang lebih baik bagi anak cucu kita. Marilah kita singsingkan lengan baju dan menjadi relawan sesuai dengan kemampuan kita.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Mengapa Menjadi Relawan?

Banyak orang yang mau menjadi relawan guna membantu orang lain yang kurang beruntung, entah karena bencana alam melanda, atau karena ditimpa kemalangan dalam bentuk lain. Mengapa mereka memilih untuk mengerjakan semua itu tanpa digaji?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr