Tetap Bersukacita Ketika Anak-Anak Telah Pergi

Kami sering dibuat takjub bagaimana mereka mengatasi masalah dalam kehidupan mereka dan kebijaksanaan mereka dan kedewasaan mereka. Mereka semua benar-benar orang-orang luar biasa.

827 views   |   shares
  • Pada akhirnya akan terjadi juga, apakah itu diantisipasi atau malah ketakutan. Pada titik tertentu semua anak-anak akan pindah dan rumah akan tampak kosong. Menunggu untuk mendengar pintu depan dibuka sewaktu seseorang kembali dari kencan masa lalu. Belanja dalam jumlah besar untuk mengisi lemari es tidak lagi diperlukan. Mengomel tentang PR, memeriksa nilai, mengambil peralatan olahraga di sekitar rumah, hari pertama di sekolah, langkah pertama balita dan mengganti popok semua ditinggalkan. Sekarang apa?

  • Ketika anak kami meninggalkan rumah dan menikah suami saya dan saya sadar kami akan merindukannya dengan sepenuh hati kami. Kami adalah teman bagi anak-anak kami dan suka meluangkan waktu bersama. Jadi sementara kami sangat bahagia dia telah menemukan cinta dalam kehidupannya, kami sadar bahwa kami akan merindukannya untuk bisa bersama kami selalu.

  • Ketika dia telah menikah, di rumah terasa sedikit sepi, tapi kami segera menemukan bahwa kami tidak selalu harus menjadi orang tua dewasa lagi, dan itu sangat menyenangkan. Untuk pertama kalinya sejak 1980 kami menjadi diri kami sendiri dan kami menemukan diri kami kembali seperti awal baru menikah, saat sewaktu belum memiliki tanggung jawab dalam kehidupan. Suatu malam kami memiliki popcorn dan es krim untuk makan malam. Kami terjaga semalaman dan menonton film. Setelah membuat berantakan rumah kami tidak selalu harus merapihkannya.

  • Sesuatu yang lain mulai terjadi. Kami juga kembali menemukan pernikahan kami yang baru. Kami berbincang lebih dan mulai berkencan dengan cara yang kami lakukan ketika kami baru memulai hidup bersama. Kami sangat membutuhkan satu sama lain. Dengan anak-anak di rumah topik percakapan selalu berpusat pada anak-anak. Sekarang, meskipun kami masih khawatir tentang anak-anak, kami memiliki lebih banyak waktu untuk berbicara tentang impian-impian dan tujuan-tujuan kami. Kami saling menceritakan beberapa kisah kami. Kami saling jatuh cinta dengan cara baru yang lebih mendalam.

  • Kami tidak hanya harus mengenal satu sama lain lagi, kami menjadi teman bagi anak-anak kami dengan cara yang baru. Ketika kami pergi ke luar bersama mereka atau mengadakan pesta keluarga terutama adalah sangat indah untuk mencari tahu dan mendengar mengenai semua petualangan mereka. Kami sering dibuat takjub bagaimana mereka mengatasi masalah dalam kehidupan mereka dan kebijaksanaan mereka dan kedewasaan mereka. Mereka semua benar-benar orang-orang luar biasa. Kompensasi terbesar dalam ketiadaan adalah suka cita akan hadirnya cucu-cucu. Menghabiskan waktu dan memperhatikan mereka tumbuh membawa kembali kenangan akan anak-anak kami pada waktu yang berbeda. Membacakan cerita, membuat kerajinan tangan, membawakan makanan dan minuman ringan, pelukan dan ciuman dari cucu-cucu kami semuanya adalah hadiah yang paling tak ternilai harganya.

  • Advertisement
  • Ketika burung-burung terbang jauh sangat sedih melihat bulu-bulu ekor mereka menghilang di garis cakrawala, tetapi pengalaman-pengalaman baru dan ikatan terdalam menjaga kami tetap berhubungan dan siap untuk menghadapi tahap baru dalam kehidupan.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Agung Candra Setiawan dari artikel asli “The joys of an empty nest” karya Connie Lewis.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Connie Lewis attended the University of Utah and majored in journalism. She has been learning through research and writing for the past 30 years.

Tetap Bersukacita Ketika Anak-Anak Telah Pergi

Kami sering dibuat takjub bagaimana mereka mengatasi masalah dalam kehidupan mereka dan kebijaksanaan mereka dan kedewasaan mereka. Mereka semua benar-benar orang-orang luar biasa.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr