Memasak atau Bersih-Bersih? Membagi Tugas di Rumah Tangga Baru

Tugas rumah tangga akan menjadi beban bila tidak ditanggung bersama.

1,493 views   |   shares
  • Saya cukup beruntung menikah dengan pria yang hebat. Suami saya adalah pekerja keras, bijaksana, dan menyenangkan. Dia juga kebetulan seorang insinyur sipil yang sangat rapi. Sebaliknya, saya tidak serapi dan seteliti dia. Ketika kami baru menikah, saya baru sadar bahwa saya tidak melipat kaus kaki dan pakaian dalamnya serapi militer seperti yang diharapkannya. Saya senang saja mencuci pakaiannya, tetapi saya menolak menggunakan waktu berharga saya untuk melipat pakaian dalam suami saya.

  • Adalah penting bagi pasangan yang baru menikah untuk sedikit malas. Seorang istri tidak akan melakukan tugas rumah barunya persis seperti yang sudah biasa dinikmati suaminya. Sudah pasti ibunya pernah melakukan sesuatu (melipat pakaian, mempersiapkan makan kesukaan) “lebih baik” daripada istri barunya. Tetapi masa itu telah berakhir, dan ibu tidak menjadi bagian dari hubungan baru Anda. Ini berlaku juga buat harapan istri terhadap suaminya.

  • Menciptakan rumah tangga baru adalah suatu petualangan. Merencanakan hidup bersama adalah bab menyenangkan pertama dalam pernikahan. Tetapi, di situ juga ada hal-hal kecil kehidupan sebenarnya yang perlu ditekuni. Pekerjaan rumah harian dan tak penting juga harus diurusi.

  • Jangan mengelak membicarakan siapa yang akan mengerjakan apa dalam pekerjaan rumah tangga. Hidup Anda akan lebih teratur dan lancar jika setiap orang mengerjakan bagiannya dengan jelas.

  • Bila sedang membagi tanggung jawab rumah tangga, ingatlah hal-hal berikut.

  • Selalu praktis

  • Jika Anda lebih berbakat dalam mengurus keuangan, hendaknya Anda yang membayar rekening. Jika pasangan Anda menikmati menyiapkan lauk pauk yang enak, biarkan dia menjadi juru masak. Saling mendukung dan membantu dalam tugas masing-masing bila dibutuhkan. Kerjakan proyek besar bersama – apa pun akan lebih menyenangkan seperti itu.

  • Pertimbangkan jadwal Anda masing-masing

  • Mungkin beban kerja pasangan Anda sudah berat, tetapi Anda memiliki sedikit waktu luang untuk merawat rumah. Mungkin Anda berdua sedang kuliah sehingga tidak banyak waktu untuk tugas rumah, titik. Pernikahan adalah saling memberi dan menerima. Jadi, bermurah hatilah dan kerjakan sebanyak yang dapat Anda lakukan untuk meringankan beban pasangan Anda. Semoga dia pun akan melakukan hal yang sama.

  • Jangan mengambil tugas lebih daripada yang sanggup Anda kerjakan

  • Sebagai pasangan muda yang mulai hidup baru, selalu realistis tentang keadaan hidup. Jika Anda masih belum punya anak, Anda mungkin tidak butuh rumah besar. Rumah besar berarti lebih banyak yang harus dibersihkan dan lebih banyak uang yang harus dibelanjakan untuk setiap jengkalnya. Jika Anda dan pasangan Anda punya waktu sedikit, pikirkanlah baik-baik sebelum memiliki dan memelihara binatang peliharaan. Mungkin keuangan Anda akan payah; jangan boros membeli perabotan tambahan atau “mainan” yang tidak benar-benar dibutuhkan. Lebih banyak barang berarti lebih banyak ongkos perawatan dan waktu.

  • Advertisement
  • Bersyukurlah

  • Selalu berterima kasih atas bantuan pasangan Anda untuk Anda. Baik dia menggunakan sepanjang hari mengecat dapur maupun sekadar mengatur lemari, berterima kasihlah kepada pasangan Anda untuk usaha yang dilakukannya di rumah. Setiap orang senang dipuji.

  • Putuskan untuk hidup sederhana dan sepraktis mungkin ketika Anda memulai hubungan baru bersama. Berusahalah untuk saling mengenal. Jangan mementingkan diri; layani pasangan Anda, maka Anda akan meletakkan landasan pernikahan yang bahagia, bersatu dan langgeng.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Effian Kadarusman dari artikel asli "Cook or clean? Dividing the chores in your new household” karya Megan Gladwell.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Megan Gladwell is an Indiana native and mother of four. She blogs at bookclub41.blogspot.com.

Memasak atau Bersih-Bersih? Membagi Tugas di Rumah Tangga Baru

Tugas rumah tangga akan menjadi beban bila tidak ditanggung bersama.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr