4 cara "membaca" perubahan mood balita Anda

Emosi balita memang cenderung naik turun, mereka belum mampu mengontrol dirinya terhadap kejadian yang dirasakannya.

16 views   |   1 shares
  • Berbicara tentang balita, semua orang tua pasti setuju bahwa masa-masa ini adalah masa-masa melelahkan sekaligus membahagiakan. Anak bayi atau bayi dibawah usia lima tahu memang lagi lucu-lucunya, lagi aktif bergerak, lagi banyak belajar, dan beradaptasi. Diusia ini, balita terkadang sulit ditebak berkaitan dengan moodnya.

  • Mood balita memang suka berubah-ubah dengan sendirinya. Baru semenit lalu yang ketawa sampai ngakak-ngakak, eh tanpa sebab yang pasti tiba-tiba nangis seperti abis dicubitin emaknya. Atau lagi asik bermain tiba-tiba ngamuk hancurin semua mainannya. Sudah kaya pemain sinetron saja. Kita orang tua terkadang dibuat kebingungan melihat perubahan mood si balita apalagi jika si anak menolak untuk bersikap manis kembali. Bikin kepala tambah puyeng saja.

  • Emosi balita memang cenderung naik turun, mereka belum mampu mengontrol dirinya terhadap kejadian yang dirasakannya. Mereka kesulitan mengekspresikan emosi dan kekesalannya. Sebenarnya ada beberapa faktor yang mempengaruhi mood balita tidak stabil dan kita harus pintar-pintar " membaca" situasi tersebut. Misalnya si anak yang sebelumnya adalah anak yang ramah dan periang, tiba-tiba berubah menjadi anak yang pemarah dan suka berteriak-teriak, itu artinya ada sesuatu yang tidak beres yang dialami si anak.

  • Nah 4 cara ini dapat membantu kita dalam "membaca" perubahan mood anak

  • 1. Apa sebenarnya pemicu utamanya

  • Orang tua biasanya sangat peka terhadap setiap reaksi yang ditunjukkan oleh anaknya. Bahkan sebelum terjadi pun kita bisa menebak apa yang bakalan anak ekspresikan. Misalnya saat sedang asik bermain tiba-tiba mainannya direbut temannya, si anak bisa langsung jadi anak yang anarkis, mendorong atau memukul temannya secara refleks dan bisa ngambek berjam-jam lamanya. Nah kalau kita bisa membaca situasi tersebut berarti jelas pemicu utamanya si anak tidak suka mainannya langsung direbut. Karena reaksi anak tidak sama, ada anak yang akan bereaksi biasa saja dan cuek saat mainannya diambil, ada juga yang langsung nangis kemudian lari mengadu ke kita. Itulah yang harus kita pelajari.

  • 2. Periksa kondisi fisiknya

  • Kondisi fisik anak yang lemah ( sakit, kurang enak badan, kecapekan) menjadi pengaruh besar seorang balita bad mood. Jangan heran jika dalam kondisi kurang fit seperti itu, anak mudah menjadi rewel, lebay, cengeng, uring-uringan atau bahkan sangat manja tidak seperti biasanya. Segera beri penanganan dan biarkan anak beristirahat.

  • 3. Cek apakah ada sesuatu hal yang membuatnya tidak nyaman

  • Advertisement
  • Anak kita mungkin mengalami hal yang tidak menyenangkan disekolah atau dirumah tanpa sepengetahuan kita. Sehingga mood itu pun kebawa sepanjang hari. Oleh sebab itu kita harus mencari informasi bagaimana keseharian anak kita, apa yang telah terjadi, pengalaman apa yang telah anak lalui. Dari situ kita akan mengetahui bahwa ada sebab yang membuatnya tidak nyaman penyebab moodnya tidak stabil. Jangan heran meskipun hal sepele misalnya anak gagal menyusun mainan balok, es krimnya jatuh, krayonnya patah, tidak bisa mencapai barang yang diinginkan) anak kita bisa berubah menjadi " Monster" kecil yang menakutkan loh untuk hal yang sepele tersebut.

  • 4. Si balita hanya butuh perhatian kita

  • Tak selamanya juga perubahan mood pada anak disebabkan karena ketidaknyamanan yang si anak rasakan. Bisa jadi anak hanya butuh perhatian dan pelukan hangat kita. Ada gak ibu-ibu yang pernah mengalami tiba-tiba anaknya menjadi manja atau ngambek tak jelas, maunya minta digendong. Jangan ragu memberikan apa yang dia inginkan tersebut. Pelukan,belaian, nasehat dan kasih sayang kita akan membentuk mood anak lebih baik dan terkontrol.

  • Anak adalah anugerah terbesar yang diamanahkan Tuhan kepada kita para orang tua. Melihat setiap proses tumbuh kembang dari waktu ke waktu sungguh pengalaman yang tak ternilai harganya. Tak ada yang bisa menggantikan setiap waktu kebersamaan kita dengan buah hati kita tercinta.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

4 cara "membaca" perubahan mood balita Anda

Emosi balita memang cenderung naik turun, mereka belum mampu mengontrol dirinya terhadap kejadian yang dirasakannya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr