Bagaimana Saya dapat Melindungi Anak-Anak Saya dari Paparan Pornografi?

Orang tua harus memahami bahwa mustahil untuk melindungi anak-anak sepenuhnya dari paparan pornografi.

6,772 views   |   3 shares
  • Orang tua menganggap melindungi anak-anak mereka dari bahaya sebagai salah satu tanggung jawab utama mereka. Usia rata-rata paparan pertama terhadap pornografi adalah 9 tahun. Orang tua harus memahami bahwa mustahil untuk melindungi anak-anak sepenuhnya dari paparan pornografi. Yang mungkin adalah untuk mengurangi paparan tersebut dan untuk mempersiapkan anak-anak memahami dan membahas paparan pornografi ketika itu terjadi.

  • Pengawasan eksternal

  • Pengawasan eksternal berhubungan dengan mengenali berbagai kemungkinan anak Anda dapat terpapar dengan pornografi dan menemukan cara-cara untuk mengurangi kemungkinan paparan tersebut. Paparan pornografi dapat terjadi melalui Internet, permainan komputer, ponsel, iklan, dan keluarga serta teman-teman.

    • Semua komputer di rumah Anda, termasuk laptop, hendaknya dipasangi filter Internet yang memblok situs-situs yang mengandung pornografi. Pastikan anak-anak tahu apa yang harus dilakukan jika gambar pornografi tidak sengaja muncul. Ajarkan mereka cara menutup layar komputer secara darurat dan segera melaporkannya kepada orang tua. Sebagai orang tua, bersiaplah untuk “menjelaskan” kejadian ini.

    • Acara televisi, video dan permainan komputer serta kegiatan rekreasi lainnya hendaknya diawasi.

    • Ponsel anak-anak hendaknya dikumpulkan pada malam hari untuk diisi ulang baterainya oleh orang tua, dan bukan disimpan di kamar anak.

    • Ketahuilah cara memeriksa situs-situs Internet mana yang telah diakses di komputer rumah Anda. Jika anak Anda punya ponsel, periksalah sms, foto dan akses Internetnya.

  • Pengawasan internal

  • Pengawasan eksternal tidak akan cukup melindungi anak-anak dari pornografi. Sama seperti orang tua perlu memasang filter pada komputer dan ponsel, mereka perlu menolong anak-anak menanam sistem pengawasan internal yang kuat. Anak-anak kecil dan remaja perlu punya sistem pengawasan internalnya sendiri agar mampu menghindari bahaya menonton pornografi.

    • Anak-anak perlu memahami artinya seksualitas yang sehat dan mengapa itu sangat penting. Mereka perlu tahu perbedaan antara seksualitas yang sehat dan yang tidak sehat dan seperti apa hubungan yang sehat itu.

    • Ketahuilah jawaban tentang mengapa penggunaan pornografi sangat berbahaya agar diskusi Anda dengan anak-anak Anda jangan cuma sekedar, “Pornografi buruk, jangan melihatnya!”

    • Anda dapat memulai diskusi tentang pornografi dengan membicarakan sesuatu yang pernah Anda baca, pertanyaan yang Anda punya, atau sesuatu sesederhana ini, “Saya ingat pertama kalinya saya melihat pornografi,” kemudian ceritakan kisah Anda dan mintalah anak Anda untuk menceritakan kepada Anda tentang paparan mereka.

    • Adakan diskusi rutin dengan anak-anak Anda tentang pengalaman mereka dengan pornografi. Satu keluarga mulai dengan mengadakan “Dewan Keluarga” dimana anak-anak (dan orang tua) berbicara tentang hal-hal seperti teman-teman yang usil, bahasa buruk, paparan pornografi, dan gosip kejam yang mereka lihat dalam kehidupan sehari-hari. Keluarga membahas mengapa hal-hal ini berbahaya dan cara menghindari atau mencegah terjadinya hal-hal ini di masa depan.

  • Advertisement
  • Pada usia berapa percakapan dengan anak saya harus dimulai?

    • Beberapa statistik menunjukkan bahwa usia rata-rata paparan pornografi kepada anak-anak adalah 9 tahun. Kebanyakan orang membicarakan hal ini sejak anak-anak berusia 8 tahun.

    • Sebagian besar anak remaja, usia 16 tahun ke atas, telah terpapar pornografi. Anda harus terlibat dalam diskusi rutin dengan anak remaja Anda tentang apa yang mereka lihat dan cara mereka mengatasinya.

    • Banyak orang tua khawatir bahwa membahas topik seksual secara terang-terangan dapat memicu rasa ingin tahu. Namun, banyak penelitian ilmu sosial mengemukakan bahwa ketika orang tua secara terang-terangan membahas topik seksual dengan cara yang sesuai dengan usia anak remaja, mereka cenderung untuk tidak mencoba-coba dan lebih memilih untuk tetap menahan diri.

  • Apa yang harus saya ajarkan kepada anak-anak saya tentang penggunaan Internet?

    • Anjurkan anggota keluarga untuk memberitahu orang tua jika mereka menghadapi segala bentuk pornografi ketika sedang menggunakan komputer. Ini akan menolong mengurangi rasa takut dan malu dari paparan yang tidak disengaja. Ini juga membuka kesempatan untuk membahas tentang bahaya pornografi.

    • Ajarkan anggota keluarga untuk menggunakan Internet hanya untuk tujuan tertentu. Penggunaan Internet tanpa tujuan memudahkan untuk menelusuri situs-situs yang tidak pantas.

    • Peringatkan anggota keluarga untuk menghindari ruang obrolan publik, papan pengumuman, atau area asing di Internet. Situs-situs seperti itu menghadirkan resiko yang tidak perlu bagi anak-anak dan orang dewasa.

    • Ajarkan anak-anak untuk tidak berbagi informasi pribadi online tanpa sepengetahuan dan izin orang tua. Banyak orang jahat menyamar sebagai anak-anak untuk mendapatkan akses ke informasi yang dapat membahayakan anak-anak.

    • Ketahuilah kebijakan perpustakaan sekolah anak Anda tentang penggunaan dan akses Internet.

    • Peringatkan anggota keluarga untuk tidak membuka surel dari seseorang yang tidak mereka kenal.

  • Baca

  • Buku Dr. Jill C. Manning, (Shadow Mountain Press, Salt Lake City, UT. 2008).

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Natalia Sagita dari artikel asli "How can I protect my children and teens from pornography exposure?" karya Ann Tolley.

  • Advertisement
Bantu kami menyebarkan

Ann H. Tolley is the director of the S.A. Lifeline Foundation and a licensed attorney.

Situs: http://salifeline.org

Bagaimana Saya dapat Melindungi Anak-Anak Saya dari Paparan Pornografi?

Orang tua harus memahami bahwa mustahil untuk melindungi anak-anak sepenuhnya dari paparan pornografi.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr