5 Keharusan Membuat Transisi Adopsi Lancar

Menyambut anak adopsi ke dalam keluarga Anda dapat membawa sukacita yang besar. Tapi juga akan membawa kesulitan dan cobaan.

3,072 views   |   1 shares
  • Musim panas tahun 2007 akan selalu menjadi hari peringatan dalam keluarga kami: saat itulah kami menyambut putra bungsu kami, Jack. Jack diadopsi saat dia berusia 11 bulan, setelah hampir dua setengah tahun menunggu. Keempat anak kami sudah tidak sabar menunggu untuk bertemu dengan bayi yang gemuk, berambut keriting, dan bermata biru ini.

  • Seiring dengan perjalanan adopsi kami, kami telah belajar banyak tentang diri kami, keluarga kami, dan berkat yang datang dari mengadopsi anak. Sewaktu kami membawa Jack untuk bertemu keluarga suami saya, ayah mertua saya berkata kepada suami saya, "mengadopsi kamu (suami saya diadopsi sewaktu dia masih balita) adalah hal terbaik yang pernah kami lakukan." Suami saya menjawab,"Saya tahu, itu adalah hal terbaik bagi saya juga." Jawaban ayahnya adalah," bukan, maksud saya itu adalah hal terbaik bagi kita."

  • Dari pengalaman kami dan orang lain yang telah menjadi bagian dari proses adopsi kami, kami telah belajar beberapa hal yang dapat membantu menjadikan pengalaman adopsi penuh kasih dan sukacita.

  • Berikut adalah lima hal yang paling penting untuk diingat dalam adopsi:

  • 1. Orang tua kandung

  • Adalah penting untuk berbicara tentang orang tua kandung dengan rasa kasih dan hormat. Mereka telah membuat keputusan yang sangat besar untuk menempatkan anak ini dalam perawatan Anda. Hormatilah mereka untuk kekuatan karakter yang mereka miliki.

  • Berilah dukungan saat dia bertemu orang tua kandungnya suatu hari nanti. Ketika suami saya berusia 18 tahun, ibu kandungnya menghubungi orang tua angkatnya untuk mencari tahu apakah dia mau bertemu dengannya. Dengan ramah mereka membiarkan suami saya untuk mengambil keputusannya sendiri. Dan akhirnya dia bertemu dengan ibu kandungnya. Adalah wajar bagi anak-anak yang diadopsi untuk merasa penasaran tentang orang tua kandung mereka.

  • Simpanlah informasi tentang orang tua kandung mereka. Beberapa orang tua angkat menyimpan surat-surat dari orang tua kandung anak mereka di sebuah map agar mereka dapat dengan mudah mengakses surat-surat itu setiap saat mereka ingin melihatnya.

  • 2. Kisah adopsi

  • Adakan sebuah diskusi yang sesuai dengan usia anak-anak untuk mendiskusikan tentang adopsi. Adopsi bukanlah sebuah rahasia yang harus disembunyikan. Adopsi adalah suatu hal yang patut dirayakan. Adopsi adalah sebuah kisah cinta yang indah. Jack tahu bahwa dia diadopsi dan dia suka meminta semua orang di ruangan untuk mengangkat tangan mereka jika mereka diadopsi. Dia senang sekali dapat mengetahui kisah hidupnya yang unik.

  • Advertisement
  • 3. Integrasi cepat (terutama jika Anda mengadopsi anak yang sudah agak besar)

  • Bantu anak yang diadopsi - terutama bagi mereka yang bergabung dengan keluarga Anda saat mereka sudah agak besar. Segeralah bantu mereka untuk merasa menjadi bagian dari keluarga Anda. Seorang ibu yang baru saja mengadopsi dua anak, usia 9 dan 11 tahun, segera mengambil potret keluarga bersama anak-anak angkatnya dan segera menempatkan potret itu di rumahnya. Dengan memperlihatkan potret ini di rumah mereka, mereka telah menunjukkan kepada kedua anak angkat mereka bahwa mereka adalah bagian dari keluarga itu.

  • Jangan memperpanjang proses adopsi. Dengan berusaha untuk menyelesaikan dengan cepat proses adopsi, menunjukkan bahwa anak-anak ini sangat diinginkan dan dibutuhkan sebagai anggota keluarga Anda.

  • 4. Anak-anak yang lainnya

  • Libatkan anak-anak Anda yang lain dalam keputusan untuk mengadopsi. Ketika keluarga kami memutuskan untuk mengadopsi anak, kami mendiskusikan dan berdoa tentang hal itu dengan anak-anak kami yang lainnya. Kami tahu bahwa hal ini akan mengubah kehidupan kami semua. Mereka bahkan diikutsertakan dalam proses memilih nama bagi anak adopsi kami. Hal ini membantu mereka untuk merasa menjadi bagian dari proses pengadopsian ini. Bantulah anak-anak Anda untuk merasa dilindungi dan merasa bahwa mereka adalah bagian penting bagi keluarga. Hal ini dapat membantu setiap anggota keluarga untuk merasa bahwa mereka dicintai.

  • Banyak orang tua angkat dan keluarga besar mereka begitu cemas menyambut anak angkatnya sehingga mereka mengoreksi terlalu berlebihan terhadap anak kandung mereka sendiri dan sengaja menyingkirkan mereka. Anak-anak yang sudah ada di keluarga sebelum adopsi berlangsung sering merasa tersingkirkan. Mereka merasa telah kehilangan ibu atau ayah mereka ke saudara barunya, dan akhirnya mereka membenci adopsi. Hati-hatilah dalam memberikan kebutuhan setiap anak.

  • 5. Keluarga besar Anda

  • Didiklah keluarga besar Anda. Adalah penting bagi mereka untuk memahami bahwa ada istilah-istilah yang sesuai untuk adopsi. Anak-anak ini telah "ditempatkan," dengan penuh kasih di rumah mereka. Mereka tidak "diserahkan" atau “diabaikan”. Ajarkan mereka untuk tidak menyebut mereka sebagai "cucu adopsi" atau "keponakan adopsi." Ingatkan mereka untuk tidak menunjukkan preferensi dalam memberikan hadiah, atau waktu, atau dalam membedakan dengan cara apa pun antara anak-anak adopsi Anda dan anak kandung Anda. Mungkin hal ini terlihat tampak mudah bagi Anda, tetapi Anda akan terkejut betapa sulitnya pada mulanya bagi anggota keluarga lainnya untuk tidak membedakan anak adopsi dan anak kandung. Anak-anak ini sekarang telah menjadi bagian dari keluarga Anda. Bagaimana mereka datang ke keluarga Anda bukanlah masalah.

  • Advertisement
  • Menyambut anak adopsi ke dalam keluarga Anda dapat membawa sukacita yang besar. Tapi juga akan membawa kesulitan dan cobaan - sama halnya dengan anak Anda yang lainnya. Saat cobaan datang, jangan salahkan cobaan itu pada adopsi, atau membiarkan orang lain di sekitar Anda membuat Anda merasa seperti itu. Terimalah cobaan sebagai bagian dari hubungan antara Anda dengan anak adopsi Anda, seperti layaknya hubungan antara Anda dengan anak kandung Anda. Seorang ibu angkat mengatakan pilihannya untuk mengadopsi, "Saya sangat senang bahwa saya dapat mengadopsi anak. Adopsi telah membawa suka dan duka. Tapi itu adalah bagian dari hubungan kasih keluarga secara keseluruhan.”

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Bobby Dapalangga dari artikel asli “5 musts for a smooth adoption transition” karya Robyn Carr.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Robyn Carr is a graduate of Brigham Young University, the mother of 5 and grandmother to 1. She currently lives in North Carolina. Comments welcomed at mrsincredible41@yahoo.com

5 Keharusan Membuat Transisi Adopsi Lancar

Menyambut anak adopsi ke dalam keluarga Anda dapat membawa sukacita yang besar. Tapi juga akan membawa kesulitan dan cobaan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr