Cara Berkomunikasi dengan Guru untuk Anak yang Berkebutuhan Khusus

Membesarkan dan mengajar anak yang memiliki kelainan sangatlah sulit. Banyak dibutuhkan waktu, kesabaran, dan ketekunan. Dengan demikian, orang tua dan guru dari anak-anak yang memiliki kelainan khusus memiliki kepribadian serta perasaan yang kuat.

1,922 views   |   shares
  • Chantelle* terlihat berbeda semenjak dia dilahirkan. Tampaknya seperti ada rasa takut bahwa saya akan meninggalkannya dan kebutuhannya tidak akan terpenuhi. Dia mengalami banyak penyakit semenjak dia bayi, dan dia lambat bergerak.

  • Setiap kali saya memvakum lantai, Chantelle lari untuk bersembunyi dan berteriak sambil menutupi kedua telinganya. Meskipun ia berkomunikasi dengan kami, dia sering mengulangi apa yang orang lain katakan. Dia tidak berinisiatif untuk dapat mengeluarkan kata-katanya sendiri. Sewaktu dia masih kecil, dia menolak untuk menyeberang jalan, dan selalu ingin digendong.

  • Bantuan datang saaat Chantelle mulai pergi sekolah. Sayangnya, guru-gurunya tidak senang dengan kesulitan yang mereka alami saat mengajar Chantelle karena mereka harus selalu meminta bantuan tambahan. Pada akhir tahunnya di TK, test telah mengungkapkan adanya gangguan emosi pada diri Chantelle dan dia direkomendasikan untuk ditempatkan di sekolah khusus.

  • Setelah bekerja selama 12 tahun sebagai pendidik profesional, pengalaman yang saya dapatkan telah membawa pemahaman yang tajam tentang pentingnya berkomunikasi antara orang tua dan guru. Sebagai seorang pendidik profesional, saya menggunakan prinsip yang sama untuk membawa keberhasilan pada proses sekolah luar biasa.

  • Berikut adalah beberapa hal yang saya pelajari:

  • Bersedia

  • Biarkan pihak sekolah tahu bahwa anak Anda sangat penting bagi Anda dan bahwa Anda ingin terlibat dengan kesuksesannya.

  • Ajukan pertanyaan

  • Cari tahu apa yang terjadi dan mengapa.

  • Bersedia

  • Saat masalah muncul, bicarakan dengan gurunya tentang apa yang terjadi dan bantu mereka dengan sebuah solusi.

  • Berikan dorongan

  • Ungkapkan rasa terima kasih dan dorongan Anda bagi guru-guru yang melakukan pekerjaannya dengan baik dan memberi kontribusi bagi keberhasilan anak Anda.

  • Membesarkan dan mengajar anak yang memiliki kelainan sangatlah sulit. Banyak dibutuhkan waktu, kesabaran, dan ketekunan. Dengan demikian, orang tua dan guru dari anak-anak yang memiliki kelainan khusus memiliki kepribadian serta perasaan yang kuat. Sangatlah mudah untuk merasa tersinggung dan menjadi defensif saat proses komunikasi berlangsung.

  • Ada hal-hal tertentu yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk memudahkan komunikasi dengan guru dari anak-anak seperti ini. Ada juga beberapa hal yang dapat menyebabkan keretakan dalam komunikasi yang perlu kita ketahui.

  • Hal yang harus dilakukan:

    1. Pada setiap awal tahun ajaran baru, luangkan waktu untuk bertemu dengan guru anak Anda. Diskusikan cara terbaik anak Anda belajar, dan bagaimana mereka dapat menghubungi Anda jika ada masalah. Yakinkan mereka bahwa Anda akan hadir pada setiap pertemuan, dan bahwa Anda ingin anak Anda sukses di sekolah.

    2. Biarkan sekolah tahu tentang perubahan jadwal atau rutinitas anak Anda yang mungkin berdampak pada perilakunya. Hal-hal seperti anggota keluarga yang berkunjung atau meninggalkan rumah untuk jangka waktu tertentu, lupa minum obat, dan kurang tidur akan mengubah perilaku anak Anda sehingga gurunya perlu tahu apa yang terjadi dengannya.

    3. Menanggapi semua informasi dan pesan yang Anda terima dari guru anak Anda dalam upaya mereka untuk menghubungi Anda. Cari tahu metode komunikasi apa yang mereka sukai, seperti e-mail, teks, voice mail atau surat yang dikirim ke alamat sekolah. Kebanyakan guru memiliki metode sendiri yang mereka sukai – gunakanlah sesering mungkin.

    4. Bersabarlah. Kadang-kadang guru tidak merespon komunikasi Anda dengan segera. Ingatlah bahwa setiap anak di kelasnya adalah sama pentingnya bagi guru itu, sebagaimana mestinya anak Anda penting bagi Anda, dan memang seharusnya begitu.

    5. Meminimalkan waktu sekolah yang hilang dengan menjadwalkan liburan keluarga dan pergi ke dokter pada waktu libur sekolah. Semakin sering anak Anda bolos sekolah, semakin kurang pembelajaran yang dapat diserap oleh mereka. Jadikan pergi sekolah sebagai prioritas utama untuk anak Anda.

    6. Dorong anak Anda untuk terlibat dengan proses perencanaan pendidikan. Saat anak Anda mulai masuk ke kelas yang agak tinggi, dia bisa ikut ke rapat perencanaan dan terlibat dengan proses tersebut. Hal ini akan membantu guru untuk menerapkan berbagai tujuan pendidikan yang ingin mereka capai.

  • Advertisement
  • Hal yang tidak seharusnya dilakukan:

    1. Jangan menelepon sekolah pada waktu-waktu yang tidak memungkinkan untuk berbicara dengan guru anak Anda. Sekolah memiliki peraturan yang harus diikuti, dan guru memiliki tugas yang tidak dapat diganggu. Jika perlu berkomunikasi segera, sebaiknya Anda pergi ke kantor sekolah dan menyampaikan pesan Anda secara pribadi.

    2. Jangan menyela anak selagi kelas berlangsung, kecuali sangat mendesak. Orang tua yang datang ke pintu kelas dan menyela guru, sangat menganggu proses pembelajaran, dan hal ini cenderung membuat anak Anda dan anak-anak lain di kelas menjadi sulit berkonsentrasi. Jika anak Anda lupa membawa sesuatu yang penting, bawalah ke kantor sekolah dan pihak sekolah akan menyampaikannya ke kelas anak Anda. Jika Anda harus menjemput anak Anda untuk pergi ke dokter, pihak sekolah akan memanggil anak Anda dari kelas untuk menemui Anda di kantor sekolah.

    3. Jangan mengirim pesan ke dan dari sekolah lewat anak Anda dan berharap guru mereka akan menerimanya. Anak-anak seperti ini seringkali mengalami kesulitan berorganisasi, bertanggung jawab dan akuntabilitas. Jika informasi itu cukup penting bagi guru untuk diterima pada awal sekolah, sampaikan informasi itu sendiri atau telepon ke sekolah agar mereka dapat menyampaikan informasi itu kepada guru anak Anda.

    4. Jangan pergi ke sekolah untuk melampiaskan amarah Anda. Bicarakan dahulu masalah itu dengan anggota keluarga atau teman-teman Anda, kemudian datanglah ke sekolah setelah Anda punya cukup waktu untuk menenangkan diri. Biarlah guru dan pihak sekolah melihat Anda di saat Anda waras dan mereka akan menunjukkan rasa hormat yang sama untuk Anda.

  • Ketika Anda berusaha untuk berkomunikasi secara efektif dengan guru anak Anda, Anda akan dihargai dengan hubungan timbal balik yang akan membantu anak Anda menjadi sukses di sekolah, dan membantu Anda dalam pekerjaan Anda sebagai orang tua. Ide-ide dan rencana-rencana akan bermanfaat bagi kedua belah pihak, dan anak Anda adalah pemenangnya.

  • *Nama telah diganti

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Bobby Dapalangga dari artikel asli “How to communicate with your special needs child’s teacher” karya Denise Anderson.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Denise is a published author, with an Education Specialist Degree in School Psychology. Additional writings are found at http://denise-w-anderson.hubpages.com. For more information.

Cara Berkomunikasi dengan Guru untuk Anak yang Berkebutuhan Khusus

Membesarkan dan mengajar anak yang memiliki kelainan sangatlah sulit. Banyak dibutuhkan waktu, kesabaran, dan ketekunan. Dengan demikian, orang tua dan guru dari anak-anak yang memiliki kelainan khusus memiliki kepribadian serta perasaan yang kuat.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr