Saya Pikir Saya Bisa: Pelajaran dari Lokomotif Kecil yang Bisa

Buku anak-anak klasik, "The Little Engine Who Could" mengajarkan kita cara menanggung cobaan hidup dengan mengembangkan lima karakter: pengetahuan, kekuatan, keberanian, iman, dan sukacita.

659 views   |   shares
  • Ketekunan yang diperlihatkan oleh lokomotif biru kecil dalam cerita klasik Watty Piper, meneladankan bagaimana kita masing-masing dapat menghadapi cobaan hidup. Ada lima karakter yang dia perlihatkan dalam cerita yang jika diterapkan pada kehidupan kita akan memberikan ketekunan yang sama yang kita butuhkan. Ketika kita mengenali dan mengembangkan pengetahuan, kekuatan, keberanian, iman, dan sukacita; kita dapat mencapai puncak cobaan kita dan berkata, “Saya pikir saya bisa, saya pikir saya bisa.”

  • Pengetahuan

  • Lokomotif biru kecil itu memiliki pengetahuan tentang siapa dirinya, apa tujuannya, dan ke mana dia akan pergi. Dia tahu dia adalah sebuah lokomotif. Dia tahu dia dirancang untuk menarik gerbong kereta. Dan dia tahu ke mana dia harus pergi – ke sisi lain gunung.

  • Kita juga perlu tahu siapa kita, apa tujuan kita, dan ke mana kita akan pergi. Ini dapat berlaku untuk setiap cobaan yang kita hadapi serta kehidupan secara keseluruhan. Kita harus tahu kita adalah ciptaan Tuhan. Tujuan kita dalam kehidupan adalah untuk bertumbuh dan mengembangkan bakat-bakat yang telah diberikan kepada kita. Dan gol kita adalah untuk mengatasi setiap cobaan yang kita hadapi.

  • Lokomotif biru kecil juga tahu dia tidak sendirian dalam menghadapi cobaan. Dia memiliki kasih dan dukungan dari semua mainan di kereta. Mengetahui bahwa orang lain berdiri di sisinya membantu dia menyelesaikan tugasnya.

  • Kita juga harus tahu kita tidak sendirian dalam menghadapi cobaan hidup. Kita punya orang tua, pasangan, teman-teman, dan orang lain dalam kehidupan kita yang menyemangati kita dan ingin kita berhasil. Kita harus saling membantu. Mengetahui bahwa kita tidak sendirian.

  • Kekuatan

  • Ketika tiba waktunya untuk menemukan kekuatan yang dibutuhkan untuk menarik kereta melewati gunung, lokomotif kecil terus berkata, “Saya pikir saya bisa, saya pikir saya bisa.” Sewaktu dia melakukannya, dia semakin menambah kekuatan dan kecepatan. Dia tidak pernah bekerja sekeras itu seumur hidupnya, namun dia memperoleh kekuatan untuk melakukannya sewaktu dia terus berusaha.

  • Sewaktu kita mengerjakan hal-hal yang lebih sulit daripada yang pernah kita bayangkan mampu kita lakukan, kita menemukan sesuatu tentang diri sendiri – kita lebih kuat daripada perkiraan kita. Mengatasi cobaan dan menanggungnya dengan baik berarti percaya bahwa kita memiliki kekuatan untuk melakukannya. Kita hanya perlu meraih jauh ke dalam diri sendiri dan menemukan kekuatan yang tersembunyi itu.

  • Advertisement
  • Keberanian

  • Kemampuan untuk terus maju bahkan ketika menghadapi tantangan sulit adalah keberanian. Apa yang memberikan kemampuan ini adalah memenuhi tanggung jawab semampu kita. Lokomotif kecil telah bekerja keras di pekerjaan awalnya menukar kereta-kereta di stasiun kereta. Karena dia tidak pernah berhenti dan selalu berusaha semampunya, ketika dihadapkan dengan tantangan baru, dia mampu melakukannya dengan keberanian. Dia tahu dia dapat menyelesaikan apa pun yang ingin dia selesaikan.

  • Untuk mengembangkan keberanian menghadapi hal-hal sulit, kita harus belajar untuk memenuhi tanggung jawab kita dalam hal-hal sederhana. Setiap prestasi kecil yang kita capai membangun kepercayaan diri agar kita dapat mengatasi cobaan hidup.

  • Sukacita

  • Setelah lokomotif kecil mencapai tujuannya, dia merasakan sukacita luar biasa sewaktu dia berseru, “Saya pikir saya bisa, saya pikir saya bisa.” Dia merasakan sukacita untuk cobaan yang telah diselesaikan, pekerjaan yang dilaksanakan dengan baik, dan sukacita bagi mereka yang mengandalkan dirinya. Sukacita bertahan sampai akhir tidak hanya dirasakan olehnya, tetapi juga oleh mereka yang menyemangatinya dan percaya kepadanya.

  • Untuk bertahan sampai akhir berarti kita bersikap sedemikian rupa agar dapat merasakan sukacita pada akhirnya. Ketika kita belajar mengembangkan pengetahuan, kekuatan, keberanian, iman dan kapasitas sukacita kita, kita dapat mengatasi segala tantangan yang kita hadapi dalam kehidupan ini. Kita juga akan berseru, “Saya pikir saya bisa, saya pikir saya bisa.”

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Natalia Sagita dari artikel asli "I think I can: Lessons learned from the little engine who could" karya Robyn Carr.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Robyn Carr is a graduate of Brigham Young University, the mother of 5 and grandmother to 1. She currently lives in North Carolina. Comments welcomed at mrsincredible41@yahoo.com

Saya Pikir Saya Bisa: Pelajaran dari Lokomotif Kecil yang Bisa

Buku anak-anak klasik, "The Little Engine Who Could" mengajarkan kita cara menanggung cobaan hidup dengan mengembangkan lima karakter: pengetahuan, kekuatan, keberanian, iman, dan sukacita.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr