6 Petunjuk untuk Memerhatikan Remaja

Remaja Anda masih mendambakan perhatian, kasih dan bimbingan Anda. Mereka hanya tidak tahu bagaimana memintanya.

640 views   |   1 shares
  • Ah, remaja. Sudahkah Anda memahami mereka? Dalam usaha mereka mencari kebebasan, mereka sering menjauhi Anda, membuat Anda merasa mereka ingin menjauhi Anda. Namun pendapat ini sama sekali salah. Remaja Anda masih mendambakan perhatian, kasih dan bimbingan Anda. Mereka cuma tidak tahu bagaimana memintanya. Tergantung kepada Anda bagaimana menjaga agar jalur komunikasi selalu terbuka. Berikut ini beberapa gagasan untuk selalu ada ketika remaja Anda membutuhkan Anda.

  • 1. Selalu penuh perhatian

  • Perasaan remaja cepat berubah-ubah. Kadang mereka berbicara banyak, kadang diam saja. Anda perlu menyadari kapan mereka ingin berbicara. Lalu sediakan waktu untuk itu.

  • Saya belajar ini melalui pengalaman pahit. Sejak taman kanak-kanak, putri saya Suzie, tidak banyak bicara sepulang sekolah. Dia perlu waktu untuk menyendiri. Namun waktu dia duduk di sekolah menengah, dalam perjalanan pulang di mobil, saya menganggap ini kesempatan terbaik untuk berbicara. Setiap hari saya bertanya, "Bagaimana tadi di sekolah?"

  • Suatu hari dia menjawab dengan ketus, "Mama cuma basa-basi!"

  • Saya terperangah. Tentu saja saya bukan sekadar berbasa-basi. Namun dia benar. Saya tidak menunjukkan perhatian karena saya memaksa dia berbicara sementara dia belum siap.

  • Saat remaja Anda siap berbicara mungkin bukan saat yang tepat bagi Anda. Dia mungkin mendekati Anda selagi Anda sibuk di komputer untuk menepati jadwal, mondar-mandir di dapur waktu Anda masak, atau masuk ke kamar Anda tepat ketika Anda ingin tidur. Anda mungkin ingin menunda percakapan itu, sebaiknya jangan. Dia akan berubah pikiran. Segalanya mungkin akan terlambat.

  • 2. Bertatap mata

  • Bila remaja Anda ingin berbicara, berikan perhatian sepenuhnya. Taruhlah buku yang Anda baca, matikan TV, atau bergeserlah dari komputer dan tataplah matanya. Anda akan heran betapa banyak kasih dan dukungan yang dapat Anda tunjukkan melalui tatapan mata.

  • 3. Ulang apa yang dikatakan remaja Anda

  • Hal ini mengajarkan cara menjadi pendengar yang aktif. Mereka menyarankan untuk mengulang apa yang Anda dengar dari remaja Anda; ini menunjukkan Anda mendengar dan mengerti apa yang mereka coba sampaikan. Anda dapat memakai kalimat-kalimat seperti ini:

    • "Jadi maksudmu..."

    • "Pada dasarnya kamu merasa..."

    • "Dengan kata lain..."

    • "Yang terjadi tadi..."

    • "Tampaknya kamu merasa..."

  • Dengan mengulang perkataan remaja Anda dapat mengoreksi kesalahpahaman yang mungkin timbul.

  • Advertisement
  • 4. Ajukan pertanyaan

  • Ajukan pertanyaan jika ada yang kurang jelas atau Anda ingin mengetahui lebih banyak. Ini membuat remaja Anda tahu bahwa Anda mendengarkan dan cukup peduli untuk memahami apa yang mereka coba sampaikan. Gunakan pertanyaan yang bisa memancing keterangan lebih banyak seperti "Bagaimana pendapatmu tentang itu?" atau "Tolong beri contohnya." dan bukan pertanyaan yang hanya memerlukan jawaban "ya" atau "tidak."

  • 5. Jangan menghakimi

  • Anak-anak kita hidup di zaman yang penuh tantangan. Mereka berusaha sebaik mungkin untuk mengarungi air yang keruh. Bila mereka bercerita kepada Anda tentang masalah mereka, jangan menghakimi atau mengoreksi. Beri nasihat hanya bila diminta. Jika Anda mengomel atau menghukum mereka karena berterus-terang, mereka tidak akan lagi datang kepada Anda bila perlu bantuan.

  • Baru-baru ini putra saya bilang bahwa dia bertekad untuk tidak menceritakan lelucon miring selama seminggu. Mudah bagi saya untuk mengajar dia mengapa lelucon seperti itu tidak pantas. Sebaliknya saya memuji tekadnya dan memberinya dukungan. Saya memberitahu dia bahwa dia pasti mampu berbuat itu. Kemudian dia memberitahu bahwa dia senang dapat berbicara dengan saya tentang hal-hal seperti itu. Pengalaman ini membuat dia lebih percaya kepada saya dan memperkuat hubungan kami.

  • 6. Sentuhan

  • Sentuhan adalah salah satu cara untuk berkomunikasi dan merasa terhubung. Saya sering meraih dan menggenggam tangan putri saya sewaktu kami berbicara. Tepukan di pundak atau di punggung dapat memberi keyakinan. Selesai berbicara peluklah anak Anda. Ini menunjukkan bahwa Anda mengasihinya tidak peduli apapun yang baru saja dia bicarakan.

  • Masa remaja adalah masa yang sulit. Namun itu tidak perlu demikian. Memberi remaja Anda kasih, perhatian dan bimbingan yang dia cari akan membuat Anda lebih memahaminya dan membuat rumah Anda lebih tenang.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Irma Shalimar dari artikel asli "6 tips for listen to teens" karya Shelli Proffitts Howells.

Bantu kami menyebarkan

Shelli Proffitt Howells is a BYU graduate, a creative writer, a happy wife and a mother of six.

Situs: http://shelliproffitthowells.comWebsite

6 Petunjuk untuk Memerhatikan Remaja

Remaja Anda masih mendambakan perhatian, kasih dan bimbingan Anda. Mereka hanya tidak tahu bagaimana memintanya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr