Menjalin pertemanan dengan mantan suami? Pahami dulu aturannya

Tidak dapat dielakkan, komunikasi dengan si mantan memang tetap harus berjalan. Apalagi jika Anda dan dia, telah memiliki buah hati

213 views   |   1 shares
  • Semua proses perceraian telah rampung dan Anda telah resmi berpisah dengan suami Anda. Selain perlu membiasakan diri dengan situasi yang baru, timbullah pertanyaan apakah perlu berteman dengan sang mantan?

  • Menurut Psikolog klinis dan dosen Universitas Bina Nusantara, Pingkan C.B Rumondor S.Psi, M.Psi perlu atau tidaknya berteman dengan mantan suami/istri akan tergantung pada proses, jangka dan alasan perceraian. Menurutnya, bila pasangan suami istri tersebut berpisah disebabkan KDRT maka lebih baik menjaga jarak atau tidak berkomunikasi sama sekali dengan mantan suami jika memungkinkan.

  • Namun, bila Anda telah memiliki anak tentu Anda tidak dapat memutuskan hubungan begitu saja antara anak dan ayahnya. Ini artinya Anda perlu berkomunikasi dengan suami Anda dan menjaga hubungan baik agar anak Anda tetap memiliki figur ayah dan ibu.

  • Jika Anda memang harus berkomunikasi atau berteman dengan mantan suami Anda, inilah yang perlu Anda pahami:

  • Hal pertama dan terpenting adalah Anda perlu mengingat bahwa ia adalah mantan suami dan bukanlah suami Anda sehingga Anda mungkin akan perlu menyesuaikan sikap kepadanya. Setelah proses sidang cerai telah selesai, maka Anda bukanlah lagi suami dan istri sehingga Anda harus menggunakan norma agama ataupun sosial yang berlaku supaya Anda tidak terjebak kedalam fitnah ataupun zinah di masyarakat. Perlakukanlah dia sebagaimana Anda memperlakukan teman-teman pria Anda. Karena bila tidak besar kemungkinan kenangan-kenangan lama akan bangkit dan bisa saja membuka luka lama dari salah 1 pihak. Anda mungkin dapat membuat jurnal atau catatan alasan mengapa Anda perlu bertemu dengan mantan suami Anda. Tulislah juga apa saja yang perlu Anda bahas bersamanya dan segeralah pulang atau akhiri pembicaraan setelah Anda selesai membahasnya. Alasannya tentu saja agar Anda tidak terjebak pada kenangan lama yang dapat berujung Anda patah hati untuk kesekian kali.

  • Kemudian, usahakan batasi frekuensi Anda harus bertemu atau berkomunikasi dengannya terutama di masa awal perceraian Anda karena hal pertama yang Anda harus lakukan adalah fokus memulihkan diri Anda pasca perceraian. Oleh karena itu, bahaslah hal-hal penting sebelum sidang perceraian berlangsung, terutama urusan anak-anak Anda. Bahaslah pada Anda atau ayahnya si anak akan tinggal bersama. Kesampingkan ego Anda berdua dan utamakanlah kepentingan anak Anda. Buatlah kesepakatan tentang jadwal ayah berkunjung atau anak menginap di tempat ayahnya dan bicarakanlah pada keluarga besar Anda berdua setelah Anda menyepakatinya untuk menghindari konflik di masa akan datang.

  • Advertisement
  • Bila sang mantan kemudian telah memiliki pasangan dan akhirnya menikah kembali, Anda harus menghargai pasangan mantan Anda dengan cara berkomunikasilah dengan mantan suami Anda melalui pasangannya tersebut. Ini untuk menghindari konflik sekaligus menjaga hati Anda sendiri.

  • Jika memang perasaan Anda ternyata belum usai untuknya janganlah terburu-buru untuk mengutarakannya atau menuruti hati Anda. Terkadang logika kalah pada perasaan. Ambillah waktu untuk menenangkan diri Anda dan dengarkanlah logika Anda. Berikanlah waktu pada hati Anda untuk pulih terlebih dahulu. Jodoh tidak akan kemana-mana.

  • Ingatlah, bila memang perceraian tidak dapat dielakkan terutama karena masalah KDRT jangan terpuruk dan terus menerus meratapi nasib Anda dan merasa gagal. Anda perlu bangkit dan benahi diri Anda untuk masa depan Anda dan juga anak Anda yang memerlukan seorang Ibu yang tidak hanya sehat jasmani namun juga sehat jiwa dan emosi yang sehat.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Setelah lulus dari kuliah IT, saya menjadi guru TK selama 7 tahun. Tidak jarang selain menghadapi murid saya juga memberi masukan kepada orangtua murid dari sisi seorang guru. Membaca, menulis dan musik adalah hobi saya. Setelah menikah saya langsung dikaruniai 1 putera yang lucu, saya menjadi ibu penuh waktu dan mulai mengembangkan hobi dan talenta saya yaitu membuat kue atau memasak. Saya senang mengumpulkan berbagai resep dan mencobanya di waktu senggang (yang tidak banyak) saya.

Menjalin pertemanan dengan mantan suami? Pahami dulu aturannya

Tidak dapat dielakkan, komunikasi dengan si mantan memang tetap harus berjalan. Apalagi jika Anda dan dia, telah memiliki buah hati
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr