Membesarkan Anak yang Mengidap ADD

Saya juga merasakan ketakutan tersebut tapi dengan mengijinkan pihak sekolah mengetahui diagnosa ADD pada putri saya telah memberikan hasil yang luarbiasa ketika para guru dan orang lain membantunya mengatasi masalahnya ketika berada di sekolah.

5,275 views   |   18 shares
  • ADD atau ADHD adalah bagian dari saya, jangan menjadi marah karenanya. Ini bukan kesalahan saya, masalah ini hanya ada di dalam otak saya. Mohon kasihi saya sama seperti kepada orang normal lainnya. ADD adalah bagian dari saya, mohon bersabarlah, jangan berbuat kejam kepada saya.

  • Kata-kata di atas adalah lagu yang dinyanyikan dari lagu “ABC”, dibuat untuk membantu putri saya mengatasi diagnosis ADD-nya. Hidup dengan seorang anak yang memiliki ADD bisa membuat Anda marah dan kadang-kadang menjadi kejam. Tips berikut bisa membantu Anda mencintai anak Anda yang memiliki masalah ADD.

  • Penyesuaian

  • Perubahan gaya hidup diperlukan untuk mendampingi keluarga Anda yang memiliki masalah ADHD, seperti mengizinkannya memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan persiapan di pagi hari atau menyediakan ruang yang tenang untuknya ketika dia belajar. Orang-orang dengan ADHD sering kali mendapatkan manfaat dari caranya mengatur waktu, membuat pengingat dan membuat daftar terbukti bisa membantu. Membuat kelonggaran untuk anggota keluarga Anda bukan berarti Anda membiarkan ADHD menjadi sebuah penopang. Sebaliknya Anda memungkinkannya untuk menjadi diri dia sendiri yang terbaik dengan menghilangkan rintangan-rintangan.

  • Sewaktu Anda membuat penyesuaian di rumah, pastikan untuk menjelaskan diagnosa dan bahas perubahan lingkungan rumah dengan saudara-saudara yang lain sehingga mereka tidak merasa anak dengan ADHD mendapatkan perlakuan yang istimewa. Para pakar menyatakan bahwa membantu orang lain menyadari akan ADHD bukanlah suatu alasan – tapi ini adalah penjelasan.

  • Percaya

  • Debbie Phelps adalah contoh orang tua yang luar biasa yang mengetahui tanda-tanda ADHD, mendapatkan bantuan medis, bekerja sebagai tim keluarga dan mungkin yang paling penting percaya bahwa anaknya bisa menyelesaikan hal-hal yang luar biasa. Rasa percaya diri tersebut adalah faktor yang utama bagi putranya. Perenang Amerika Serikat Michael Phelps, memenangkan 22 medali olimpiade yang belum pernah terjadi sebelumnya, jika Anda yakin anak ADHD Anda bisa sukses dia akan mempercayainya juga.

  • Sang juara

  • Menjadikan buah hati Anda juara dan mendampinginya di sekolah. Seorang ibu khawatir mengenai perilaku putranya. Dia juga khawatir untuk membagikannya dengan guru anaknya karena rasa takut. Saya juga merasakan ketakutan tersebut tapi dengan mengijinkan pihak sekolah mengetahui diagnosa ADD pada putri saya telah memberikan hasil yang luar biasa ketika para guru dan orang lain membantunya mengatasi masalahnya ketika berada di sekolah.

  • Advertisement
  • Mengubah pengharapan

  • Meskipun ADHD bisa ditangani, tapi gangguannya tidak akan pergi. Oleh karena itu, ubah pengharapan Anda untuk perbaikan yang cepat. Jika seseorang dengan ADHD tidak bertindak melalui dorongan atau kehilangan fokus itu bukan berarti bahwa ADHDnya telah sembuh. Dia masih orang yang sama dengan masalah neurologis. Ini berarti cara menanganinyalah yang berhasil.

  • Cintailah daripada berputus asa

  • Seorang ibu mengaku. “Saya memiliki perasaan marah, malu, atau sedih ketika anak ADHD saya bertingkah laku nyleneh.”

  • Deborah menjelaskan bagaimana pribadi dengan ADHD merasakan. “Sama kecewanya karena memiliki ADHD, sama mereka putus asa dengan dirinya sendiri karena mereka tidak tahu cara lain.”

  • Cobalah untuk melihat sisi baik anak ADHD yang Anda kasihi, bakatnya, caranya mengontrol, semangat tak terkalahkannya. Pujilah bakatnya ketika bekerja bersamanya dan kelemahannya akan membantu membuat kehidupan rumah lebih menyenangkan dan mengasuh anak dengan ADHD terasa lebih mudah.

  • Dokter terkenal ADHD dan juga seorang penulis Dr. Edward M. Hallowell menjelaskan. “Setiap anak dilahirkan dengan talenta. Anak-anak dengan ADHD memiliki talenta yang luar biasa, tapi talenta ini sulit terungkap. Lihatlah ke seseorang yang anak Anda berusaha untuk menirunya, dan jika Anda tetap mengasihinya, talenta anak Anda suatu hari akan muncul.

  • Hukum emas

  • Hukum emas yang dasar itu masih berlaku. Perlakukan anak Anda sama seperti Anda ingin diperlakukan dan ajari mereka untuk melakukan hal yang sama. Hal ini meliputi membantu mereka memahami kekuatan kata-kata dan bahwa mereka bisa memilih untuk menahan dorongan untuk mengatakan hal yang tidak baik atau hal-hal yang tidak pantas. Emi, ibu dari seorang anak usia 8 tahun dengan masalah ADD, menantang anaknya untuk merubah situasi yang sulit dengan mulai bergerak dengan melakukan beberapa gerakan melompat, sebuah gerakan yang kreatif atau dengan mengambil napas dalam-dalam dan berjalan menjauh. Jangan berusaha untuk melindungi diri Anda sendiri atau anak Anda dengan menjauhkan anak Anda dari situasi sosial karena masalah tersebut dapat menjadikan anak Anda sulit untuk bersosialisasi di waktu mendatang.

  • Membantu

  • Setiap rencana yang bertujuan untuk membantu seorang anak menangani ADHD akan berbeda karena setiap anak memiliki kebutuhannya masing-masing. Seorang ibu menganjurkan anak-anak dengan ADHD melakukan banyak kegiatan fisik di siang hari dan banyak istirahat di malam hari. Emi menemukan keberhasilan ketika dia berkomunikasi dengan anaknya yang memiliki masalah ADHD secara blak-blakan mengenai aturan dan perilaku. Deborah mengatakan Cinta + Struktur = Keberhasilan atas ADHD. Dokter menyarankan setiap pribadi atau kelompok melakukan konseling, pengobatan seperti Ritallin, atau Vitamin tambahan seperti Phosphatidylserine dengan DHME.

  • Advertisement
  • “Pemahaman ini dan penerimaan terhadap ADHD bisa menjadi salah satu faktor yang paling penting dalam menentukan keberhasilan sesungguhnya anak Anda atau malah kegagalan dalam hidup” (sumber: CHADD). Dengan banyaknya pilihan, Anda akan bisa menjadi orang tua yang berhasil dalam membesarkan anak dengan ADHD Anda. Ingat, “ADD adalah bagian dari saya, mohon bersabarlah dan cintai saya.”

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Agung Candra Setiawan dari artikel asli “The ABCs of rearing an ADHD child” karya Jen Savage.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Membesarkan Anak yang Mengidap ADD

Saya juga merasakan ketakutan tersebut tapi dengan mengijinkan pihak sekolah mengetahui diagnosa ADD pada putri saya telah memberikan hasil yang luarbiasa ketika para guru dan orang lain membantunya mengatasi masalahnya ketika berada di sekolah.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr