Siap Sekolah? Cara Mempersiapkan Anak Anda Masuk TK

Menyaksikan anak-anak Anda tumbuh sangat menyenangkan. Menyuruh mereka pergi sekolah dapat menakutkan. Para ahli pendidikan anak usia dini merekomendasikan pengalaman Taman Kanak-Kanak bagi anak-anak.

9,171 views   |   16 shares
  • Menyaksikan anak-anak Anda tumbuh sangat menyenangkan. Menyuruh mereka pergi sekolah dapat menakutkan. Para ahli pendidikan anak usia dini merekomendasikan pengalaman Taman Kanak-Kanak bagi anak-anak. Hasil dari penelitian selama 25 tahun menunjukkan bahwa anak-anak yang mengikuti pendidikan Taman Kanak-Kanak cenderung mencapai pendidikan yang lebih tinggi dan lebih sedikit catatan kejahatan di antara hal-hal lainnya. Pendidikan Taman Kanak-Kanak memberikan kesempatan untuk bermain secara terpadu, waktu untuk terpisah dari ayah dan ibu, sosialisasi, prabaca, menulis, dan keterampilan matematika. Persiapkan anak-anak Anda dengan saran-saran berikut ini.

  • Karya wisata

  • Sewaktu Anda mempertimbangkan pendidikan Taman Kanak-Kanak, pastikan Anda mengunjungi sarana sekolahnya dan berbicaralah dengan para guru serta staf di sana. Bawalah anak Anda bersama Anda dan lihatlah seberapa nyaman dia saat berada di dalam kelas. Bahaslah bersama para guru hal-hal apa saja yang mereka harapkan sebelum seorang anak masuk sekolah mereka. Baru-baru ini saya mendaftarkan putri bungsu kami di Taman Kanak-Kanak. Kami menemui gurunya dan melihat ruang kelasnya. Sekarang saya dapat memberi rujukan bagi keduanya sewaktu saya mempersiapkannya selama beberapa bulan yang akan datang.

  • Waktu latihan

  • Banyak Taman Kanak-Kanak yang mengharuskan anak-anak bisa buang air sendiri di toilet. Ini adalah langkah penting untuk menjadi mandiri di sekolah. Pastikan anak Anda sudah bisa cebok, memakai celana, dan mencuci tangan sendiri jika hal itu disyaratkan di sekolahnya.

  • Duduk dan mendengarkan

  • Kemampuan untuk duduk dan mendengarkan guru adalah penting bagi keberhasilan di kelas. Waktu untuk berkumpul di kelas untuk belajar secara umum merupakan bagian dari kurikulum. Anak Anda mungkin juga menerima pengajaran secara tatap muka atau kelompok kecil. Saya melatih keterampilan ini bersama putri saya dengan membacakan buku cerita kepadanya dan membawanya ke les senam tempat dia harus mendengarkan gurunya.

  • Mengikuti petunjuk

  • Dapatkah anak Anda mengikuti dua atau tiga langkah petunjuk? Contohnya, “Tolong singkirkan mainanmu setelah itu kembali ke sini di karpet.” Dia mungkin juga diharapkan untuk berbaris setelah istirahat, mengumpulkan proyek pekerjaan tangan sebagaimana diinstruksikan (dengan bantuan), serta proyek merapikan mainan. Mengikuti petunjuk dapat dilatih di rumah. Kebanyakan anak-anak suka bermain pura-pura, jadi pertimbangkan untuk bermain pura-pura “taman kanak-kanak” sebagai cara untuk mempersiapkannya. Anda dapat juga bermain permainan anak-anak yang populer seperti “permainan ikuti pemimpin.”

  • Advertisement
  • Keterampilan motorik yang baik

  • Walaupun kurikulum Taman Kanak-Kanak lebih banyak bermain, anak-anak akan mempelajari keterampilan kesiapan sekolah. Beri kesempatan kepada anak Anda untuk menggambar dan memegang pensil. Jika dia siap, ajari dia cara menulis namanya. Saya tidak menyadari hingga saya memasukkan anak sulung saya ke Taman Kanak-Kanak bahwa saya tidak pernah membiarkannya menggunakan gunting. Biarkan anak-anak Anda mencoba untuk menggunakan gunting, lem, krayon dan cat di rumah agar mereka lebih nyaman menggunakannya di sekolah.

  • Bermain bersama orang lain dengan baik

  • Sosialisasi adalah alasan yang paling penting untuk memasukkan anak Anda di Taman Kanak-Kanak. Apakah anak kecil Anda punya tatakrama yang baik? Dia harus mau berbagi mainan dengan beberapa anak lainnya, jadi pastikan Anda melatih hal ini sebelum sekolah mulai. Jika anak Anda tidak bermain bersama anak-anak lain dengan waktu yang cukup lama, pertimbangkan untuk memulai kelompok bermain atau mengikuti kelas orang tua-anak bersama seperti melukis atau menari. Anak Anda akan jauh lebih mudah untuk masuk Taman Kanak-Kanak jika dia bisa bermain dengan anak-anak lain.

  • Kemandirian

  • Beberapa orang tua memasukkan anak-anak mereka ke Taman Kanak-Kanak untuk membantu mereka mengatasi perilaku malu-malu atau masih lengket dengan orang tuanya. Anak Anda mungkin belum siap masuk Taman Kanak-Kanak jika mereka masih memiliki kecemasan yang parah karena terpisah dari orang tuanya. Cobalah untuk membantu mereka menikmati Taman Kanak-Kanak tanpa Anda dengan mendorong kemandirian. Anda dapat melakukan ini dengan meminta orang lain mengurus mereka. Sesekali saya menitipkan salah satu anak saya di kelompok bermain di pusat komunitas setempat kami untuk membiasakan dia bersama dengan orang lain.

  • Berpakaian

  • Anak-anak yang masuk Taman Kanak-Kanak perlu untuk bisa mengenakan sepatu dan baju sendiri. Karena resleting dan kancing mungkin susah, berlatihlah sebelumnya atau masukkanlah anak Anda ke sekolah dengan pakaian tanpa kancing yang susah. Jika Anda tinggal di daerah dingin, mengajari mereka untuk mengenakan topi dan sarung tangan sendiri juga berguna untuk waktu istirahat.

  • Jika Anda tidak yakin anak Anda siap, Parents.com menawarkan kuis 13 pertanyaan untuk membantu Anda memutuskan apakah anak Anda cukup dewasa secara emosi dan sosial untuk masuk Taman Kanak-Kanak. Andalah yang paling tahu tentang anak Anda. Jika dia siap untuk keluar dari pintu untuk menghadapi petualangan baru, atau Anda berharap-harap waktu beberapa jam yang hanya ada Anda sendiri, Taman Kanak-Kanak akan baik buat Anda berdua. Dengan sedikit persiapan, pamitan saat hari pertama sekolah kebanyakan akan berlangsung dengan manis.

  • Advertisement
  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Indah Wajarsari dari artikel asli “Ready for school? How to prepare your child for preschool” karya Amy Peterson.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Amy M. Peterson, a former high school English teacher, currently lives in Oregon with her husband and four children. She spends her days writing, reading, exercising and trying to get her family to eat more vegetables.

Siap Sekolah? Cara Mempersiapkan Anak Anda Masuk TK

Menyaksikan anak-anak Anda tumbuh sangat menyenangkan. Menyuruh mereka pergi sekolah dapat menakutkan. Para ahli pendidikan anak usia dini merekomendasikan pengalaman Taman Kanak-Kanak bagi anak-anak.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr