3 Cara Sederhana untuk Mengurangi Persaingan antara Saudara Kandung

Sebagai orang tua, kita ingin yang terbaik bagi anak-anak kita dan bagian dari itu adalah untuk mengajar mereka cara untuk dapat menjadi saling akur.

2,150 views   |   shares
  • Tidak ada yang berkata kepada pasangan terkasihnya, “Sayang, marilah membina sebuah keluarga dengan anak-anak yang tidak dapat saling akur. Sewaktu kita berada di situ, marilah kita pastikan bahwa mereka berkelahi seperti anjing dan kucing dan kita merasa seperti orang tua dan menghabiskan waktu dengan anak-anak kita sebagai wasit.” Sebagai orang tua, kita ingin yang terbaik bagi anak-anak kita dan bagian dari itu adalah untuk mengajar mereka cara untuk dapat menjadi saling akur.

  • Pujian terbaik yang orang tua dapat terima adalah, “Kamu tidak pernah menunjukkan siapa yang anak kesayangan, kami hanya tahu bahwa ketika kami memerlukan kamu, kamu selalu ada.” Sejak akar dari persaingan antar saudara pada umumnya berdasar pada perhatian dan persetujuan orang tua, anak-anak perlu merasa dihargai, bukan kemampuan mereka atau apakah mereka lebih baik atau buruk dari yang lain.

  • 1. Buatlah kenangan keluarga yang berharga bagi tiap anak

  • Anak-anak kita adalah pribadi yang unik. Terkadang, ada anak yang kepribadiannya lebih mirip dengan kita daripada anak yang lain. Ini adalah situasi yang sulit bagi semua. Adalah penting untuk mencari kesempatan untuk menghubungkan dengan setiap anak Anda, dan sebagai orang tua dan individu, Anda akan mampu untuk mengembangkan pandangan dan ketertarikan Anda. Bangunlah kenangan sebagai keluarga seperti juga dengan anak-anak Anda agar Anda dapat menunjukkan kepada anak Anda bahwa Anda mengasihi mereka dan menghargai mereka. Pastikan bahwa setiap anak Anda merasa didukung oleh anggota keluarga dalam ketertarikan, bakat dan hobi mereka.

  • 2. Berkomunikasilah dengan anak-anak Anda dengan cara yang tidak membandingkan mereka

  • Kebanyakan orang tua tidak akan mengatakan, “Mengapa kamu tidak bisa sepeti saudaramu?” Membandingkan anak-anak berdampak melebihi pernyataan itu. Berbicaralah kepada anak Anda secara individu. Hindari pesan “Saya mengasihi kamu, tapi … “ dalam komunikasi dengan anak Anda. Meskipun mereka memahami makna kalimat itu, pesannya jelas dan lantang. “Saya mengasihi kamu kecuali ketika kamu melakukan … “ Pesan macam ini akan menunjukkan kepada anak Anda bahwa kasih Anda mungkin bersyarat dan membuat mereka merasa tidak aman dalam berinteraksi dengan Anda.

  • 3. Pertahankan keseimbangan saat “memilih”

  • Ini adalah masalah besar bagi kebanyakan keluarga. Ketika perlu membuat keputusan tentang kegiatan, makanan penutup kesukaan, pergi ke mana untuk makan malam, permainan atau film apa untuk ditonton, dll, pastikan bahwa salah satu anak (biasanya yang paling vocal) tidak melangkahi saudaranya. Ingatlah apa yang terakhir kali dipilih, dan rotasilah “pilihan”. (Pastikan untuk mengikutkan Ayah dan Ibu, juga, adalah penting untuk mengajar anak kita bahwa semua anggota keluarga dihargai kesukaan mereka). Di situasi di mana pilihannya acak, cara terbaik untuk “memilih” adalah meletakkan nama di topi atau cara acak lainnya. Anak-anak akan menyadari pilihannya acak dan mereka tidak sedang diabaikan.

  • Advertisement
  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Sandiakira L. Pagalla dari artikel asli "3 simple ways to reduce sibling rivalry" karya Lynn Scoresby.

Baca, hidupkan, bagikan!

Dr. Scoresby enjoys sitting with his wive amidst the trees and flowers he and his wife have planted, while listening to the quiet sounds of nature...and their many playing grandchildren. Dr. A. Lynn Scoresby is the founder and president of www.firstanswers.com, www.achievementsynchrony.com, and www.6innovations.com. He has been a marriage and family psychologist for more than 35 years and published more than 20 books/training program

3 Cara Sederhana untuk Mengurangi Persaingan antara Saudara Kandung

Sebagai orang tua, kita ingin yang terbaik bagi anak-anak kita dan bagian dari itu adalah untuk mengajar mereka cara untuk dapat menjadi saling akur.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr