Perjalanan Cinta Tangguh Orang Tua

Remaja melalui gejolak perubahan fisik, psikologis, sosial, dan emosi sewaktu mereka bertumbuh dan berkembang menuju kedewasaan.

543 views   |   shares
  • Ruang persalinan di rumah sakit dipenuhi dengan kegembiraan dan kelegaan besar ketika bayi laki-laki saya lahir. Berjam-jam proses persalinan dan sembilan bulan kehamilan berakhir. Mata saya, penuh dengan impian tahun-tahun mendatang, memandangi bayi saya dengan penuh kasih dan rasa kagum. Bagi saya, peran sebagai ibu baru mekar.

  • Seiring berlalunya waktu, bayi manis itu menjadi balita gemuk, anak TK, anak SD dan kemudian...remaja bandel.

  • Remaja melalui gejolak perubahan fisik, psikologis, sosial, dan emosi sewaktu mereka bertumbuh dan berkembang menuju kedewasaan. Selama proses menemukan identitas mereka sendiri, mereka dapat berpaling dari asas-asas dan nilai-nilai yang telah diajarkan dan diikuti di rumah. Itu dapat menjadi waktu yang sulit bagi orang tua. Berikut adalah beberapa hal yang telah saya pelajari:

  • Cintai Terlebih Dahulu

  • Remaja perlu merasa bahwa terlepas dari kesalahan atau pilihan yang mereka buat selama masa “bertumbuh” ini, mereka tetap dicintai tanpa syarat.

  • Batasan yang Jelas

  • Pastikan mereka tahu aturan di rumah. Bahaslah secara terbuka dan sejak dini tentang apa yang diharapkan mengenai perilaku, tanggung jawab dan interaksi keluarga, kehadiran di sekolah dan pekerjaan rumah, kegiatan sosial, dan sebagainya.

  • Konsekuensi

  • Ketika mereka berbuat salah, mintalah pertanggungjawaban mereka. Tindaklanjuti konsekuensi alami dan disiplin. Terapkan aturan yang Anda buat. Jika mereka belajar Anda mengatakan satu hal tetapi melakukan hal lain, mereka tidak akan menghormati Anda atau menganggap Anda serius. Akibatnya, anak remaja Anda akan cepat menjadi tidak terkendali.

  • Pilihlah Pertempuran Anda

  • Remaja harus memiliki tanggung jawab dalam kehidupan mereka—sewajarnya. Putuskan apa hal-hal yang terpenting bagi Anda, sebagai orang tua, dan apa hal-hal yang Anda anggap fleksibel. Misalnya, Anda bersedia bernegosiasi tentang panjang rambut anak laki-laki Anda, tetapi tidak akan mengubah jam malamnya. Putuskan beberapa aturan bersama-sama. Ketika anak remaja Anda memiliki suara tentang hal-hal yang menyangkut mereka, mereka akan cenderung mematuhi aturan tanpa perlawanan.

  • Dengarkan dan Jangan Menguliahi

  • Belajarlah untuk menjadi pendengar yang baik. Seringkali, jika remaja memiliki kesempatan untuk menyuarakan kecemasan dan perasaan mereka tanpa gangguan atau saran kritis terus-menerus, mereka akan mampu menyelesaikan masalah mereka sendiri. Hormati perasaan mereka tanpa berusaha mengubah mereka.

  • Advertisement
  • Kenali Teman-Teman Mereka

  • Cari tahu siapa teman-teman mereka dan doronglah mereka untuk membawa teman-teman bertamu ke rumah. Bersikaplah ramah. Jadikan rumah Anda tempat mereka bermain dengan menyediakan permainan, film yang sesuai dengan usia remaja, dan banyak makanan ringan!

  • Buatlah Waktu Berkualitas

  • Pastikan anak remaja Anda tahu mereka penting bagi Anda. Terutama setelah konflik dan emosi mereda, lakukan sesuatu yang baik untuk mereka, pujilah kemajuan yang mereka buat, dan yakinkan mereka Anda masih mengasihi mereka. Jadikan waktu tatap muka sesuatu yang mereka nikmati.

  • Perhatikan

  • Kenali dan ketahui tanda-tanda peringatan bahaya pada anak remaja Anda. Perubahan pola tidur atau makan, nilai jelek atau bolos sekolah, berbohong, suasana hati yang sering berubah drastis atau rasa marah yang tidak terkendali, menyimpan rahasia, dan uang atau barang berharga yang mendadak hilang di rumah.

  • Carilah Bantuan

  • Carilah bantuan profesional, jika diperlukan, dari pemimpin keagamaan, pembimbing terpercaya, dokter medis, atau program perawatan jika penyalahgunaan zat-zat atau kecanduan muncul. Jangan tunggu sebelum masalah menjadi tidak terkendali.

  • Belajar Merelakan

  • Salah satu hal terbesar sebagai orang tua adalah untuk melihat anak Anda membuat kesalahan yang dapat dihindari atau pilihan yang Anda tahu tidak akan memberikan kebahagiaan jangka panjang bagi mereka. Namun, menahan diri sebagai orang tua menunjukkan keberanian, dan pada akhirnya, cinta Anda yang mendalam kepada mereka. Mereka harus belajar, bahkan jika itu dengan cara yang sulit dan menyakitkan.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Natalia Sagita dari artikel asli "Parenthood: A journey of 'tough love'" karya Diony George.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Diony George is a wife, mother, grandmother and published author of uplifting women's fiction and inspiring nonfiction. Contact her at dionyg@gmail.com or visit her website at dionygeorge.com.

Situs: http://www.dionygeorge.com

Perjalanan Cinta Tangguh Orang Tua

Remaja melalui gejolak perubahan fisik, psikologis, sosial, dan emosi sewaktu mereka bertumbuh dan berkembang menuju kedewasaan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr