Mengetahui Gejala Kelainan Hiperaktif (ADHD)

Beberapa tahun yang lalu saya membeli sebuah kaos dengan bagian depannya yang bertuliskan “pelamun (daydreamer)” untuk salah seorang putri saya. Saya pikir tulisan pada kaos tersebut dapat menggambarkan diri putri saya dengan sempurna.

2,683 views   |   3 shares
  • Beberapa tahun yang lalu saya membeli sebuah kaos dengan bagian depannya yang bertuliskan “pelamun (daydreamer)” untuk salah seorang putri saya. Saya pikir tulisan pada kaos tersebut dapat menggambarkan diri putri saya dengan sempurna dan kelihatannya putri saya menyukai kaos itu. Dua tahun waktu berlalu, dan saya mengetahui bahwa putri ceria saya yang suka melamun memiliki kelainan ADD, sejenis (ADHD).

  • Jika Anda atau seseorang yang Anda kasihi memiliki kesulitan untuk berkonsentrasi, cenderung impulsif (menunda respon), gelisah, tidak bisa tenang, atau mudah menyukai hal-hal baru namun dengan sangat cepat akan kehilangan minat mereka. Jika Anda melihat gejala-gejala seperti ini, ada kemungkinan Anda atau orang tersebut memiliki kelainan ADHD ini. Mendidik diri Anda dan keluarga Anda mengenai kelainan ini merupakan suatu proses perjalanan yang cukup panjang namun sangat berharga.

  • Apakah ADHD itu?

  • ADHD adalah kelainan perilaku dalam peningkatan aktifitas motorik sehingga menyebabkan aktifitas yang tidak lazim dan cenderung berlebihan. Dimana saraf motorik ini adalah bagian saraf di dalam otak manusia yang mengatur suasana hati, perhatian, dan impuls (dorongan/keinginan yang besar).

  • Pada umumnya masyarakat hanya mengenal satu jenis kelainan ADHD namun dokter dan ahli kesehatan akan memberitahu kita bahwa sebenarnya ada 3 jenis ADHD : yaitu ADHD dengan ciri paling dominan intentif, kemudian ADHD dengan ciri paling dominan intentif-hiperaktif, dan ADHD dengan ketiga ciri dominan intentif-hiperaktif-impulsif.

  • ADHD biasanya adalah penyakit genetik (turunan) dan berdasarkan pusat informasi nasional untuk kelainan ADHD, penderita ADHD memiliki angka 5-8% pada anak-anak usia sekolah, sedangkan angka 2-4% diderita oleh orang dewasa di dunia. Kelainan seperti ini belum bisa disembuhkan secara total, namun penderita ADHD dapat berhasil dikendalikan dengan lebih teratur dan baik.

  • Apa gejala dari penderita ADHD?

  • Dr. Edward M. Hallowell menggambarkan seseorang yang menderita kelainan ADHD sebagai orang yang mudah teralihkan perhatiannya, impulsif, hiperaktif. Mereka adalah seseorang yang selalu bergerak, selalu ingin mencari tahu, selalu ingin memegang apa yang mereka lihat, sering membuat keributan, tidak sabar, sering merebut sesuatu yang bukan miliknya. Ciri-ciri umum ini disertai dengan suasana yang tidak stabil, sulit berkonsentrasi dan fokus, cepat bosan, melamun dan pelupa. Di sisi lain, penderita ADHD juga memiliki karakteristik yang positif seperti: memiliki rasa kasih sayang yang sangat besar, intuisi yang tajam, daya kreasi dan inovasi yang baik, ketekunan dan pada umumnya penderita ADHD adalah seseorang yang sangat menyenangkan.

  • Advertisement
  • Bagaimana untuk mulai mengenali gejala-gejala ADHD?

  • Perhatikan pola tingkah laku

  • Meskipun tidak ada satu tes yang pasti untuk menentukan kelainan ADHD pada seseorang, namun ada sarana yang dapat membantu mengenali gejala-gejalanya, yaitu dengan mengikuti semacam kuis secara daring mengenai perilaku seseorang selama 6 bulan terakhir. Tergantung pada nilai yang akan Anda peroleh dari tes tersebut, Anda mungkin akan diberi saran untuk mengunjungi seorang ahli psikologi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai gejala yang biasanya diderita penderita ADHD. Kunjungi situs atau untuk mendapatkan informasi dan petunjuk yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

  • Menyelidiki

  • Ada banyak buku yang dapat menjadi pedoman Anda untuk melewati proses pembelajaran mengenai kelainan ini. Dr. Edward Hallowall dengan bukunya yang berjudul adalah buku yang menarik untuk dibaca walaupun tidak membahas secara rinci dan menyeluruh. Buku karangan Rusell Barkley dan karangan Sandra Rief adalah buku yang dapat sangat membantu Anda. juga dapat dijadikan sebagai sumber yang berharga dalam usaha penyelidikan Anda.

  • Diskusi

  • Berdiskusi dengan orang yang telah terdiagnosa ADHD atau dengan orang tua yang memiliki anak dengan kelainan ADHD. Tanyakan kepada mereka mekanisme yang mereka terapkan, sarana mengenai pengobatan, dsb. Diskusikan kekhawatiran Anda dengan dokter yang biasanya menangani masalah kesehatan keluarga Anda.

  • Bagaimana kita mendapatkan diagnosa yang tepat?

  • Penilaian

  • Setelah dokter Anda mengetahui gejala-gejala yang terjadi, mereka akan memberikan penilaian dengan memberikan beberapa pertanyaan untuk diisi oleh Anda, pasangan Anda, dan guru sekolah (jika kasus ini terjadi pada anak-anak usia sekolah). Karena kelainan ADHD dapat terdiagnosa dari latar belakang keluarga, maka disarankan untuk lebih teliti dalam mengingat perilaku-perilaku Anda di masa lalu. Setelah itu Anda akan dirujuk ke dokter spesialis kelainan kesehatan mental atau dokter Anda mungkin akan memberitahu Anda bahwa Anda atau anak Anda memiliki kecenderungan untuk menderita kelainan ADHD atau tidak. Ingatlah, kelainan adalah segala sesuatu yang dapat menghalangi Anda dari kegiatan-kegiatan dan pekerjaan normal yang Anda lakukan sehari-hari.

  • Dengan segala sesuatu yang berjalan dengan begitu cepatnya di lingkungan masyarakat, kelihatannya semua orang memiliki kelainan ADHD atau hal yang serupa dengan itu. Saya pernah memiliki seorang kenalan yang “mendiagnosa” putra saya. Katanya putra saya memiliki kelainan ADHD hanya karena dia masih berusia balita. Janganlah kita terlalu cepat memberi kesimpulan apakah seseorang menderita ADHD atau tidak. Seorang dokter ahli adalah satu-satunya orang yang dapat menyatakan ada atau tidaknya kelainan ADHD pada seseorang.

  • Advertisement
  • Dokter spesialis

  • Sekali lagi saya katakan, bahwa Anda akan mengisi berlembar-lembar dokumen yang cukup melelahkan. Selama wawancaa yang lebih mendalam Anda akan diberikan pengetahuan mengenai kelainan ini, pertanyaan Anda akan terjawab dan mendapatkan beberapa pilihan pengobatan seperti konseling dan pengobatan secara medik. Pertimbangkan semua informasi yang Anda dapatkan dengan hati-hati dan penuh doa untuk mengetahui bagaimana semua ini dapat Anda jalani.

  • Bagaimana kita dapat hidup dengan penderita ADHD?

  • Penjelasan

  • Sekarang setelah Anda tahu bahwa Anda atau orang yang Anda kasihi memiliki kelainan ADHD atau bentuk kelainan lain yang serupa, jangan takut untuk menjelaskannya kepada orang-orang terdekat Anda. Mintalah mereka untuk menemani Anda dalam proses panjang pembelajaran ini dengan dukungan dan penghiburan.

  • Beberapa orang tua memilih untuk tidak memberitahu anak mereka dan keluarga terdekat mereka mengenai kelainan yang diderita oleh mereka. Saya dan suami saya memilih untuk menjelaskan secara rinci dan menyeluruh mengenai kelainan ADD yang diderita oleh putri kami. Putri kami yang berusia 8 tahun sangat senang mengetahui bahwa kelainan ADD yang dideritanya adalah bukan karena salahnya dan mengetahui ada hal-hal yang dapat dia lakukan untuk membantu mengendalikan kelainan dan impuls yang dideritanya. Terlepas dari berapa banyaknya Anda berbagi diagnosis ini, biarkan orang yang menderita kelainan ADHD ini mengetahui betapa besar cinta kasih dan dukungan Anda kepadanya.

  • Terus belajar

  • Terus mendidik diri Anda mengenai kelainan yang diderita dan metode-metode yang berbeda dalam menjalaninya. Hubungi lembaga atau sekolah luar biasa khusus untuk anak-anak dan orang dewasas yang memiliki kelainan yang sama untuk mendapatkan dorongan dan berbagi ide dengan orang lain yang juga mengalami hal yang serupa. Sebagai orang tua saya sangat menyukai karya Edward M. Hallowell dan Peter S. Jensen. karya Sari Solden yang juga sangat direkomendasikan bagi orang dewasa.

  • Banyak orang akan memiliki pendapat mereka mengenai kelainan ADHD, apakah kelainan ini “nyata” atau bagaimana untuk mengobati dan merawat mereka, namun adalah lebih baik untuk fokus pada apa yang telah direkomendasikan oleh dokter Anda dan pada perasaan Anda untuk tetap bertahan dan stabil sepanjang proses pembelajaran Anda.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Syane Nathalia dari artikel asli "Could it be ADHD?" karya Jen Savage.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan..

Jen Savage is a wife, mother and freelance writer who loves life in Arizona.

Mengetahui Gejala Kelainan Hiperaktif (ADHD)

Beberapa tahun yang lalu saya membeli sebuah kaos dengan bagian depannya yang bertuliskan “pelamun (daydreamer)” untuk salah seorang putri saya. Saya pikir tulisan pada kaos tersebut dapat menggambarkan diri putri saya dengan sempurna.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr