Perangilah Rasa Malas dalam Diri Anda

Rasa malas yang dibiarkan dan dipelihara lama kelamaan akan mengerogoti diri seseorang, menjadikan dirinya suka melamun, tidak produktif dan menyusahkan orang lain.

13,979 views   |   4 shares
  • Saya merasa bahwa memang benar musuh terbesar manusia adalah dirinya sendiri, musuh sesungguhnya yang tidak disadari oleh kebanyakan manusia. Rasa malas dialami oleh semua orang tanpa kecuali, namun kadar kemalasan di setiap masing-masing orang berbeda-beda, rasa malas dipengaruhi oleh banyak faktor dan faktor-faktor tersebut berpengaruh besar dalam kehidupan ekonomi dan sosial orang-orang tersebut.

  • Diawali dari ketika setiap orang masih kecil. Di rumah pola asuh dari orang tualah yang memiliki pengaruh paling dominan dalam mengajarkan tentang kedisiplinan kepada anak-anak mereka. Namun, ternyata tidak sedikit para orang tua yang justru menerapkan pola asuh yang salah dengan memanjakan putra-putri mereka. Ada banyak orang tua yang terlanjur jatuh cinta kepada buah hati mereka, dengan berbagai macam alasan mereka para orang tua berusaha dengan sekuat tenaga untuk mencukupi kebutuhan buah hatinya, tentu saja hal tersebut sah-sah saja dilakukan dengan harapan bahwa kelak buah hati mereka tidak akan sengsara dan memiliki masa depan yang cerah.

  • Ketika anak-anak sudah mulai bisa mengurusi dirinya sendiri, seperti: mandi, makan dan mencuci baju, maka peran orang tua tidak sepenuhnya diperlukan lagi di sini, kecuali ketika si anak sedang sakit. Orang tua yang berlebihan justru cenderung mengabaikan hal-hal tersebut karena rasa khawatir atau karena perasaan tidak tega. Jika kebiasaan dari orang tua tersebut tetap dilanjutkan hingga anak beranjak dewasa, maka secara disadari atau tidak orang tua telah mengajarkan kemalasan kepada si anak, si anak akan terbiasa mendapatkan bantuan untuk mengurusi hal-hal kecil kebutuhan pribadinya, dia akan menjadi manja.

  • Apa hubungan masyarakat dengan kemalasan seseorang? Lingkungan tempat tinggal atau masyarakat sekitar di mana kita tinggal memiliki pengaruh besar dalam mendidik seseorang untuk menjadi malas. Lingkungan tempat tinggal yang kotor menunjukkan warga sekitar tidak memiliki kepedulian terhadap lingkungan tempat tinggalnya, membuang sampah dengan sembarangan ke sungai adalah salah satu contohnya. Anak adalah peniru sejati, apa yang dilihat oleh seorang anak hal itu pula yang akan dilakukannya.

  • Rasa malas dialami oleh semua orang tanpa kecuali, namun kita bisa memerangi dan mengalahkan rasa malas tersebut. Keberhasilan seseorang dalam hidup tidak diperoleh dengan sendirian, ada banyak pihak yang memiliki peran dalam keberhasilan seseorang, keberhasilan-keberhasilan tersebut tidak diperoleh secara mudah, perlu usaha dan perjuangan dan orang-orang yang malas tidak akan pernah menikmati keberhasilan. Oleh karena itu, sebagai orang tua yang saat ini memiliki atau sedang akan memiliki seorang anak, pola asuh Anda menentukan keberhasilan buah hati Anda kelak. Untuk membantu kita semua dalam menerapkan pola asuh yang baik, tentunya tidak hanya tentang pola asuh saja - tapi untuk memulai menjadi suatu kebiasaan bersama guna memerangi rasa malas ada beberapa hal mudah yang kita bisa lakukan, saya merangkumnya dari berbagai sumber semoga bisa bermanfaat untuk kita semua:

  • Advertisement
  • 1. Memotivasi si anak

  • Jika seandainya anak Anda malas untuk bangun pagi, malas untuk membersihkan kamarnya, malas untuk mencuci bajunya, malas belajar, dll. Cara terbaik adalah dengan memotivasinya, tunjukan teladan Anda, beritahu manfaat yang ditimbulkan jika mereka mau dengan segera menyelesaikan tugas-tugas mereka dan tidak menunda-nundanya.

  • 2. Olah raga

  • Ajak anak Anda untuk berolahraga, dengan berolahraga tubuh Anda dan anak Anda akan sehat dan selalu bugar. Olahraga yang dilakukan secara rutin dan disesuaikan dengan usia anak Anda akan menghilangkan rasa malas dalam dirinya.

  • 3. Istirahat yang cukup

  • Istirahat yang cukup akan menghindarkan seseorang dari kelelahan fisik setelah beraktifitas seharian, jadi pastikan bahwa Anda dan anak Anda memiliki istirahat yang berkualitas.

  • 4. Buatlah tugas-tugas menjadi menyenangkan

  • Ketika Anda dan anak-anak Anda melakukan sebuah kegiatan lakukanlah dengan gembira, buatlah kegiatan tersebut semenyenangkan mungkin dan bukan karena keterpaksaan, contohnya: membersihkan rumah dan kebun secara bersama-sama di akhir pekan.

  • 5. Mencari teman-teman yang aktif

  • Teman berpengaruh besar terhadap kemalasan seseorang dengan mencari teman-teman yang aktif secara positif, maka kita akan terhindar dari tertular rasa malas

  • 6. Menyelesaikan tugas sesegera mungkin dan tidak menunda-nunda

  • Contohnya: mencuci pakaian, pakaian yang kotor jika kita langsung mencucinya akan lebih terasa ringan daripada menimbunnya untuk diselesaikan keseluruhan pada akhir pekan. Jika kita melihat pakaian kotor dalam jumlah yang besar, maka kita akan merasa malas untuk membersihkannya. Contoh lain, jika anak Anda memiliki PR dari sekolah, mintalah dia untuk segera menyelesaikannya setelah dia sampai rumah daripada menunggu hingga malam hari ketika semua orang akan pergi tidur.

  • 7. Memberikan hadiah

  • Jika anak Anda masih kecil mungkin cara terbaik untuk memotivasi dia untuk mau menyelasikan tugas-tugasnya adalah dengan memberikan hadiah, namun cara ini tidak berlaku untuk anak yang sudah besar, anak yang sudah besar sudah harus memahami tugas dan kewajibannya.

  • 8. Fokuslah terhadap masa depan

  • Ingatlah selalu bahwa seseorang yang malas akan memiliki masa depan yang suram. Tanamkan dalam diri Anda dan anak-anak Anda untuk mau bekerja keras untuk mewujudkan masa depan Anda dan mereka bahagia.

  • Rasa malas dialami oleh semua orang tanpa kecuali. Rasa malas yang dibiarkan dan dipelihara lama kelamaan akan mengerogoti diri seseorang, menjadikan dirinya suka melamun, tidak produktif dan menyusahkan orang lain. Oleh karena itu pendidikan sejak usia dini ketika seseorang masih anak-anak perlu dilakukan, jika seseorang sejak usia dini telah diajarkan untuk selalu memiliki semangat bekerja keras, maka suatu hari nanti dia akan mampu untuk mengatasi rasa malasnya.

  • Advertisement
Bagikan hasil Anda kepada teman..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Perangilah Rasa Malas dalam Diri Anda

Rasa malas yang dibiarkan dan dipelihara lama kelamaan akan mengerogoti diri seseorang, menjadikan dirinya suka melamun, tidak produktif dan menyusahkan orang lain.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr