Jadikan Pasangan Anda Sahabat Karib Anda

“Kebahagiaan dalam pernikahan hanyalah masalah kesempatan.” Perkataan Charlotte Lucas dalam karya Jane Austen, Pride and Prejudice, sulit disetujui.

13,312 views   |   8 shares
  • “Kebahagiaan dalam pernikahan hanyalah masalah kesempatan.” Perkataan Charlotte Lucas dalam karya Jane Austen, sulit disetujui. Jika Anda cuma mengandalkan kesempatan untuk kelestarian pernikahan Anda, kebahagiaan sulit dicapai. Hubungan yang sungguh-sungguh bahagia dalam pernikahan perlu untuk dipelihara dan diperhatikan. Semua itu juga perlu dibangun di atas dasar persahabatan seperti juga kasih sayang. Unsur hubungan sahabat karib mencakup menghabiskan waktu bersama, berkomunikasi dan saling mendukung. Jika Anda mencamkan hal-hal ini dan menerapkannya dalam pernikahan Anda, Anda dapat menjadi sahabat karib bagi pasangan Anda.

  • Waktu Bersama

  • Ketika pasangan mulai berkencan, mereka ingin menghabiskan waktu bersama. Mereka menikmati waktu bersama. Ini hendaknya dipelihara selama pernikahan. Cara yang paling efektif adalah dengan menentukan satu malam dalam tiap minggu untuk berkencan. Suami saya dan saya selalu berusaha berkencan tiap minggu. Ketika kami pertama kali menikah dan memiliki sedikit uang saat berkencan kami isi dengan menyewa film dan membawanya pulang. Atau kami akan berkumpul dengan teman-teman dan main . Sewaktu kami semakin tua dan lebih mapan kami membayar penjaga anak atau bergantian menjaga anak dengan pasangan lain.

  • Cobalah ingat apa yang mempertemukan Anda pertama kalinya. Apakah Anda menikmati mendaki gunung bersama? Apakah Anda senang berdansa? Berpalinglah ke hari-hari di mana Anda mulai berkenalan dan ingatlah mengapa Anda sangat menikmati waktu bersama.

  • Atau bangunlan hobi bersama. Suami saya ingin bermain golf lagi karena banyak rekan bisnisnya bermain golf. Saya memutuskan untuk mencobanya. Kami menyadari bahwa itu memberikan kami kesempatan untuk berbicara tanpa ada gangguan dan melewatkan waktu bersama.

  • Berkomunikasi

  • Banyak pasangan yang mengeluh bahwa mereka tidak pernah berbicara lagi. Kami sering terjebak dalam kesibukan kami yang menyebabkan kami tidak pernah membahas siapa yang memasak makan malam dan membantu anak-anak mengerjakan PR mereka. Kencan malam dapat membantu ini, namun tiap hari kita harus menemukan waktu untuk berbicara. Itu dapat dilakukan sebelum tidur atau mungkin sewaktu Anda memersiapkan makan malam bersama.

  • Luangkan waktu untuk mendengarkan pasangan Anda berbicara tentang hari-hari mereka, prestasi mereka, kegagalan mereka, atau mungkin hanya sesuatu yang lucu yang terjadi hari itu. Dengarkan opini dan gagasan mereka, bahkan jika Anda tidak setuju.

  • Teknologi dapat menjadi berkat dan kutukan dalam hal komunikasi rumah tangga. Gunakan itu untuk mengirim pesan atau sur-el memberitahu dia bahwa Anda memikirkan mereka. Suami saya dan saya suka mengirim satu cerita atau video yang kami anggap menarik atau lucu.

  • Advertisement
  • Jangan biarkan teknologi muncul di antara Anda dalam berbagai cara. Suami saya tidak memiliki akun Facebook, namun saya punya. Jadi saya memastikan dia tahu apa yang saya tulis dan dengan siapa saya berkomunikasi. Juga, terkadang singkirkan teknologi sehingga pasangan Anda memperoleh perhatian Anda sepenuhnya.

  • Bersedialah untuk mengatakan Anda sangat menyesal. Kita semua membuat kesalahan dan sewaktu kita berfokus pada kesalahan orang lain, hal itu akan menjadi lebih besar daripada yang sebenarnya. Kita telah mendapat nasihat yang sangat penting ketika menikah. Terkadang lebih baik untuk mengatakan, “Anda mungkin benar, sayang.”

  • Mendukung

  • Sahabat karib adalah seseorang yang mendukung Anda melewati kesulitan. Betapa banyaknya pasangan seharusnya melakukan hal yang sama? Saling mendukung dalam mimpi Anda, aspirasi, karir, pilihan-pilihan, keputusan. Mengetahui bahwa seseorang mendukung Anda menyiptakan keyakinan yang besar.

  • Keluarga kami sering pindah: 6 kali dalam 25 tahun pernikahan kami. Ini dilakukan untuk karir suami saya. Dia merasa nyaman karena mengetahui bahwa saya bersedia mendampinginya ke mana pun dia pergi.

  • Saya juga menghargai dukungan yang dia berikan kepada saya sewaktu saya membuat keputusan untuk melayani dalam sebuah komunitas, di gereja kami dan sekolah kami. Sering kali ini berarti keterlibatannya dalam kegiatan itu juga.

  • Ketika kami tinggal di Florida saya memutuskan untuk bergabung dalam regu sepak bola wanita.Kami bermain pada Jumat malam dan saya yakin ada saatnya ketika dia lebih ingin tinggal di rumah menonton TV atau melakukan hal lain daripada berdiri di pinggir garis sambil menggigil kedinginan. Saya senang dia di sana memberi saya semangat.

  • Kebahagiaan dalam pernikahan bukanlah mengenai kesempatan. Sebaliknya mengenai usaha untuk memperkuat persahabatan di atas apa yang telah dibangun. Berusahalah menjadi sahabat karib pasangan Anda. Ini akan membawa kebahagiaan sepanjang hidup Anda.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Sandiakira L. Pagalla dari artikel asli "Make your spouse your BFF" karya Robyn Carr.

Baca, hidupkan, bagikan!

Robyn Carr is a graduate of Brigham Young University, the mother of 5 and grandmother to 1. She currently lives in North Carolina. Comments welcomed at mrsincredible41@yahoo.com

Jadikan Pasangan Anda Sahabat Karib Anda

“Kebahagiaan dalam pernikahan hanyalah masalah kesempatan.” Perkataan Charlotte Lucas dalam karya Jane Austen, Pride and Prejudice, sulit disetujui.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr