Kecemasan Berakhir Saat Kita Mulai Beriman: Bagaimana Kita Dapat Mengatasi Rasa Takut

Ketakutan muncul karena kurangnya iman dan ketakutan akan menjadi layu saat kepercayaan yang mendalam dan koneksi ke sumber spiritual Anda hadir.

7,072 views   |   13 shares
  • Rasa takut adalah bagian alami dari kehidupan. Anda mencoba yang terbaik untuk menemukan kebahagiaan dan menghindari rasa sakit. Namun, upaya untuk mencapai kedamaian jiwa dan kenyamanan dapat menyebabkan Anda kehilangan kesempatan untuk mengalami hal-hal menakjubkan, atau menemukan kebajikan dan kekuatan baru dalam diri Anda sendiri. Ketakutan didasarkan pada kurangnya kepercayaan bahwa Anda akan baik-baik saja dan bahwa Anda akan bebas dari rasa sakit atau kecemasan. Seringkali, hanya sebagian kecil dari ketakutan kita berubah menjadi masalah. Intinya, kita lebih sering merasa takut. Jadi, bagaimana kita dapat mengatasi rasa takut?

  • Tempat yang aman

  • Ciptakan sebuah tempat yang suci bagi Anda. Baik itu di rumah, atau di tempat lain di dunia, ciptakan sebuah tempat di mana Anda merasa paling aman. Jika rumah Anda, pekerjaan Anda, atau sekolah Anda merasa tidak aman, lakukan yang terbaik untuk menempatkan diri Anda dalam lingkungan yang aman. Aman secara fisik sangat penting dalam mengembangkan bentuk keamanan lainnya.

  • Tempat yang menyenangkan

  • Cari tempat bahagia dalam pikiran Anda. Gunakan imajinasi Anda dan ciptakan sebuah tempat yang suci dalam diri Anda. Jika Anda tidak bisa mendapatkan ruang fisik yang aman, atau Anda berada di lingkungan yang tidak terkendali atau asing, gunakan pikiran bawah sadar Anda untuk menciptakan rasa damai dan ketertiban dalam diri Anda.

  • Memiliki iman

  • Hubungkan diri Anda ke wujud spiritual dan kekuatan yang lebih tinggi. Mintalah bimbingan dan kekuatan. Mintalah keberanian atau kedamaian. Atau, hanya meminta iman, harapan dan kepercayaan. Ingatlah betapa Anda diberkati, dilindungi dan betapa istimewanya Anda. Ingatlah segala sesuatu terjadi dengan cara yang sempurna dalam waktu yang sempurna.

  • Rasakan perasaan Anda

  • Olah dan rasakan perasaan Anda. Rasakan ketakutan Anda pada saat itu. Biarkan rasa khawatir, kecemasan, dan beban Anda bersama Anda. Jangan fokus pada perasaan-perasaan itu, biarkan perasaan itu ada bersama Anda, Kemudian, biarkan perasaan itu pergi saat perasan itu mulai pudar.

  • Meditasi dan doa

  • Lakukan meditasi atau doa yang teratur. Ikuti langkah-langkah dan proses yang biasa Anda lakukan. Lakukan ini sebagai hal yang formal. Anda dapat fokus dengan perasaan damai di hadapan kekuasaan yang lebih tinggi. Atau dalam kekosongan dunia pikiran dan fisik. Anda tidak perlu meminta apa-apa. Bahkan, Anda dapat menunujukkan rasa penghargaan Anda dan rasa terima kasih Anda atas semua berkat yang Anda terima, dan berkonsentrasi pada rasa syukur dan penghargaan.

  • Advertisement
  • Kemungkinan

  • Ingatkan diri Anda bahwa pengalaman-pengalaman yang berbahaya dan mengkhawatirkan Anda benar-benar ada. Ingatlah pengalaman-pengalaman itu. Pikirkan tentang potensi yang positif dari kehidupan ini. Pikirkan semua hal-hal yang baik yang dapat terjadi. Senyumlah tentang hal-hal itu. Bersenanglah didalamnyanya. Tertawalah tentangnya.

  • Ketakutan adalah keadaan alami bagi banyak orang. Tidak peduli seberapa keras Anda mencoba untuk keluar dari kebiasaan itu, Anda menemukan diri Anda menyelinap keluar dari iman dan kembali ke ketakutan. Sewaktu saya di SD saya selalu khawatir jika saya naik kelas atau tidak, saya selalu khawatir sampai saya menangis seperti anak yang ketakutan kena penyakit kutil. Namun, setiap tahun saya selalu unggul di sekolah. Ibu saya mengingatkan saya bahwa tahun-tahun sebelumnya saya selalu mengahadapi tantangan dengan baik. Akhirnya, saya mulai percaya pada diri saya sendiri. Bahkan saat saya bergumul dengan beberapa kelas di awal kuliah saya, saya memelihara iman saya bahwa, dengan usaha dan kerja keras, saya dapat melakukan semua tugas dengan baik Dan, saya sukes.

  • Lepaskan rasa takut dan temukan iman dan tempat yang menyenangkan, dan kemungkinan dan kesempatan yang menakjubkan akan tersedia dalam hidup Anda.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Bobby Dapalngga dari artikel asli “Worry ends when faith begins: How we can overcome fear” karya Georgia Lee.

Bantu kami menyebarkan

Georgia D. Lee is a graduate of the University of Miami School of Business and founder of www.Spiritual-Life-Skills.com, a multimedia self-help, self-actualization, spiritual education and personal empowerment system.

Kecemasan Berakhir Saat Kita Mulai Beriman: Bagaimana Kita Dapat Mengatasi Rasa Takut

Ketakutan muncul karena kurangnya iman dan ketakutan akan menjadi layu saat kepercayaan yang mendalam dan koneksi ke sumber spiritual Anda hadir.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr