Sehat dengan Cermat: Rahasia Makan Sehat

Sayuran-sayuran seharusnya tidak membosankan, diletakkan di piring ia berteriak, “aku baik buatmu.” Ada banyak cara untuk secara diam-diam menambahkan sayuran ke dalam makanan yang anak-anak akan menyukainya.

1,231 views   |   shares
  • Masalah utama dalam menjaga keluarga Anda tetap sehat adalah menyuruh mereka untuk makan makanan yang sehat bagi tubuh mereka. Dengan berhati-hati “secara diam-diam dan menyisipkan” Anda bisa melakukannya untuk makan dengan baik dan menikmatinya. Berikut adalah beberapa saran dengan mudah menambahkan makanan penguat daya tahan tubuh.

  • Anak-anak kami sejujurnya memiliki kebiasaan dalam cara makan mereka – mereka memperolehnya dari kami. Dalam proses menjadi orang tua yang lebih baik dan pintar kami belajar banyak mengenai makanan dan cara menjaga anak-anak kami tumbuh sehat. Seringkali pola makan berubah kami ingin membuat mereka tidak menutup hidung dan mengatakan “iihhh..” Jika mereka telah diajarkan sopan santun, menutup hidung kemudian dengan diikuti kalimat “ihhh.., terima kasih.”

  • Ini disebut sebagai pendekatan “makan saja jangan banyak tanya” di waktu makan malam. Dengan cara memasukkan makanan dengan hati-hati dalam rencana menu makan malam Anda, mereka akan mengunyah nutrisi makanan dan bahkan tidak mengetahuinya.

  • Mendapatkan kembali rasa

  • Selera kita diperlukan. Kabar baiknya adalah kita bisa mendapatkan sebuah selera pada makanan yang baru dan berbeda – itu hanya perlu waktu. Beberapa makanan mudah untuk disesuaikan sehingga keluarga Anda bisa secara perlahan berkumpul untuk menikmati tekstur dan rasa yang berbeda. Bahkan “dua gigitan pada kacang hijau – sebuah kemenangan kecil” layak untuk dirayakan.

  • Sebagai contoh, cucu saya usia 3 tahun Sophie sudah bisa mengambil makanannya sendiri, dia mengernyitkan hidungnya “iihhh”. Namun, pada kunjungan akhir-akhir ini dari nenek Loa (itu adalah panggilan kesukaan saya) saya membuat keripik bayam. Dia menyukainya. Anak-anak semuanya juga menyukainya. Mereka asin dan garing dan dibuat mirip seperti keripik kentang. Namun, alih-alih beracun, bahan-bahan yang berbahaya pantas untuk dituntut secara hukum, dia mendapatkan manfaat kesehatan dari senyawa polyphenolic flavonoid seperti lutein, zeaxanthin, beta karotin dan vitamin sambil mengemil. Manfaat terbaik dan gambaran terbesar adalah bahwa cemilan sayuran yang nikmat ini menjadi gerbang makanan. Penampilan yang sesekali dari sayuran hijau gelap ini dalam makanan dietnya akan membuat dia lebih ingin untuk mencoba makanan hijau lainnya sewaktu dia tumbuh. Bahkan jika hanya ada dua atau tiga sayuran yang akan dimakan anak-anak Anda, tetap tawari mereka – ini adalah saatnya untuk memulai.

  • Sayuran-sayuran seharusnya tidak membosankan, diletakkan di piring sayuran itu berteriak, “aku baik buatmu.” Ada banyak cara untuk secara diam-diam menambahkan sayuran ke dalam makanan yang anak-anak akan menyukainya.

  • Advertisement
  • Berikut adalah sedikit trik “sehat secara diam-diam” kesukaan saya yang akan menjaga keluarga Anda makan dengan baik.

  • Sayuran dalam spageti

  • Ketika membuat saus spageti, bahkan jika itu dari botol, mulailah dengan menumis dengan baik sayuran cincang dengan minyak zaitun dan masak mereka sampai empuk, sampai hampir mengkaramelisasi. Mereka akan tercampur dengan saus Anda dan si pengernyit hidung tidak akan mengetahui kalau sayuran ada di dalamnya. Cobalah paprika warna merah dan kuning, bawang bombay, wortel (diparut), bawang putih dan zukini. Jika Anda mencincangnya kecil-kecil dan memasaknya sampai empuk, itu akan menjadi rahasia Anda.

  • Buah-buahan

  • Anak-anak dan para orang tua menyukai untuk sarapan. Mulailah dari awal dengan 1 cangkir jus anggur, 1 cangkir stoberi atau bluberi beku, 1 pisang dan tambahkan segenggam bayam segar. Nah! Anda telah mengakali sarapan mereka, tambahkan vitamin C, zat besi, dan phyto nutrisi yang semuanya memiliki sifat pencegahan terhadap penyakit sementara mereka tidak mengetahuinya. Jus anggur menyamarkan warna hijau. Cucu saya Bronx, adalah si pengernyit hidung lainnya, melakukannya setiap pagi dan dengan bangga memamerkan kumis unggunya setelah dia meminumnya.

  • Trik muffin

  • Ketika memanggang muffin atau kue, kurangi kandungan gula sekitar 2-3 sendok makan. Cobalah mengganti setenggah cangkir tepung untuk tepung almond. Mereka tidak akan melupakan gula. Seringkali, mereka akan terbiasa dengan berkurangnya rasa manis. Juga, Anda tambahkan 12 gram protein, 6 gram serat dan sedikit leptin yang akan membantu mengurangi ketagihan terhadap gula. Keluarga Anda bahkan tidak akan menyadari perbedaan rasanya dan apa yang terjadi di dalam mangkuk Anda, tetaplah dalam mangkuk Anda.

  • Nasi campuran

  • Sebelum menanak nasi putih, ganti seperempat jumlah beras yang Anda telah persiapkan dengan beras merah dan kemudian masak seperti biasanya. Dalam beberapa minggu, ganti setengahnya dengan beras merah. Secara perlahan izinkan keluarga Anda untuk terbiasa dengan teksturnya, mereka sepertinya cenderung membuat perubahan tanpa berpura-pura. Akhirnya, tujuannya adalah untuk menyingkirkan sama sekali nasi putih dan hanya menyajikan beras merah. Ini adalah pilihan yang lebih baik karena mengandung endosperm yang menghasilkan semua protein dan 80 persen mineral, plus vitamin E.

  • Daftar ini akan membuat Anda berpikir tentang cara yang Anda bisa gunakan untuk merubah si kecil pengernyit hidung menjadi si wajah tersenyum yang akan memeluk Anda dan mengatakan, “Terima kasih, itu enak sekali!”

  • Advertisement
  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Agung Candra Setiawan dari artikel asli “Health by stealth: Secrets to healthy eating” karya Loa Blasucci.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Author of the award winning book All Health's Breaking Loose, reach Loa for questions or comments at gotoloa.com

Sehat dengan Cermat: Rahasia Makan Sehat

Sayuran-sayuran seharusnya tidak membosankan, diletakkan di piring ia berteriak, “aku baik buatmu.” Ada banyak cara untuk secara diam-diam menambahkan sayuran ke dalam makanan yang anak-anak akan menyukainya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr