Kegiatan untuk Berkencan: Peraturan dan Harapan bagi Remaja

Ketika mobil berhenti dan mesin mobil dimatikan, keluarlah segera dari mobil, jangan duduk dan ngobrol di tempat parkir mobil.

5,062 views   |   shares
  • Ketika para remaja mulai berkencan, para orang tua mulai khawatir. Tetapkan peraturan keluarga Anda dalam berkencan untuk membantu mengurangi kekhawatiran pada saat-saat bersemangat dalam kehidupan seorang remaja.

  • Si pemuda dengan sabar menunggu pasangan kencannya sewaktu adik kecilnya mengarahkan detektor logam naik-turun ke seluruh tubuhnya. Setelah selesai, si adik berbalik ke arah ibunya dan langsung berkata. “semua bersih” dan langsung pergi. Retrospeksi yang lucu, tapi tidakkah kita berharap kita bisa mengarahkan kencan para remaja kita melalui detektor semacam itu. Ini adalah suatu langkah yang besar ke dalam dunia yang lebih independen. Singkat kata ketika seseorang menciptakan sebuah “kencan yang aman” kita perlu mengambil langkah kita sendiri untuk mengurangi kekhawatiran para remaja kita dalam dunia berkencan, dan mengurangi kekhawatiran kita sendiri.

  • Dengan dua orang remaja saat ini dalam kegiatan berkencan (dan salah satunya telah berhasil), kami menyadari betapa penting untuk memiliki pengharapan dan peraturan yang telah ditetapkan ketika anak-anak telah mencapai usia untuk berkencan.

  • Harapan-harapan

  • Bicarakan denga para remaja Anda apa harapan-harapan Anda dirinya dan pasangan kencannya. Berikut adalah beberapa yang kami temukan sangat membantu.

  • Tepat waktu

  • Jadilah tepat waktu ketika menjemput pasangan kencan Anda, dan selalu kembali tepat waktu. Jika terjadi masalah dan Anda akan terlambat – teleponlah.

  • Kejujuran

  • Jadilah jujur terhadap siapa Anda berkencan dan ke mana Anda akan pergi.

  • Bertemu orang tua

  • Pemuda perlu untuk pergi ke rumah dan bertemu dengan orang tua pasangan kencannya, kami memiliki teman yang hanya mengijinkan seorang pemuda mengajak ke luar putrinya setelah mewawancarainya. Ini penting untuk diketahui siapa sebenarnya teman anak-anak Anda.

  • Keadaan darurat

  • Jika dalam beberapa alasan terjadi masalah, yang tidak nyaman atau rencana berubah, para remaja harus bersedia untuk menelpon dan dijemput. Keamanan adalah yang paling penting.

  • Rasa hormat

  • Para remaja harus bersedia untuk menghormati dan mematuhi peraturan-peraturan yang telah ditetapkan. Kelalaian yang dilakukan akan berimbas pada pelarangan dalam berkencan. Sekali lagi hal ini perlu untuk dipahami ini penting untuk menetapkan peraturan-peraturan yang mana akan membimbing dalam berkencan. Bantu para remaja Anda untuk memahami bahwa peraturan-peraturan (dan pengharapan-pengharapan) adalah untuk menciptakan suasana yang aman untuk memulai kegiatan berkencan.

  • Advertisement
  • Peraturan-peraturan

  • Usia

  • Tetapkan usia berapa di dalam keluarga Anda dirasa baik untuk memulai berkencan. Di dalam keluarga kami, para remaja boleh berkencan mulai usia 16 tahun, tapi hanya dalam kelompok atau berekencan dengan dua pasangan.

  • Jumlah

  • Para remaja harus menghindari kencan tunggal. Tidak perlu hubungan yang serius selama masih SMA. Dengan lebih banyak orang pada saat berkencan juga berguna untuk mengurangi kekhawatiran tekanan para remaja Anda untuk menjaga percakapan dan hiburan.

  • Kencan yang berturut-turut

  • Kami menetapkan sebuah peraturan bahwa anak-anak kami tidak boleh pergi berkencan secara rutin dengan orang yang sama. Hal ini bertujuan untuk mencegah pasangan dan mengembangkan sebuah hubungan yang serius dengan seseorang. Berkencan bagi para remaja haruslah menyenangkan dan lebih dari sekedar mengenal banyak orang. Hal ini tidak hanya tentang berpacaran. Berkencan dengan hanya satu orang menyebabkan Anda melewatkan kesempatan untuk bertemu dengan orang lain. Henry Cloud dalam mengatakan, “Berkencan awalnya adalah permainan angka-angka... Orang-orang biasanya berkenalan dengan banyak orang untuk menemukan hubungan yang baik.”

  • Bagi anak laki-laki

  • Peraturan ini dikhususkan bagi para pemuda. Pertama, milikilah sebuah rencana dan bahaslah rencana itu. Saat Anda mengajak ke luar seorang wanita muda biarkan dia mengetahui ke mana Anda akan mengajaknya pergi, kapan Anda akan pergi dan dengan siapa saja Anda akan pergi, dan biarkan orang tuanya mengetahui hal yang sama.

  • Kedua, Jadilah seorang pria yang baik. Bukakanlah pintu mobil untuk mempersilakan dia masuk dan bantu dia saat ke luar. Juga bukakanlah pintu masuk baginya di manapun berada. Gandeng selalu tangannya di keramaian, biarkan dia pergi terlebih dahulu dan tariklah kursi bagi dirinya.

  • Ketiga, bersiap-siaplah. Milikilah uang untuk setiap biaya yang harus dikeluarkan. Pastikan kendaraan Anda bersih. Bersiaplah untuk membuat percakapan dan buat kencan Anda menyenangkan. Henry Cloud juga mengatakan di dalam bukunya, “Kencan adalah saat memberi dan menerima. Jika Anda hanya meminta maka Anda tidak akan pernah mendapatkannya.”

  • Bagi anak perempuan

  • Berpakailan secara modis dan pantas. Sebagai calon ibu dari anak-anak, saya sangat mengharagai ketika remaja putri meluangkan waktu untuk tampil cantik, tapi juga bisa tampil menawan tanpa membuat malu teman kencan mereka. Anda tidak ingin untuk memberi kesan yang buruk. Juga, jika teman kencan Anda bertanya kepada Anda untuk pergi bermain permainan di sebuah taman, jangan memakai sepatu berhak tinggi. Tak satu pun dari kalian akan bersenang-senang.

  • Advertisement
  • Ketika mobil berhenti dan mesin mobil dimatikan, keluarlah segera dari mobil, jangan duduk dan ngobrol di tempat parkir mobil.

  • Dan pada akhirnya, jika seorang pemuda yang baik yang Anda kenal dan hargai mengajak Anda ke luar, katakanlah Ya. Anda tidak menikahi dia. Dia mendapatkan keberanian untuk meminta Anda dan merencanakan kegiatan pada sore hari. Hargailah itu. Berkencan adalah untuk kesenangan dan untuk mengenal orang-orang dengan lebih baik. Selama Anda nyaman pergi bersama kelompok dan kegiatannya, katakanlah ya. Sebuah rekreasi tidak akan membahayakan Anda.

  • Jim Bishop mengatakan, “Mengawasi putri Anda saat berkencan terasa seperti menyerahkan jutaan dollar kepada gorila.” Dengan menetapkan aturan-aturan dan juga mengenal orang lain, kita tidak perlu merasa seperti itu, kita bisa menjadi percaya diri bahwa anak-anak kita telah siap untuk memasuki kegiatan berkencan.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Agung Candra Setiawan dari artikel asli “The dating game: Rules and expectations for teenagers” karya Robyn Carr.

Baca, hidupkan, bagikan!

Robyn Carr is a graduate of Brigham Young University, the mother of 5 and grandmother to 1. She currently lives in North Carolina. Comments welcomed at mrsincredible41@yahoo.com

Kegiatan untuk Berkencan: Peraturan dan Harapan bagi Remaja

Ketika mobil berhenti dan mesin mobil dimatikan, keluarlah segera dari mobil, jangan duduk dan ngobrol di tempat parkir mobil.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr