Menjadi orang tua yang bijak bagi remaja

Memang sulit menghadapi anak remaja, tetapi bila Anda memupuk ikatan batin yang kuat dengan mereka sejak kecil, percayalah Anda dapat membina hubungan yang baik dengan mereka.

6,468 views   |   30 shares
  • Sewaktu anak-anak Anda masih balita dan suka rewel, sesekali Anda mungkin bertanya kapan mereka besar? Kemudian waktu berlalu begitu cepat, sebelum Anda sadari anak-anak itu sudah bukan balita lagi. Mereka masuk TK, sekolah dasar, dan tiba-tiba mereka sudah menjadi remaja. Mereka bukan lagi anak kecil Anda yang penurut. Mereka mulai suka berontak, membantah, melawan dan lebih suka menghabiskan waktu dengan teman-temannya daripada di rumah bersama keluarga. Bukan salah mereka sepenuhnya, gejolak hormon yang mendorong pertumbuhan mereka memegang peranan penting dalam hal ini. Mereka juga merasa bukan anak kecil lagi karena itu mereka ingin membuktikannya dengan perilaku mereka. Sejauh mana Anda dapat mengatasi tantangan ini dan bagaimana Anda dapat "menaklukkan" mereka tergantung pada sikap Anda. Seorang ayah bertanya-tanya apakah dia harus lebih galak dan lebih ketat mengawasi mereka supaya mereka tidak keluar dari jalur. Berikut ini beberapa saran untuk menjadi orang tua yang bijak bagi remaja.

  • Jadilah lunak tetapi tegas

  • Anda tidak perlu bersikap galak supaya ditakuti, karena anak remaja Anda akan tetap sembunyi-sembunyi melakukan sesuatu yang tidak Anda setujui. Bersikaplah lunak, namun bukan berarti mengikuti apa saja kemauan mereka. Anda dapat tetap menjadi teman mereka, menerima curahan hati mereka, namun Anda juga harus menegakkan peraturan. Bersikaplah tegas dalam hal ini, jangan membiarkan mereka menginjak-injak peraturan. Anda dapat mengikuti kebijakan perusahaan, pertama kali melanggar beri mereka teguran lisan, kedua kalinya beri mereka peringatan tertulis tentang apa yang akan terjadi bila mereka melanggar ketiga kalinya. Hukumannya dapat berupa tidak boleh ke luar bersama teman-teman selama seminggu atau tidak boleh nonton TV atau main video game selama beberapa waktu tergantung berat ringannya pelanggaran itu.

  • Berikan kepercayaan

  • Anda tidak dapat memeriksa ponsel atau tasnya terus menerus atau menguping pembicaraannya dengan teman-temannya. Ajarkan hukum dan peraturan yang benar, berikan dasar agama untuk memupuk budi yang luhur. Semoga saja Anda sudah menanamkan semua ini sejak anak Anda masih kecil. Agak susah mengajar mereka pada tahap remaja, karena mereka suka membantah. Mereka tidak suka diperlakukan seperti anak kecil, kalau Anda memberi mereka kepercayaan mereka akan lebih merasa dewasa, dan sebagai orang dewasa mereka akan lebih bertanggung jawab. Seorang ayah bercerita bahwa dia terlalu memantau anak perempuannya yang besar dan anak itu tumbuh menjadi seorang dewasa yang bermasalah. Sebaliknya dia memberi lebih banyak kepercayaan kepada anak perempuannya yang kecil dan anak itu menjadi orang yang lebih bertanggung jawab.

  • Advertisement
  • Berikan kasih sayang tanpa syarat

  • Biarpun anak Anda melakukan kesalahan, jangan kucilkan dia. Tetaplah tunjukkan kasih sayang kepadanya. Bencilah perbuatannya, bukan orangnya. Adalah tanggung jawab orang tua untuk membimbing anaknya kembali ke jalan yang benar. Kasih sayang Anda akan melunakkan perasaannya dan membuat dia sadar. Sebaliknya kemarahan akan menjauhkan dia dan mungkin Anda akan kehilangan dia selamanya. Jangan membuat jurang antara dia dan Anda, jembatanilah perbedaan Anda berdua dengan kasih sayang. Sebagai orang tua Anda mempunyai lebih banyak kebijaksanaan dari pengalaman-pengalaman Anda. Karena itu Anda berada dalam keadaan yang lebih baik untuk membantunya. Jangan menyalah-nyalahkan anak Anda atau menguliahi dia karena ini cuma akan mendatangkan keributan dan Anda akan tersinggung, sedangkan dia akan dengan keras kepala meninggalkan Anda. Sebelum semua ini terjadi pikirkan baik-baik.

  • Memang sulit menghadapi anak remaja, tetapi bila Anda memupuk ikatan batin yang kuat dengan mereka sejak kecil, percayalah Anda dapat membina hubungan yang baik dengan mereka .

Bagikan pada teman dan keluarga..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Menjadi orang tua yang bijak bagi remaja

Memang sulit menghadapi anak remaja, tetapi bila Anda memupuk ikatan batin yang kuat dengan mereka sejak kecil, percayalah Anda dapat membina hubungan yang baik dengan mereka.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr