Ibu yang Tinggal di Rumah: Penuntun Bertahan Hidup Anak-Anak Anda

Bila ada ibu yang tinggal di rumah dan mengasuh anak-anak sendirian, maka artikel ini membantu Anda untuk tetap sabar terhadap anak-anak yang selalu gaduh dan kelebihan energi.

4,124 views   |   2 shares
  • Menjadi ibu yang tinggal di rumah ada untungnya, bisa berada bersama anak-anak sebanyak mungkin untuk berbagi semua kasih dan kesenangan yang disajikan anak-anak kepada Anda. Tetapi sesungguhnya tidak selalu berupa taman bunga mawar. Ibu-ibu dapat terperangkap dalam kekacauan dengan anak-anak, dari kesulitan menyuruh mereka tidur hingga berantakan waktu berbelanja. Dari semua kekacauan tersebut kita mungkin melupakan apa awal sebenarnya yang mengilhami kita untuk menjadi ibu yang tinggal di rumah, yang mungkin membuat kita kehilangan fokus dan justru membuat hidup anak-anak kita sangat sulit. Bagi ibu-ibu (Anda tahu siapa Anda sebenarnya) yang anak-anaknya mengalami kesulitan dengan cara Anda membesarkan mereka, berikut adalah beberapa nasihat dari ibu dengan lima anak yang bersekolah di rumah yang mungkin dapat membantu pekerjaan Anda sebagai ibu yang tinggal di rumah sedikit lebih sabar terhadap anak-anak.

  • Awalilah hari Anda dengan doa

  • Ini selalu menjadi nomor satu dalam daftar saya. Jika saya tidak meminta Tuhan membantu melewati hari itu, kemungkinannya adalah saya tidak akan mampu melakukannya. Doa membantu saya mengawali hari saya dengan damai, yang merupakan keadaan yang baik buat hati Anda sebelum kerja keras sepanjang hari.

  • Membuat jadwal dan tidak menyimpang darinya

  • Ini penting untuk setiap ibu yang tinggal di rumah agar lebih sabar terhadap anak-anak. Jika mereka tahu apa yang diharapkan setiap hari, akan lebih sedikit pertentangan dan lebih banyak damai. Jika, sebaliknya, Anda hidup penuh kekacauan, dari berbelanja kebutuhan dapur hingga makan siang dadakan, maka Anda harus siap menghadapi pertentangan dan bahkan perang. Jika jadwal Anda harus di rumah, cobalah memberitahu anak-anak Anda sehari sebelumnya sehingga mereka dapat menyesuaikan dengan keadaan baru itu. Dengan begitu mereka akan menimbulkan kekacauan di rumah atau paling baik di kamar mereka sendiri, daripada di toko kelontong sehingga dilihat semua orang.

  • Ajarlah anak-anak apa yang diharapkan dari mereka

  • Ini adalah saat yang tepat untuk membicarakan tugas rumah dan disiplin. Belajar tanggung jawab itu penting bagi setiap anak, tugas rumah adalah bagian penting membangun rumah tangga. Tugas-tugas dan tanggung jawab itu saling bergandengan. Jika anak-anak menyadari apa yang sesungguhnya yang diharapkan dari mereka, akan ada sedikit pertentangan ketika mereka diminta untuk melakukannya. Putuskan apa yang hendaknya dikerjakan bersama maka kecil kemungkinan mereka akan menentang Anda kerena mereka ikut mengambil keputusannya. Pastikan bahwa ada risikonya bagi mereka yang tidak melakukan tugas rumah mereka.

  • Advertisement
  • Berilah anak-anak Anda kesempatan untuk bermain

  • Ingatlah ketika Anda membuat jadwal untuk memasukan waktu bermain. Biarkan anak-anak Anda bebas untuk belajar, menjelajah, mencipta, dan membuat pilihan mereka sendiri. Adanya Ibu yang selalu siap itu baik, demikian pula mempelajari nilai kebebasan dan ketidaktergantungan. Hanya karena Anda adalah ibu yang tinggal di rumah tidak berarti Anda selalu ada di sekitar mereka.

  • Batasi penggunaan telepon, komputer dan TV Anda demikian pula untuk anak-anak

  • Bila Anda selalu berbicara di telepon, mengikuti perkembangan status sosial di komputer atau menonton televisi sepanjang hari, maka anak-anak tak terurus bermain dengan perangkat mereka. Jika Anda tidak ada di sana untuk anak-anak maka mereka merasa bahwa mereka kurang penting daripada apa saja yang mencuri waktu Anda dari mereka. Ketika anak-anak di rumah, simpanlah laptop dan telepon genggam Anda dan gunakan kembali ketika anak-anak bermain di luar atau sedang tidur. Sebaliknya, jangan biarkan komputer atau televisi yang mengasuh anak Anda sementara Anda mengejar minat Anda sendiri. Jadikanlah waktu anak-anak di rumah saat yang menyenangkan dan belajar dari Anda.

  • Selesaikan urusan lain sewaktu anak-anak di sekolah

  • Jika Anda merencanakan menyelesaikan suatu urusan selagi anak-anak di sekolah, Anda telah mengurangi separuh pertentangan sebelum muncul. Jika Anda mengadakan sekolah di rumah, seperti kami, rencanakan menyelesaikan urusan lain pada hari-hari pasangan hidup Anda dapat membantu dan melakukan semuanya sekali jalan. Jadikanlah beli es krim dalam perjalanan pulang setelah ke luar rumah suatu tradisi. Dengan begitu, setiap orang tahu bahwa jika mereka baik, mereka akan menerima ganjaran setelah kerja keras di luar rumah sepanjang hari.

  • Tidurkan anak-anak lebih dini

  • Ini mungkin salah satu nasihat yang terbaik yang saya terima sebagai ibu usia muda. menidurkan anak-anak sore-sore tidak hanya memastikan mereka cukup tidur tetapi juga mengurangi frustrasi di pagi hari, dan memberi Anda waktu mengendorkan saraf setelah kerja keras sepanjang hari. Jika Anda seorang ibu dengan anak-anak yang lebih tua atau remaja, daripada menyuruh mereka tidur sore-sore, beri mereka kesempatan waktu tenang di kamar mereka dan beritahu mereka kapan waktunya lampu dimatikan. Ini akan memberi Anda waktu bagi Anda dan pasangan Anda, kedua pihak menerima ganjaran setelah kerja keras sepanjang hari. Ketika Anda memberi diri Anda kemewahan ini, maka Anda akan lebih sanggup menghadapi setiap hari dengan senyuman dan kepuasan.

  • Advertisement
  • Belajar untuk tertawa

  • Di atas segalanya, belajar memiliki sikap positif sudah barang tentu mempermudah anak-anak Anda belajar tertawa juga.

  • Memilih untuk menerapkan salah satu atau semua saran ini akan membuat ibu yang tinggal di rumah jauh lebih sabar terhadap anak-anak yang kita besarkan, dan bukankah anak-anak kita yang membuat kita memilih untuk tinggal di rumah pada awalnya?

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Effian Kadarusman dari artikel asli “Stay at home moms A survival guide for your children” karya Tiffany Fletcher.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Tiffany Fletcher, author of "Mother Had a Secret: Learning to Love my Mother and her Multiple Personalities".

Situs: http://motherhadasecret.blogspot.com

Ibu yang Tinggal di Rumah: Penuntun Bertahan Hidup Anak-Anak Anda

Bila ada ibu yang tinggal di rumah dan mengasuh anak-anak sendirian, maka artikel ini membantu Anda untuk tetap sabar terhadap anak-anak yang selalu gaduh dan kelebihan energi.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr