Bagaimana Mengajar Anak Anda untuk Bertanggung Jawab

Mengajari anak-anak mengenai pertanggungjawaban adalah penting bagi pembelajaran dan pertumbuhan mereka. Berikut adalah beberapa gagasan untuk membantu Anda mengajari mereka untuk bertanggung jawab atas perkataan dan tindakan mereka.

1,372 views   |   shares
  • Sebagai orang dewasa, Anda bertanggung jawab unutk semua yang Anda lakukan. Biasanya orang tua atau orang yang mengasuh Anda yang mengajari bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi—baik dan buruk. Sekarang, adalah waktu untuk mengajari anak Anda. Meskipun mereka akan mengubah batasnya, mereka perlu untuk diajar asas yang sama. Memastikan mereka memiliki pemahaman yang tepat mengenai asas pertanggungjawaban akan membantu mereka menghadapi pilihan yang sulit.

  • Berikut adalah beberapa gagasan untuk membantu mengajari mereka mengenai asas pertanggungjawaban.

  • Mulailah dengan dasarnya

  • Otak anak-anak berkembang. Karena mereka belum mendapatkan pengalaman di dunia nyata, pengertian mereka akan yang benar dan salah belum sepenuhnya berkembang. Memberikan pelajaran singkat mengenai yang benar dan salah serta konsekuensinya—entah itu dengan dipaksa atau terjadi begitu saja—adalah awal yang baik. Terkadang, latihan praktek dapat membantu memahami pelajaran dengan baik. Buatlah suatu skenario di mana anak-anak dapat bertindak terhadap suatu situasi dapat membantu mereka merasa aman dan tetap mengajari mereka pelajaran yang berharga.

  • Mulailah ketika mereka muda

  • Anak kecil dapat belajar bertanggung jawab. Ajari anak Anda bahwa ketika mereka bertanggung jawab untuk sesuatu, itu berarti mereka dapat dipercaya untuk hal itu. Jika putri Anda memiliki boneka kesayangan, adalah tanggung jawabnya untuk memastikan bahwa boneka itu dijaga, tidak dibiarkan tergeletak di lantai di mana anjing dapat memainkan dan merusaknya. Biarkan dia tahu bahwa jika dia tidak menjaganya, akan ada konsekuensi. Jika dia berkelahi dengan adiknya dan mendorongnya sampai jatuh, dia bertanggung jawab untuk tindakan itu. Jika dia mengetahui bahwa selalu ada konsekuensi, dia akan belajar untuk tidak melakukannya lagi.

  • Berikan mereka konsekuensi

  • Lagi, biarkan dia tahu bahwa jika dia tidak menjaga ikannya yang baru, ikan itu akan mati. Itu mungkin kejam, namun itulah konsekuensi alaminya. Ajari dia pelajaran itu sebelum dia mendapatkan ikannya akan membantu dia untuk bertindak berdasarkan apa yang dia baru pelajari. Jika Anda membuat peraturan dasar mengenai memelihara hewan, dia akan menganggapnya serius.

  • Buatlah harapan yang jelas

  • Jika peraturan Anda di rumah mencakup tidak mengucapkan kata “Diam kau,” buatlah peraturan itu beserta konsekuensinya jika peraturan itu dilanggar. Jika dia memiliki tugas yang belum diselesaikan sebelum dia pergi ke mall, ingatkan dia akan konsekuensinya. Lalu, tetaplah pada peraturan itu.

  • Advertisement
  • Jadilah konsisten

  • Jangan memberikan pengecualian pada peraturan yang telah dibuat, kecuali pada situasi yang sangat jarang terjadi. Jika Anda tidak konsisten, dia akan menganggap tanggung jawabnya serius. Ini dapat memberikan dia masalah dengan bosnya di tempat kerja nanti, dosen di kampus atau istri/suami masa depan mereka.

  • Jangan melindungi mereka

  • Anda mengasihi anak Anda. Adalah normal jika Anda ingin melindungi anak Anda ketika mereka berbuat salah. Bagaimanapun juga, melakukan itu hanya akan mengajari mereka bahwa adalah TIDAK APA-APA untuk tidak menjalankan tanggung jawab mereka karena seseorang akan melindungi mereka. Jika konsekuensinya serius, sangatlah menyakitkan untuk melihat apa yang terjadi. Meskipun demikian, itu penting bagi pembelajaran dan pertumbungan mereka.

  • Buatlah teladan yang baik

  • Jika dia melihat Anda melakukan tanggung jawab Anda dan menjadi bertanggung jawab untuk perkataan dan tindakan Anda dia akan meniru tindakan itu. Dan juga adalah ide yang bagus untuk membiarkan dia melihat Anda ketika Anda melakukan kesalahan dan kemudia memperbaikinya. Itu adalah momen yang tepat untuk mengajar anak Anda. Ketika saya membuat kesalahan, anak saya mengetahuinya. Kadang-kadang mereka menertawakan dan mengolok-olok saya mengenai itu, namun dengan begitu mereka dapat melihat bahwa ibu mereka tidak sempurna. Itu juga merupakan waktu ketika saya menggunakan momen belajar tersebut untuk mengatakan, “Jangan lakukan ini.”

  • Mengajar anak-anak asas pertanggungjawaban akan membantu mereka menjalani kehidupan yang bermoral. Ketika mereka nanti akan memiliki anak mereka sendiri, pelajaran ini akan diturunkan yang dapat bertahan selamanya.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Sandiakira L. Pagalla dari artikel asli "Behind every broken window is a lesson learned: How to teach your kids accountability" karya Julia Nielsen.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Julia Nielsen is currently parenting three kids with pitfalls and pleasures. She is the co-author of two published books in "The Crystal Locket" series, with her father, and has freelanced for 15 years. check out her blog: http://jewelswrites.blogspo

Bagaimana Mengajar Anak Anda untuk Bertanggung Jawab

Mengajari anak-anak mengenai pertanggungjawaban adalah penting bagi pembelajaran dan pertumbuhan mereka. Berikut adalah beberapa gagasan untuk membantu Anda mengajari mereka untuk bertanggung jawab atas perkataan dan tindakan mereka.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr