Bagaimana Memberitahu Anak Anda bila Ada Orang yang Anda Kenal Dekat Bunuh Diri

Bila ada seseorang yang Anda kenal bunuh diri, bahaslah segera dengan anak Anda. Amati perasaan dan sikapnya, bantulah dia membuat pilihan-pilihan untuk masa depannya sendiri yang lebih baik.

958 views   |   shares
  • Ayah anak itu menemukan dia menggantung diri di kayu bandar atap garasi. Sesaat sebelumnya dia di dalam rumah bercanda dengan saudara-saudaranya dan kini semuanya terlambat. Dia sudah tiada. Keluarga kami terkejut mendengar kabar ini. Keluarga kami biasa bermain dengan dia ketika dia masih kecil. Dia sering ke rumah kami. Kami kenal dia secara pribadi.

  • Bunuh diri adalah tragedi, dan seperti tragedi lainnya hal ini harus diproses dan dibahas saat itu juga. Apakah orang itu Anda sekeluarga kenal secara pribadi atau Anda baca di koran, berita tentang bunuh diri ini akan menjadi pertanyaan di benak anak Anda. Sewaktu Anda mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut amat-amati sikap dan perasaan anggota keluarga Anda yang mungkin menunjukkan bahwa mereka membutuhkan bantuan profesional.

  • Mengapa orang bunuh diri?

  • Menurut Yayasan Pencegahan Bunuh Diri di Amerika, "Setiap 13,7 menit di Amerika seseorang mati karena bunuh diri." Meski pun mengejutkan tetapi inilah statistik yang ada sejak 1993, 10-12 dari 100.000 orang mati karena bunuh diri. Angka rata-rata kematian meningkat dengan bertambahnya umur, jumlah paling banyak orang bunuh diri di antara usia 45-64.

  • Pada saat kematiannya sembilan puluh persen orang yang mati karena bunuh diri mempunyai gangguan jiwa yang dapat didiagnosa dan disembuhkan (American Foundation of Suicide Prevention). Bunuh diri adalah akibat dari kombinasi keadaan biologi, lingkungan, dan kejiwaan yang memuncak dalam perasaan putus asa dan tidak berdaya. Orang itu mengambil nyawanya sendiri untuk lari dari keadaan yang tidak menguntungkan.

  • Bila anak Anda bertanya mengapa seseorang bunuh diri, sebaiknya Anda menjawab bahwa orang itu berpikiran tidak normal. Kemungkinan besar mereka mengalami gangguan jiwa sehingga merasa putus asa dan tidak berharga.

  • Perhatikan raut muka anak Anda

  • Ada anak yang mengangkat bahu, menganggap itu cuma sepotong berita. Jika seorang anak menunduk, membuang muka atau menangis, walau dia tidak dekat dengan orang yang bunuh diri, tanyakan apakah dia pernah mengalami perasaan seperti ini.

  • Jika dia mengiyakan, bahaslah apa yang terjadi dan bagaimana dia mengatasi perasaan itu. Jika anak itu tidak bisa mengatasi dan perasaannya terus berlanjut, jika Anda merasa bahwa anak itu mengalami gertakan atau perundungan, mintalah bantuan profesional.

  • Berikan penegasan bahwa Anda selalu ada di dekatnya dan akan berusaha sekuat kemampuan Anda untuk menolongnya. Biarkan anak Anda tahu bahwa kapan saja dia ingin berbicara tentang perasaan ini Anda bersedia mendengarnya. Perhatikan apa yang diperbuatnya, khususnya bila dia sendirian. Perhatikan apakah ada tanda-tanda dia menyakiti atau merundung dirinya sendiri, seperti luka atau memar yang tidak bisa dia jelaskan penyebabnya.

  • Advertisement
  • Apa yang akan terjadi dengan orang yang bunuh diri

  • Anak-anak tidak mengerti bahwa kematian itu permanen. Yang mereka ketahui hanyalah orang itu sudah tiada. Para remaja mungkin mengerti bahwa mereka tidak akan pernah lagi melihat orang itu, tetapi mereka juga cenderung meniru perilaku orang lain dan bereksperimen tanpa menyadari akibat yang mungkin terjadi dari tindakan mereka.

  • Tanyakan kepada anak Anda apa yang menurut dia akan terjadi

  • Jawabannya mungkin meliputi orang itu akan "masuk neraka," atau pergi ke "tempat yang buruk." Banyak orang berpendapat bahwa seseorang yang mati karena bunuh diri tidak lagi layak disebut orang Kristen, dan rohnya akan ditolak Kristus.

  • Beritahu anak Anda bahwa mati karena bunuh diri sama saja dengan kematian lain. Tubuh terpisah dari roh pada saat kematian. Kemudian tubuh itu akan dikubur dan roh kembali ke asalnya, atau surga. Hanya Allah yang dapat menghakimi apa yang terjadi sesudah itu. Kita tidak bisa. Walau kita mungkin tahu sedikit keadaan pada saat kematian, yang bisa kita lakukan hanyalah mengasihi orang-orang yang berduka karena ditinggalkan.

  • Perhatikan apakah ada tanda berduka, khususnya bila anak Anda dekat dengan orang yang bunuh diri.

  • Mungkin ada tangis, amarah, frustrasi, dukacita ditunjukkan pada saat yang berbeda dan dengan cara yang berbeda. Anak anda mungkin mengalami kemunduran perilaku seperti ngompol waktu tidur, melawan dan marah-marah. Anak remaja mungkin akan menyendiri, diam saja atau melucu dan sarkastik.

  • Kesedihan perlu waktu untuk pudar, dan cenderung untuk kembali. Membiarkan anak Anda membicarakan perasaannya secara terbuka membantu proses kesembuhan. Jika si anak tidak bisa mengatasi rasa dukanya dan keadaan emosinya tetap begitu, mempengaruhi kehidupannya di luar rumah, mintalah bantuan tenaga ahli, seperti dokter jiwa.

  • Apa yang akan Ayah lakukan bila saya bunuh diri?

  • Pertanyaan ini mungkin mengejutkan orang tua. Hati-hatilah menjawab pertanyaan ini. Jika perlu, berhentilah dan tunggu sampai keterkejutan Anda reda. Yang terbaik dapat Anda lakukan ialah, "Ayah mengasihimu. Ayah tidak pernah ingin kamu merasa tidak berharga, dan tidak ada sesuatu pun yang dapat menolongmu. Berjanjilah, kamu tidak akan pernah melakukan apa pun yang menyakiti dirimu atau orang lain!"

  • Biarkan anak-anak tahu bahwa mereka sangat berharga bagi Anda. Lari ke obat-obatan terlarang, alkohol atau bunuh diri bukanlah pemecahan bila mereka merasa tidak dikasihi atau tidak berharga. Tidak peduli apa pun yang terjadi, masalah selalu ada pemecahannya dan selalu akan ada bantuan yang mereka perlukan. Yakinkan keluarga Anda bahwa apa pun yang Anda lakukan adalah demi kebaikan keluarga dan pencegahan selalu mungkin.

  • Advertisement
  • Bahaslah apa yang bisa mereka lakukan untuk membantu mereka mengatasi perasaan mereka bila menghadapi saat-saat sulit. Artikel "Mana yang lebih dulu "depresi, pemakaian obat terlarang, perundungan, atau bunuh diri?" menyarankan yang berikut:

    • Istirahat yang cukup.

    • Nutrisi yang bermutu tinggi.

    • Senam setiap hari.

    • Keluarga dan teman yang memberi dukungan.

    • Komunikasi.

    • Mendengarkan musik.

    • Mencatat pikiran dan perasaan Anda.

    • Alihkan perasaan dari negatif menjadi positif.

    • Tariklah napas panjang-panjang dan relaks.

  • Kehidupan dan kematian silih berganti. Bantulah anak-anak memahami bahwa pikiran tentang kematian sendiri bukanlah masalah. Namun jika mereka berpikir bahwa mengakhiri hidup mereka adalah jalan keluar satu-satunya, mereka perlu bantuan ahli jiwa.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Irma Shalimar dari artikel asli "What to tell your child when someone you know commits suicide" karya Denise Anderson.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Denise is a published author, with an Education Specialist Degree in School Psychology. Additional writings are found at http://denise-w-anderson.hubpages.com. For more information.

Bagaimana Memberitahu Anak Anda bila Ada Orang yang Anda Kenal Dekat Bunuh Diri

Bila ada seseorang yang Anda kenal bunuh diri, bahaslah segera dengan anak Anda. Amati perasaan dan sikapnya, bantulah dia membuat pilihan-pilihan untuk masa depannya sendiri yang lebih baik.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr