Dewasa dalam Menyikapi Perbedaan yang Ada

Perbedaan-perbedaan yang ada sebaiknya tidak dijadikan alasan bagi kita untuk memusuhi atau menyerang orang lain.

11,928 views   |   38 shares
  • Perbedaan-perbedaan yang ada di dalam kehidupan seringkali membuat manusia membenci dan tidak menyukai satu sama lain. Perbedaan tersebut bagaikan membuat sebuah jurang pemisah dan mempersulit manusia untuk saling mengasihi satu sama lain. Perbedaan pandangan politik, perbedaan suku, ras dan agama membuat manusia hidup terkotak-kotak, tidak jarang golongan yang satu menganggap golongannyalah yang lebih baik, golongan yang lain menganggap mereka salah. Hal-hal semacam ini yang membuat kehidupan menjadi tidak harmonis, tidak semua manusia menyadari bahwa perbedaan seharusnya bukan dijadikan alasan untuk bermusuhan tapi perbedaan seharusnya disyukuri dan dijadikan sarana untuk melatih diri untuk menjadi lebih rendah hati.

  • Bukankah Tuhan pula menciptakan perbedaan-perbedaan sewaktu Dia menciptakan alam semesta ini. Kita tidak bisa menyangkali bahwa ada laki-laki dan perempuan, ada siang dan malam, ada panas dan dingin, ada panjang dan pendek, ada besar dan kecil, dan lain sebagainya – namun kita lihat bahwa semua itu dapat berjalan dengan harmonis dan Tuhan menganggap perbedaan-perbedaan itu indah.

  • Perbedaan-perbedaan yang ada sebaiknya tidak dijadikan alasan bagi kita untuk memusuhi atau menyerang orang lain. Ironisnya perbedaan pandangan politik, perbedaan suku, ras dan agama di dalam masyarakat masih seringkali dijumpai dijadikan alasan utama bagi sebagian orang untuk saling bermusuhan. Bukannya untung tapi malah kerugian yang akan kita peroleh, dengan saling bermusuhan kita tidak akan bisa menjadi kuat, kita tidak bisa saling bekerjasama, kehidupan masyarakat menjadi tidak aman imbasnya negara menjadi lemah sehingga sangat mudah untuk mendapat serangan dari luar.

  • Di dalam keluarga orang tua saya sangat nyata bahwa perbedaan itu ada, perbedaan agama di dalam kehidupan sehari-hari kami sebagai anggota keluarga tidak pernah kami jadikan alasan untuk saling membenci dan bermusuhan satu sama lain, justru kami bisa saling bekerjasama dan mengasihi satu sama lain meski paham keyakinan agama kami tidak sama.

  • Kerendahan hati dan kesadaran sebagai makhluk sosial perlu ditanamkan ke dalam diri setiap manusia agar menyadari perannya bahwa kita tidak bisa hidup sendirian, pertentangan selalu ada dalam setiap saat, menjadi egois dan ekslusif tidak akan menghasilkan buah yang baik. Bersosialisasi sebagai anggota keluarga dan sebagai anggota masyarakat akan membantu masing-masing dari kita menyadari bahwa perbedaan bukanlah musuh yang harus diperangi, jutru perbedaan adalah suatu hal yang perlu disyukuri, karena melalui perbedaan-perbedaan itu kita bisa melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda.

  • Advertisement
  • Tentu saja mengajarkan kepada diri seseorang untuk toleransi terhadap perbedaan sebagai sebuah anugrah dari Tuhan Yang Maha Kuasa tidak bisa dilakukan dengan mudah dan dalam waktu yang singkat. Pendidikan toleransi perlu diajarkan sejak dini ketika masih anak-anak, mendidik mereka sejak anak-anak akan jauh lebih mudah daripada ketika mereka telah beranjak remaja.

  • Seorang penulis pernah berkata, “Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa dan setiap kota atau rumah tangga yang terpecah-pecah tidak dapat bertahan.” Kedamaian dalam hidup akan tercapai bila seluruh umat manusia dapat bersinergi melaksanakan toleransi terhadap sesama. Tidak lagi mempermasalahkan dari golongan mana mereka berasal, memahami bahwa kita semua adalah ciptaan dari Tuhan yang sama, kita adalah saudara.

  • Tidak ada cara yang spesifik yang dapat disarankan untuk mengajarkan toleransi kepada putra-putri Anda, contoh dan teladan dari Andalah cara terbaik untuk mengajarkannya kepada mereka. Berikan kepada mereka komentar-komentar yang positif, dampingi mereka ketika menyaksikan televisi dan beri penjelasan secara benar mengenai pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan, mengajak anak-anak Anda untuk bersosialisasi, memperkenalkan mereka pada teman-teman baru yang memiliki latar belakang yang berbeda adalah sebagian kecil cara yang Anda dapat ajarkan kepada mereka. Pada akhirnya ketika toleransi bisa terjalin di antara sesama umat manusia, maka tujuan tunggal untuk membuat dunia ini menjadi tempat tinggal yang nyaman tidak mustahil untuk tercapai.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Dewasa dalam Menyikapi Perbedaan yang Ada

Perbedaan-perbedaan yang ada sebaiknya tidak dijadikan alasan bagi kita untuk memusuhi atau menyerang orang lain.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr