5 Hal yang Perlu Diajarkan melalui Pemberian Uang Saku kepada Anak

Meskipun bukan sebagai penentu satu-satunya, tidak dapat disangkal bahwa uang turut berkontribusi pada terwujudnya kedamaian atau terpicunya kegelisahan batin manusia.

804 views   |   shares
  • “Akar dari segala kejahatan ialah cinta uang.” Kata-kata dari salah satu kitab suci ini begitu gamblang menjelaskan bagaimana sikap terhadap uang dapat berpengaruh pada perilaku manusia. Meskipun bukan sebagai penentu satu-satunya, tidak dapat disangkal bahwa uang turut berkontribusi pada terwujudnya kedamaian atau terpicunya kegelisahan batin manusia. Banyak orang yang akhirnya kehilangan banyak hal yang lebih bermakna dalam kehidupan mereka, seperti kasih sayang dan kedamaian dalam rumah tangga atau rusaknya persahabatan hanya karena uang.

  • Karena uang orang-orang dapat menjadi sedemikian terobsesi sehingga mereka menjadikan uang sebagai tujuan utama kehidupan mereka. Tidak jarang orang yang bersedia mempertaruhkan standar integritas pribadi serta kehidupan spiritual mereka demi uang. Meskipun uang bukanlah merupakan hal buruk sejauh Anda menanganinya secara benar, akan tetapi menjaga keseimbangan antara aspek-aspek kehidupan lainnya dengan upaya mengumpulkan uang adalah jauh lebih penting.

  • Sebagai orang tua, kita berkewajiban untuk mengajarkan dan menanamkan pemahaman yang benar tentang uang kepada anak-anak kita. Kelak saat mereka dewasa, sikap dan perilaku anak-anak kita terhadap uang sangat bergantung pada landasan pemahaman yang kita berikan saat memperkenalkan uang kepada mereka di masa dini. Salah satu cara yang dapat kita gunakan untuk membiasakan anak-anak kita menggunakan uang secara bijaksana dan bertanggung jawab adalah melalui pemberian uang uang saku.

  • Berikut ini adalah 5 hal yang perlu kita ajarkan kepada anak-anak kita melalui pemberian uang saku.

  • 1. Nilai dan Asas “Kerja”

  • Saat memberikan uang kepada anak-anak Anda, ajarilah mereka bahwa uang tidak datang begitu saja tanpa melakukan apa-apa. Berikan pemahaman kepada mereka bahwa kelak setelah mereka dewasa, uang hanya dapat diperoleh secara jujur dengan cara bekerja atau memberikan jasa tertentu yang jumlahnya disesuaikan dengan nilai dan besarnya jasa atau pekerjaan yang kita berikan.

  • Selain itu Anda dapat mengaitkan pemberian uang saku dengan capaian atau prestasi tertentu yang diraih oleh anak-anak Anda. Tentu saja hal ini bukanlah dalam pengertian yang sepenuhnya sebagai upah atas upaya mereka, akan tetapi lebih sebagai penghargaan serta dorongan dari Anda bagi mereka untuk mencapai hal-hal yang baik. Saat melakukan ini, berhati-hatilah agar jangan sampai anak-anak Anda akhirnya bersedia mengerjakan tugas-tugas dan tanggung jawab normatif mereka dalam keluarga hanya karena mereka mengharapkan imbalan dari Anda.

  • Advertisement
  • 2. Rasa Syukur dan Kepedulian

  • Melalui pemberian uang saku, Anda dapat mengajari anak-anak Anda untuk selalu mensyukuri segala berkat dan kenikmatan yang diberikan Tuhan kepada Anda sekeluarga. Ajarilah mereka untuk menyisihkan sebagaian dari uang saku mereka untuk membayar sumbangan keagamaan serta kewajiban lainnya sebagai ungkapan rasa syukur atas hal-hal yang mereka nikmati. Ajari pula mereka untuk peduli dan mau berbagi kepada sesama dengan cara memberi sumbangan amal dari uang saku mereka sendiri.

  • 3. Kepercayaan dan Tanggung Jawab

  • Ajarilah anak-anak Anda bahwa pemberian uang saku adalah salah satu bentuk kepercayaan yang Anda berikan kepada mereka. Beri mereka pemahaman bahwa dengan cara ini mereka dapat membangun rasa tanggung jawab dalam diri mereka, dan beri tahu mereka bahwa bila mereka menyia-nyiakan kepercayaan tersebut, hal itu akan mengecewakan Anda.

  • 4. Hidup Hemat dan Disiplin Keuangan

  • Melalui pemberian uang saku, Anda dapat mengajari anak-anak Anda untuk berhemat dan berdisiplin dalam hal keuangan. Ajarilah mereka untuk menabung dan menahan diri ketika mereka menginginkan suatu barang namun pada saat sekarang belum mempunyai cukup uang untuk membelinya. Cegahlah agar anak-anak Anda untuk tidak terjebak dalam kebiasaan berutang dan meminjam uang meskipun itu dilakukan di antara sesama saudara kandung karena hal itu dapat memicu konflik di antara anak-anak Anda. Bila mereka menginginkan sesuatu, berilah mereka pengertian bahwa ada batasan yang jelas antara kebutuhan dan keinginan, dan bahwa kelak mereka harus mampu untuk hidup sesuai penghasilan mereka serta bersedia melupakan kemewahan yang berada di luar jangkauan mereka.

  • 5. Kebahagiaan dalam Kesederhanaan

  • Melalui pemberian uang saku, Anda dapat mengajarkan kesederhanaan serta melatih anak-anak Anda untuk menghilangkan sikap serakah dalam diri mereka. Bantulah mereka untuk menyadari bahwa kebahagiaan tidaklah berbanding lurus dengan kepemilikan uang. Meskipun kondisi keuangan Anda memungkinkan Anda untuk menyediakan segala sesuatu bagi anak-anak Anda, sadarilah bahwa memanjakan anak-anak dengan uang dan membiasakan mereka untuk memperoleh sesuatu dengan cara gampang hanya akan melemahkan daya juang mereka saat kelak mereka berhadapan dengan kenyataan hidup mereka masing-masing. Ajarilah mereka bahwa dalam hidup sederhanapun mereka dapat berbahagia. Salah satu cara untuk mencapai kebahagiaan tersebut ialah dengan belajar menikmati apa yang kita miliki saat ini.

  • Advertisement
  • Sikap yang benar terhadap uang sesungguhnya diawali dalam keluarga. Ajari dan didiklah anak-anak Anda agar kelak ketika mereka memasuki kehidupan berkeluarga dan dihadapkan pada masalah-masalah keuangan yang jauh lebih luas dan rumit, mereka mampu menanganinya dengan baik. Sebagai orang tua, peran dan tanggung jawab Anda sangatlah besar dalam membangun generasi yang jujur, berintegritas, serta bertanggung jawab atas segala amanah yang diberikan Tuhan dalam pengawasan mereka. Berikanlah yang terbaik.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Setiaman Zebua is a native of Nias, Sumatra Utara,now living in Bekasi, Jawa Barat, Indonesia, and working for a family owned catering business. He is a father of two. Email me: zebuase@gmail.com

5 Hal yang Perlu Diajarkan melalui Pemberian Uang Saku kepada Anak

Meskipun bukan sebagai penentu satu-satunya, tidak dapat disangkal bahwa uang turut berkontribusi pada terwujudnya kedamaian atau terpicunya kegelisahan batin manusia.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr