Bagaimana Cara Menghentikan Bayi dari Kebiasaan Mengedot

Sama seperti peri gigi, peri dot mengumpulkan dot dari bawah bantal seorang anak dan meninggalkan sebuah hadiah sebagai imbalannya.

763 views   |   shares
  • Sebuah dot bisa menjadi alat yang menakjubkan untuk membantu bayi Anda menenangkan dirinya agar bisa tertidur, dan bisa membantu ibu dan ayah mendapatkan tidur yang diperlukan sewaktu si bayi masih kecil. Tapi dalam beberapa hal, setiap orang perlu menghadapi kenyataan yang sesungguhnya, yaitu dot harus dibuang.

  • Apakah Anda seorang fanatik yang mengatakan bahwa dot akan dibuang pada ulang tahun pertama si bayi, atau lebih santai dan menyimpan dot sampai setelah lulus TK, kenyataannya mengingatkan bahwa Anda harus menjadi yang pertama yang menyingkirkan itu pada beberapa hal. Dua pertanyaan muncul, Bagaimana saya tahu ini adalah saatnya untuk melepas pemakaian dot? Dan, yang lebih penting, Bagaimana saya membuatnya pergi dari kehidupan saya?

  • Berapa lama itu terlalu lama?

  • Secara mengejutkan, pertanyaan pertama adalah yang lebih sulit. Kebanyakan bayi hanya perlu mengedot ketika mereka masih memiliki reflek menghisap. Reflek menghisap adalah sebuah reflek yang primitif yang dimiliki semua bayi yang dilahirkan (kecuali mereka dilahirkan kurang dari 36 minggu masa kehamilan) dan sebetulnya menghilang dengan sendirinya setelah bayi menginjak usia empat bulan (untuk bayi prematur, gunakan penyesuaian usia mereka). Pada saat usia bayi memasuki bulan ke-5, menghisap yang adalah reflek yang tidak disengaja menjadi berhenti dan mulailah menjadi gerakan menghisap yang disengaja. Hanya karena ini disengaja bukan berarti itu tidak berguna. Bayi tetap akan melanjutkan mengandalkan menghisap untuk menenangkan diri setelah ulang tahun pertama atau kedua mereka. Perkumpulan Dokter Anak Amerika Serikat menyarankan bahwa semua anak-anak harus terbebas dari kebiasan menghisap, baik dari menggunakan ibu jari atau dot, seiring waktu gigi tetap mereka akan mulai tumbuh.

  • Jadi, berita baiknya adalah Anda bisa beristirahat sejenak, membiarkan si bayi memegang dot sedikit lebih lama tidak akan berdampak tetap pada kerusakan fisik.

  • Sangat sulit untuk mengucapkan selamat tinggal

  • Perlu diingat bahwa pusat-pusat penitipan anak dan prasekolah mungkin melarang penggunaan dot, dan penggunaan dalam jangka panjang atau penggunaan dot secara konstan bisa menghambat pertumbuhan yang tepat pada gigi tetap. Ketika Anda memutuskan inilah saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada dot, berikut adalah beberapa ide untuk Anda memulainya.

  • Pertama, putuskan di awal jika Anda akan menyingkirkan dot atau jika Anda akan menyapih si kecil dari dotnya. Apa pun yang Anda putuskan: pilih sebuah rencana aksi dan manaatinya. Tidak ada yang lebih sulit untuk diatasi daripada sikap ragu-ragu ketika itu menyangkut kebijakan orang tua.

  • Advertisement
  • Selamat tinggal yang lama

  • Jika Anda memutuskan untuk menyingkirkan dot jauh-jauh, gunakan dot hanya waktu tidur saja. Beberapa orang tua mengijinkan penggunaannya hanya sebagai alat penenang ketika si anak sedang marah, tapi ini pada dasarnya memberitahu si anak bahwa dia akan mendapatkan kembali dot terkasihnya lagi jika dia benar-benar marah. Ijinkan penggunaan dot pada waktu tidur siang dan menjelang tidur malam, sehingga anak Anda bisa menenangkan dirinya agar bisa tertidur, tetapi selama sepanjang siang hari dia harus menemukan cara lain untuk menenangkan dirinya.

  • Selamat tinggal yang singkat

  • Jika Anda memutuskan untuk memulainya dari awal, berikut adalah beberapa saran untuk memulainya:

  • 1. Buat perayaan karena telah berhenti menggunakan dot

  • Suruh anak Anda menemukan semua dotnya dan beri dia hadiah karena telah mengumpulkan semuanya, kemudian buanglah semuanya ke tempat sampah, pastikan mereka tidak bisa mengambilnya kembali ketika Anda tidak mengawasinya.

  • 2. Sumbangkan dotnya

  • Jika ada saudara yang lebih muda sedang berkunjung, atau bayi sepupu yang memerlukan dot tersebut, mintalah anak Anda untuk menyumbangkannya. Tekankan bahwa dot hanyalah untuk bayi, dan dia sudah besar sekarang, dia tidak akan membutuhkannya lagi.

  • 3. Kembalikan dot ke otoritas masa kanak-kanak

  • Yang satu ini mungkin memerlukan sedikit lebih perencanaan dan kreativitas. Ikon masa kanak-kanak – seperti karakter di Disney, Hello Kitty, dan yang sejenisnya – akan dengan senang hati mengambil dot dari tangan Anda. Anda mungkin akan berpikir ini sedikit bodoh, tapi mereka semua sebenarnya memberikan lusinan dot setiap hari, dengan sebuah pesan untuk memberikannya ke seorang anak yang lebih membutuhkan. Ini mirip dengan ide menyumbangkan dot kepada sanak saudara atau teman, tapi menambahkan faktor-selebritis membuat bahkan anak yang paling enggan sekalipun bersedia ikut ambil bagian bersama mereka.

  • 4. Mendapat kunjungan dari peri dot

  • Sama seperti peri gigi, peri dot mengumpulkan dot dari bawah bantal seorang anak dan meninggalkan sebuah hadiah sebagai imbalannya.

  • Ingatlah sekali Anda telah membuat keputusan, jangan pernah kembali. Dan, ingatlah, tidak seorang pun anak yang mulai masuk ke bangku kuliah tanpa diawali dengan sebuah dot di mulut mereka, sehingga kemungkinannya adalah anak Anda akan mengatasi ketergantungannya pada dot.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Agung Candra Setiawan dari artikel asli “How to brake your baby’s binky habit” karya Gina Denny.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Gina Denny is a homeschooling mother of three, living in Phoenix, Arizona. You can read her blog at http://ginadenny.blogspot.com or reach her on twitter @GinaD129

Bagaimana Cara Menghentikan Bayi dari Kebiasaan Mengedot

Sama seperti peri gigi, peri dot mengumpulkan dot dari bawah bantal seorang anak dan meninggalkan sebuah hadiah sebagai imbalannya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr