Bagaimana Cara Merangkul Rahasia Kecil Kita yang Memalukan

Pada suatu kesempatan dalam perbincangan di salah satu stasiun televisi, sekelompok wanita berbicara mengenai rahasia buruk yang terpendam dalam diri mereka sebagai seorang ibu.

931 views   |   shares
  • Pada suatu kesempatan dalam perbincangan di salah satu stasiun televisi, sekelompok wanita berbicara mengenai rahasia buruk yang terpendam dalam diri mereka sebagai seorang ibu. Salah satu dari mereka mengatakan bahwa terkadang dia tidak menyukai anak-anaknya.

  • Saya tertawa terbahak-bahak ketika mendengarnya. Benarkah? Apakah itu rahasia terbesar Anda? Bahwa terkadang Anda tidak menyukai anak-anak Anda? Wow.

  • Saya mencintai anak-anak saya, namun terkadang saya merasa ingin meninggalkan anak-anak saya hanya untuk berlibur. Biasanya saya akan merasa sangat sibuk dan kewalahan di awal pergantian tahun. Suami saya adalah seorang akuntan pajak, di mana dia hanya bekerja selama 3 bulan di setiap tahunnya, Saya menjadi seorang ibu yang mandiri dan saya harus membuat langkah-langkah untuk dapat tetap bertahan. Berikut adalah 5 langkah cara saya melakukannya.

  • Menyederhanakan

  • Tahun berganti lagi dan saya melihat hari-hari berlalu tanpa melihat dan menyadari akan hal itu, secara bertahap saya sering merapihkan tempat tidur anak-anak saya dengan menempatkan barang-barang ke dalam lemari pakaian dan kemarin saya mengambil selimut mereka dan saya simpan dan masukkan kembali ke dalam tas. Hari ini, saya dengan sengaja mengambil dan melempar selimut itu ke udara dengan membayangkan suatu iklan komersial sabun cuci pakaian dan membiarkan selimut itu jatuh ke lantai.

  • Menjadi rapi

  • Tempat tidur terlihat berantakan kembali, namun sebenarnya saya tidaklah jauh berbeda kedaannya. Jika saya tidak meluangkan waktu bagi saya untuk melakukannya percayalah anak-anak saya tidak akan melihat teladan yang baik yang bisa dilakukan untuk diri mereka sendiri. Di suatu waktu saya berkesempatan mengajak mereka untuk makan siang bersama. Saya mengenakan piyama tidur yang sama sejak awal tahun berganti dengan gaya rambut yang serupa. Putri saya mengenakan celana olahraga dengan rok yang mini, memakai sepatu bot kakak laki-lakinya, dan atasan baju renang dengan sweater bagus yang sering di pakainya untuk pergi. Lalu siapakah saya yang dapat melarang atau menyalahkannya? Mungkin hal seperti itu yang perlu untuk dilakukan agar kita terlihat sedang berusaha untuk merubahnya. Kenakan sweater yang bagus untuk menutupi baju Anda yang berantakan dan membuat anak-anak melakukan hal yang sama serupa dengan Anda. Kedua anak laki-laki saya juga mengenakan piyama tidurnya. Kami berjalan memasuki rumah makan dan saya menyadari ada sekelompok kecil wanita yang pernah sekolah di tempat yang sama di bangku sekolah menengah atas. Dalam perjalan ke luar dari rumah makan tersebut saya memutuskan, untuk menyapa, “Hai”. Saya merasa telah melakukan hal yang baik karena saya telah membuat teman-teman saya dapat merasakan bagaimana mereka melihat perubahan hidup mereka yang lebih baik.

  • Advertisement
  • Jangan menghakimi

  • Seberapa sering kita melihat anak-anak berlari ke luar dari rumah mereka hanya dengan mengenakan popok atau pakaian dalam? Kita hanya bisa menggelengkan kepala sambil berkata bagaimana kita dapat percaya bahwa ibunya memiliki keberanian untuk mempunyai bayi lagi ketika dia sangat jelas tidak dapat mengawasi anak yang dia miliki saat ini. Sementara wanita yang malang itu mungkin sedang berada di dalam rumah dengan perasaan mual-mual karena mengalami gangguan atau gejala pada saat kehamilan.

  • Saya telah menemukan sesuatu: Hampir di setiap saat saya menghakimi wanita lain, dengan segera saya mencoba menempatkan diri pada kemampuan saya untuk menjadi seorang ibu atau sebaliknya. Pada suatu waktu tertentu beberapa dari tetangga kami melihat anak saya berlari ke luar rumah (tanpa pakaian) yang pada saat itu dengan tidak sengaja membuang hajat pada pagar pembatas yang baru di rumah tetangga sebelah rumah kami.

  • Pada saat kami mulai bertumbuh dewasa ibu selalu mengatakan, “Kalian semua sama baiknya namun kalian semua tidaklah lebih baik dari orang lain.” Saya juga ingin menambahkan kata-kata tersebut mungkin dengan kata-kata “Kalian semua juga tidaklah terlalu buruk dari orang lain.” Saya ingin mengatakan bahwa sebagian besar dari kita adalah seorang ibu yang luar biasa. Kita semua telah berusaha untuk melakukan yang terbaik dan untuk dapat bertahan.

  • Menertawakannya

  • Anda akan lebih suka menjadi siapa? Seorang wanita yang saya temui ketika saya sedang berada di pasar swalayan yang secara lantang berkata, “Saya berharap saya memiliki keberanian untuk pergi ke tempat umum dengan penampilan seperti Anda." Atau, tetangga sebelah rumah yang menelepon saya tertawa histeris melihat apa yang telah ditinggalkan oleh anak saya pada pembatas baru pagarnya. Dia mengatakan kepada saya untuk tidak terlalu mengkhawatirkan hal tersebut dan dia terkejut bahwa hal itu bukan dilakukan oleh salah satu anaknya. Seketika itu saya menjadi mengasihi tetangga saya dan berjanji bahkan untuk bisa menjadi sepertinya.

  • Memaafkan diri sendiri

  • Anak-anak saya menonton televisi selama 2 jam hari ini di saat saya sedang tidur siang. Saya memberi makan kue untuk sarapan anak saya yang berusia 10 bulan. Saya melihat 2 putra tertua saya membuka celananya dan membuang air kecil di halaman rumah tetangga (saya mengakui mereka benar-benar telah lolos dari pengawasan saya) lalu saya mendengar putri saya mengulangi kata-kata yang sering saya gunakan pada saat-saat tertentu, namun saya sadar seharusnya itu tidak diucapkan. Ini semua terjadi dalam satu hari. Dengan segera saya merasakan adanya suatu bisikan di kepala saya yang memberitahu bahwa saya adalah seorang ibu yang buruk. Satu-satunya masalah di sini adalah saya tidak mengakui dan menyadari semua yang telah saya lakukan dengan benar hari ini. Seperti bangun jam 04:45 pagi dan pergi untuk berolah raga, pulang ke rumah dan menyiapkan sarapan yang hangat untuk suami dan anak-anak saya, bermain bersama dan membaca buku untuk anak-anak saya, menyediakan tempat bermain dan menyiapkan makanan yang sehat untuk makan siang dan malam. Mari kita bersikap jujur, ketika kita melakukan lebih banyak hal yang benar daripada hal-hal yang salah, hal ini menandakan bahwa Anda telah melakukan sesuatu hal yang berarti.

  • Advertisement
  • Tak satu pun dari kita harus merasa terkejut dengan rahasia kecil buruk yang masing-masing dari kita telah lakukan. Kita seharusnya merasa lega mengetahui bahwa tidak ada seorang pun yang sempurna. Kita semua adalah sama. Suatu hari kita dapat melakukan sesuatu yang mengagumkan dan kita akan berusaha untuk mempertahankannya. Itulah yang disebut sifat dari keibuan. Kita semua akan berusaha untuk melakukan yang terbaik dan semoga hal itu dapat selalu terpenuhi dengan kebaikan.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Syane Nathalia dari artikel asli "How to embrace your dirty little secrets" karya Kate Lee.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Kate Rose Lee is a Utah native, mother of three and author. You can read more of her writing as well as her books at www.momentsofchunder.blogspot.com Contact her at momentsofchunder@gmail.com

Bagaimana Cara Merangkul Rahasia Kecil Kita yang Memalukan

Pada suatu kesempatan dalam perbincangan di salah satu stasiun televisi, sekelompok wanita berbicara mengenai rahasia buruk yang terpendam dalam diri mereka sebagai seorang ibu.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr