Apa yang Mencegah Anda Menikah?

Terlalu banyak orang sekarang ini menunda pernikahan. Seolah mereka takut mengikrarkan janji untuk seumur hidup yang dibutuhkan dalam pernikahan.

12,166 views   |   14 shares
  • Terlalu banyak orang sekarang ini menunda pernikahan. Seolah mereka takut mengikrarkan janji untuk seumur hidup yang dibutuhkan dalam pernikahan. Ada sedikit persamaan dengan orang yang makan di luar. "Apakah makanan yang disuguhkan nanti tidak mengandung bakteria? Jangan-jangan saya bisa sakit atau bahkan mati." Jadi untuk menghindari kemungkinan kecil itu dia menjauhi restoran, padahal dia bisa saja menikmati makanan sehat di tempat yang memiliki reputasi baik. Menyamakan hal ini dengan pernikahan, untuk menikmati kebahagiaan berkencanlah dengan orang yang memiliki reputasi baik. Dengan demikian Anda mempunyai kesempatan lebih besar untuk menemukan pasangan yang cocok dan menikmati perkawinan yang bahagia serta langgeng.

  • Sesudah membahas semua ini, kita misalkan Anda berkencan dan jatuh cinta dengan orang yang memiliki reputasi baik, tapi Anda tidak mau mengambil resiko untuk menikah. Berikut ini beberapa alasan mengapa orang tidak mau menikah dan mengapa alasan-alasan itu tidak benar.

  • Alasan 1

  • Marilah kita hidup bersama beberapa tahun untuk memastikan pernikahan kita berhasil.

  • Kenyataannya

  • Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Amerika, kumpul kebo tidaklah sestabil pernikahan. Kemungkinan pernikahan pertama berakhir dengan perpisahan atau perceraian sesudah 5 tahun hanyalah 20%, tapi kemungkinan kumpul kebo berakhir dalam 5 tahun adalah 49%. Sesudah 10 tahun kemungkinan hancurnya pernikahan 33%, sedangkan kumpul kebo 62%. Michael McManus, pendiri Marriage Saving Ministry, pasangan kumpul kebo sama juga berjudi dan 85% gagal, 8 dari 10 akan bubar sebelum menikah dan bahkan bercerai sesudah menikah.

  • Alasan 2

  • Orangtua saya bercerai dan saya takut hal itu akan terjadi pada saya. Saya tidak mau mengalami penderitaan yang diakibatkan oleh perceraian seperti yang mereka dan anak-anak mereka alami.

  • Kenyataannya

  • Anda dapat membiarkan itu merusak rencana Anda untuk menikah kelak atau belajar dari hal itu. Orang yang mengetahui alasan perceraian orang tuanya atau orang lain, bisa memperbaiki pernikahannya sendiri. Seorang mahasiswa, yang orang tuanya bercerai, berkata "saya tidak mau membiarkan perceraian orang tua saya merusak kesempatan saya untuk memiliki pernikahan yang sehat. Saya bisa belajar dari kesalahan mereka dan membuat pernikahan saya kokoh serta langgeng." Pelajaran ini dapat diperkuat dengan mengamati perilaku suami istri yang pernikahannya bahagia.

  • Alasan 3

  • Advertisement
  • Keuangan saya tidak cukup untuk menikah. Saya butuh uang guna membeli barang-barang yang kami berdua perlukan untuk hidup nyaman.

  • Kenyataannya

  • Jika orang menunggu sampai keuangan mereka cukup untuk hidup nyaman seperti orang tua mereka atau orang lain, mereka akan kehilangan kesempatan bekerja sama dengan pasangan mereka dalam meraih impian mereka sedikit demi sedikit. Kami sudah menikah selama hampir 57 tahun. Kami senang kami tidak menunggu sampai dompet kami tebal sebelum kami menikah. Kami bertemu di kampus, jatuh cinta, dan menikah sampai sekarang. Beberapa kenangan kami yang paling indah adalah saat-saat kami bergumul dengan kesulitan, berdoa memohon petunjuk untuk mengatasi masalah keuangan kami.

  • Alasan 4

  • Pacar saya cakep, tapi ada beberapa kekurangannya. Jika saya terus mencari saya akan menemukan orang yang lebih cocok dengan daftar pasangan sempurna yang saya buat.

  • Kenyataannya

  • Tidak ada orang yang sempurna, Anda juga tidak. Carilah seseorang yang memiliki karakter dasar yang baik seperti jujur, beriman, rajin dan penuh perhatian. Selebihnya bisa dikembangkan melalui pengalaman hidup. Sewaktu Anda berdua mengusahakan gol-gol bersama, perkembangan dan kemajuan pribadi akan muncul. Pasangan perlu bersabar menunggu hal-hal itu terjadi, dan menemukan sukacita dalam mengarungi hidup bersama sementara mereka menyempurnakan karakter mereka.

  • Lakukanlah!

  • Pernikahan membutuhkan keberanian, seperti juga prestasi lain yang patut diperjuangkan. Pastikan Anda jatuh cinta dengan pacar Anda. Apakah dia membuat hati Anda berdebar-debar? Apakah Anda berdua memiliki karakter dasar yang disebutkan di atas? Jika demikian, menikahlah. Jangan sampai mengalami kejadian seperti orang New York yang kesepian ini, seperti diberitakan di koran baru-baru ini. Katanya, "...pada usia 44 tahun hidup saya tidak berbeda dari ketika saya berumur 24....Karena tidak menikah...Saya hidup sendiri di apartemen saya yang sunyi, cuma ada satu orang yang suka muncul untuk melihat prestasi dan hidup saya."

  • Terserah Anda. Majulah terus!

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Irma Shalimar dari artikel asli "What's keeping you from getting married?" karya Gary dan Joy Lundberg.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Gary adalah terapis keluarga dan pernikahan berlisensi sementara Joy adalah penulis dan penyair. Mereka sering mengadakan seminar dan menulis buku tentang hubungan, salah satunya "I Don't Have to Make Everything All Better".

Situs: http://garyjoylundberg.com

Apa yang Mencegah Anda Menikah?

Terlalu banyak orang sekarang ini menunda pernikahan. Seolah mereka takut mengikrarkan janji untuk seumur hidup yang dibutuhkan dalam pernikahan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr