Kembali ke Masa Silam

Kita tidak memerlukan mesin waktu untuk mengingat peristiwa yang terjadi di masa lampau. Dengan kuasa-Nya yang luar biasa Allah menciptakan otak manusia sebagai mesin perekam yang menyimpan begitu banyak data.

969 views   |   shares
  • Ketika TV menayangkan perayaan 50 tahun the Beatles masuk ke Amerika, terlihat banyak bintang-bintang tua, penyanyi maupun pemain film dan juga para penggemar bernostalgia. Mereka mengingat apa yang terjadi waktu itu, tepat 50 tahun silam. Kenangan mereka membuat peristiwa hari itu seakan-akan baru terjadi kemarin. Saya sendiri masih ingat bagaimana keranjingannya orang-orang dengan grup band dari Inggris ini. Dan bagaimana pemerintah kita waktu itu berusaha mencegah pengaruh "buruknya" terhadap kaum muda kita. Majalah yang saya terima dari Amerika disensor, setiap halaman yang ada the Beatles dirobek. Rambut gondrong ditertibkan, di pinggir jalan polisi mencegat pemuda-pemuda yang berambut gondrong dan memangkasnya di tempat itu juga.

  • Kita tidak memerlukan mesin waktu untuk mengingat peristiwa yang terjadi di masa lampau. Dengan kuasa-Nya yang luar biasa Allah menciptakan otak manusia sebagai mesin perekam yang menyimpan begitu banyak data dan mampu mengeluarkannya kembali bila diperlukan. Namun ada banyak hal yang dapat membantu kita kembali ke masa silam, mengembalikan kenangan manis (atau pahit) sepanjang masa. Beberapa di antaranya ialah:

  • Foto-foto

  • Sejak ditemukannya teknologi membuat foto, orang mampu merekam kejadian yang bersejarah. Wartawan memanfaatkannya untuk mengabadikan kekejaman perang, penandatanganan perjanjian damai, tragedi yang ditimbulkan bencana alam, dst. Kita sendiri memakainya untuk merekam peristiwa penting dalam hidup kita, pesta pernikahan, bulan madu, perayaan ulang tahun pertama si kecil, dll. Dengan berjalannya waktu dan kemajuan teknologi kita tidak perlu lagi takut kehilangan foto-foto ini gara-gara banjir atau kebakaran. Kita dapat menyimpannya di facebook, email, di perangkat keras atau lunak komputer kita. Walau masih ada orang yang gemar memiliki album foto dan juga ada yang menyusunnya dengan hiasan dan tulisan untuk dibundel dalam map. Foto-foto ini dapat mengingatkan kita dan mengembalikan kenangan kita ke masa silam.

  • Jurnal

  • Catatan harian atau istilah sekarang blog ini sangat penting untuk mengingatkan kita atau anak cucu kita tentang prestasi, pengalaman, tekad dan teladan yang kita buat. Pada saat kita atau generasi berikutnya membaca kembali semua itu timbullah kekuatan untuk mengatasi cobaan yang sedang dihadapi. Anak kita dapat bercerita tentang hal ini dan berkata "Lihatlah kakek/nenek, tanpa memiliki teknologi yang ada sekarang ini mereka mampu mengatasi kesulitan mereka, kamu juga pasti mampu."

  • Advertisement
  • Guntingan surat kabar

  • Mungkin kejadian baik atau buruk yang pernah menimpa kita dimuat dalam surat kabar. Simpanlah guntingannya untuk menjadi pengingat bahwa apa yang sudah terjadi betapa pun buruknya sudah berlalu dan kita masih utuh. Atau peristiwa menggembirakan seperti lulus dari sekolah yang sempat diabadikan di koran. Atau iklan pernikahan Anda, semua itu patut disimpan untuk kenangan.

  • Video kamera

  • Lebih ampuh dari foto karena dapat merekam suara dan gerakan sehingga mampu mengabadikan peristiwa-peristiwa penting dengan lebih rinci. Kalau saya memutar ulang video kamera pesta pernikahan kami saya merasa malu sendiri melihat tingkah saya yang seperti bridezilla (istilah untuk pengantin yang ulahnya bak godzilla, itu monster Jepang yang mengobrak-abrik kota). Bagaimana waktu itu saya menyuruh-nyuruh kakak tertua saya untuk mengurus kemenakan-kemenakan kecil yang menjadi pengiring. Yah, maklumlah kan sedang jadi ratu sehari. Kenangan ini mampu membuat saya tertawa sekaligus terharu mengingat kakak saya itu sudah tiada.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Kembali ke Masa Silam

Kita tidak memerlukan mesin waktu untuk mengingat peristiwa yang terjadi di masa lampau. Dengan kuasa-Nya yang luar biasa Allah menciptakan otak manusia sebagai mesin perekam yang menyimpan begitu banyak data.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr