Ini alasan tepat untuk kembali menikah

Pernikahan mungkin dapat berakhir, jika maut memisahkan. Tapi, apakah alasan untuk benar-benar memulai lagi?

13 views   |   1 shares
  • Bila seseorang ditinggal, entah mati maupun hidup, oleh pasangannya, dia mempunyai banyak alasan yang pantas untuk menikah lagi. Kita tidak berbicara masalah poligami di sini, yang kita bicarakan hanyalah duda atau janda yang merasa perlu untuk menikah lagi serta alasan mereka melakukan hal itu.

  • Demi anak

  • Janda atau duda yang memiliki anak kecil-kecil mungkin merasa perlunya pendamping untuk membesarkan anak-anaknya. Selain masalah tidak adanya pengawas anak-anak itu bila mereka harus bekerja, juga perasaan kewalahan jika harus mengurusnya seorang diri. Tidak jarang anak-anak bertambah bandel karena hanya memiliki satu orangtua. Mungkin juga karena orangtua tunggal harus mengerjakan banyak hal sehingga kurang perhatian bagi anak-anak itu.

  • Demi ekonomi

  • Ini biasanya dilakukan oleh kaum wanita. Mungkin mantan atau mendiang suaminya biasa mencukupi segala kebutuhan hidupnya. Maka begitu ditinggalkan dia merasa kebingungan karena tidak memiliki mata pencaharian. Dalam keadaan begini dia akan berusaha mendapatkan ganti suami yang lain untuk menopang kehidupannya, apalagi bila dia mempunyai anak kecil-kecil.

  • Demi kebutuhan jasmani

  • Biasanya pria memiliki kebutuhan jasmani yang lebih besar daripada wanita. Ketika mantan atau mendiang istrinya meninggalkannya, dia merasa terdesak untuk mencari penggantinya demi kebutuhan jasmaninya.

  • Demi agama

  • Karena ingin mematuhi ajaran agama, seorang pria atau wanita menikah lagi supaya tidak melanggar hukum agama dengan cara berzinah. Mereka merasa berdosa untuk "berbelanja" atau sekedar berpacaran. Lebih baik mereka melakukan hal-hal yang resmi.

  • Akibat kesepian

  • Tidak peduli berapa usia seseorang, dia berhak menikah lagi, bila bukan karena alasan-alasan di atas seperti masalah keuangan atau kebutuhan jasmani, dia mungkin membutuhkan teman hidup yang dapat diajaknya mengobrol, bertukar pendapat untuk mengusir rasa sepinya.

  • Desakan anak-anak

  • Ada anak-anak yang takut warisan orangtuanya habis diberikan kepada pasangan hidupnya bila mereka menikah lagi, tapi ada juga yang menaruh perhatian besar kepada orangtuanya dan merasa kasihan karena mereka sendirian tidak memiliki teman hidup. Biasanya anak-anak seperti ini tidak ingin memasukkan orangtuanya ke rumah jompo, namun merasa orangtuanya ingin hidup tenang tenteram di rumah sendiri. Karena itu mereka mendesak orangtua mereka supaya mencari pasangan hidup lagi. Mereka merasa berhutang budi kepada orangtuanya dan ingin orangtuanya berbahagia lagi bersama pasangan barunya.

  • Advertisement
  • Desakan orangtua

  • Bagi duda atau janda yang masih muda, mereka sering kali menikah lagi atas desakan orangtuanya. Orangtua mereka merasa kasihan melihat penderitaan anaknya, entah itu karena ditinggal mati atau kabur oleh pasangannya. Dengan menikah lagi orangtua mereka berharap anak-anak itu menemukan kebahagiaannya lagi untuk melipur penderitaan mereka.

  • Akibat bertampang cakep

  • Tentu saja duda atau janda yang bertampang keren banyak ditaksir orang. Lama-lama walau pun hatinya seperti gunung es akan mencair juga jika yang menaksir juga cakep dan agresif. Tidak dapat dihindari lagi mereka akan menikah kedua kalinya.

  • Akibat berdompet tebal

  • Selalu ada gold digger (pengincar harta) yang berkeliaran mencari mangsa di tengah-tengah para hartawan. Tidak peduli apakah itu wanita yang menguber pria kaya atau pria yang memburu wanita berduit. Mereka tidak akan peduli bahwa status si kaya ini duda atau janda, yang penting mereka dapat menumpangkan hidupnya kepada si kaya. Maka diseretlah si kaya ke pelaminan untuk kedua kalinya.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Ini alasan tepat untuk kembali menikah

Pernikahan mungkin dapat berakhir, jika maut memisahkan. Tapi, apakah alasan untuk benar-benar memulai lagi?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr