Bagaimana Saya Bisa Mendapat 250 Juta Rupiah di Saat Krisis?

Hanya sedikit perasaan yang lebih buruk daripada mendapat tagihan yang kaitannya dengan masalah medis.

2,073 views   |   1 shares
  • Hanya sedikit perasaan yang lebih buruk daripada mendapat tagihan yang kaitannya dengan masalah medis. Rasa sakit dan kesedihan dari melawan kanker atau anggota keluarga yang menderita dalam mengatasi kecelakaan atau kecanduan yang cukup berat untuk ditanggung. Bacalah lebih lanjut untuk mempelajarinya.

  • Secara tragis, hidup kadang-kadang memberikan Anda masalah yang tampaknya tidak dapat diatasi. Terkadang, tragedi dalam kehidupan datang dengan harganya. Harga yang mahal.

  • Bayangkan anak Anda melawan kanker, di samping asuransi, Anda masih perlu membayar 250 juta untuk biaya medis. Dapatkah Anda membayangkan memiliki anak dengan masalah kecanduan obat-obatan? Tahukah Anda berapa harga rehabilitasi? Bagaimana Anda mendapatkan uang itu? Gagasan berikut dapat membantu Anda mampu membiayai tragedi yang Anda alami:

  • Rencanakan sebelumnya

  • Cara terbaik untuk menjadi siap menghadapi krisis ini adalah dengan memiliki simpanan tunai. Menyediakan cadangan uang selama setahun harus menjadi gol Anda. Cadangan uang itu dapat menutupi segala macam krisis, mengizinkan Anda untuk berfokus pada sisi manusia dari pada sisi keuangan.

  • Jaminkan resiko semampu Anda

  • Anda tidak dapat mengasuransikan semua resiko, namun Anda dapat mengasuransikan banyak resiko. Jangan bertahan dari resiko yang tidak mampu Anda biayai. Berkonsultasilah dengan agen asuransi Anda saat ini.

  • Gunakan dana simpanan pensiun

  • Jangan gunakan dana pensiun Anda untuk mengganti mobil Anda setelah kecelakaan — itu bukan krisis sebenarnya. Jangan gunakan dana pensiun Anda untuk mendanai operasi bedah yang Anda pilih sendiri (bedah biasa) — itu bukan krisis. Anda mungkin dapat meminjam dari dana Jamsostek tanpa denda. Anda dapat juga meminjam uang dari Taspen, namun bersiaplah membayar denda dan bunganya.

  • Meminjam uang dari home equity Anda

  • Home equity nilainya cepat berganti. Meminjam uang dari home equity adalah sangat beresiko dan tidak bijak dan hanya akan menempatkan Anda di situasi yang berbahaya. Jangan meminjam dari home equity rumah Anda untuk membeli mobil baru atau untuk pergi berlibur. Berhati-hatilah meminjam untuk merenovasi rumah — hal tersebut dapat dilihat orang-orang. Jika Anda tidak memiliki kemampuan untuk meminjam dari Jamsostek atau yang lain di saat krisis, home equity rumah Anda dapat disita.

  • Cobalah penggalangan dana

  • Ada banyak situs bagi orang untuk menggalang dana dari teman-teman mereka dari segala macam sumber, dari film sampai sumber amal. Salah satu situs ini adalah GoFundMe, berfokus pada membantu orang menggalang dana dari teman mereka di saat krisis. Anda akan terkejut akan seberapa besar teman Anda bersedia membantu Anda.

  • Advertisement
  • Buatlah rencana

  • Terkadang sifat umum dari krisis, katakanlah tagihan yang mahal untuk masalah kesehatan yang telah diatasi, meninggalkan Anda setumpuk tebal tagihan. Anda mungkin dapat membuat rencana pembayaran dengan penyedia kunci perlindungan kesehatan. Jika Anda kehabisan uang, mereka tidak memiliki pilihan selain menerima rencana Anda.

  • Pertimbangkan untuk bangkrut

  • Mengalami kebangkrutan tidak menyediakan sumber yang Anda perlukan untuk rehabilitasi anak Anda, namun akan menghentikan derita dari berurusan dengan biaya tagihan yang besar. Berbicaralah dengan pengacara urusan kepailitan jika aset Anda dan pemasukan Anda tidak cukup untuk membayar biaya yang dihasilkan dari krisis keuangan yang Anda alami. Hidup cermat dan bijak dapat membantu Anda menghindari bangkrut, namun terkadang tidak ada alternatif lain — melaui masalah yang bukan disebabkan kesalahan Anda.

  • Mengatasi masalah keuangan yang berkaitan dengan krisis dalam keluarga dapat menakutkan dan setiap pembahasan mengenai uang terasa sangat menyakitkan. Dengan melakukan sebaik Anda bisa dan melakukan enam butir pertama dari rencana di atas, Anda dapat menghindari butir ke tujuh. Itu mungkin sulit dilakukan, namun Anda dapat melaluinya.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Sandiakira L. Pagalla dari artikel asli "How do I come up with $25,000 in a crisis?" karya Devin Thorpe.

Baca, hidupkan, bagikan!

Devin Thorpe is the author of Your Mark On The World and is a Forbes Contributor.

Bagaimana Saya Bisa Mendapat 250 Juta Rupiah di Saat Krisis?

Hanya sedikit perasaan yang lebih buruk daripada mendapat tagihan yang kaitannya dengan masalah medis.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr