Sejauh mana Anda boleh terlibat dalam kisah cinta anak remaja Anda?

Ada baiknya setiap orang tua menjadi orang tua yang bijak, memahami kondisi anak dan tidak memberikan tekanan yang berlebihan kepada anak. Bagaimana dengan Anda, sejauh mana Anda terlihat dalam kisah cinta Anak Anda?

106 views   |   shares
  • Dunia anak memang beragam. Mulai dari anak lahir sampai beranjak dewasa akan ada perubahan masa yang dialami anak. Semakin bertambahnya usia anak, semakin banyak tanggung jawab yang harus ditanggung oleh anak. Tetapi setiap orang tua tidak akan melepaskan anaknya begitu saja dalam melewati setiap perjalanan hidupnya. Banyak orang tua yang dinikai terlalu ikut campur urusan anak dan seolah mengendalikan hidup anak sesuai keinginan orang tua.

  • Termasuk saat anak melewati masa-masa dimana anak mulai puber, mulai tertarik dengan lawan jenis dan mulai masuk di dunia percintaan. Bagi remaja, masa pacaran adalah masa membahagiakan. Namun bagi orang tua, masa tersebut merupakan masa dimana anak harus dijaga ekstra ketat. Pasalnya, semua orang tua pasti memiliki kecemasan berlebih untuk melindungi anak dari hal-hal negatif yang kemungkinan terjadi ketika anak masuk dalam masa-masa berpacaran.

  • Orang tua mempunyai alasan yang kuat mengapa mereka cenderung ikut campur dalam urusan percintaan anak. Tetapi ada baiknya setiap orang tua menjadi orang tua yang bijak, memahami kondisi anak dan tidak memberikan tekanan yang berlebihan kepada anak. Bagaimana dengan Anda, sejauh mana Anda terlihat dalam kisah cinta Anak Anda

  • " Ini pengalaman saya sebagai seorang anak yang dulunya sangat tertekan dengan sikap posesif orang tua ketika saya menjalin hubungan dengan pacar saya dulu. Bisa dibilang orang tua saya sangat protektif, bahkan diusia saya yang tidak remaja lagi, mereka masih ikut campur masalah percintaan saya. Mereka selalu memonitor setiap saya mau keluar rumah, bertanya mau kemana sama siapa, pulang jam berapa. Agak bete dan sebel juga sih, disaat teman-teman yang lain diberi kebebasan dalam berpacaran, saya harus diam-diam menjalin hubungan dengan pacar saya. Batasan yang diberikan oleh orang tua saya dulu membuat saya kehilangan hak kebebasan dalam bergaul dan menjalin hubungan yang serius dengan pacar saya." ( Retno, 31 tahun, Kediri)

  • " Suka atau tidak, saya harus menetapkan batasan bagi Putri saya yang mulai beranjak remaja dalam hal berpacaran. Kehidupan remaja sekarang ini semakin tidak terkontrol. Saya tidak ingin karena hubungannya dengan seseorang, ia akan terjerumus dalam pergaulan yang salah yaitu seks bebas. Saya tidak pernah melarang ia berpacaran, itu hanya akan membuat ia semakin memberontak. Sejauh ini, Putri saya selalu terbuka mengenai hubungan asmaranya karena saya juga selalu memberikan nasehat yang bisa ia terima. Kami seperti sahabat, kami sering mengkomunikasikan hal-hal yang berhubungan dengan percintaannya. Intinya berikan kepercayaan penuh pada agar anak tetap berjalan sesuai koridor yang telah kita sepakati bersama." ( Devi, 45 tahun, Malang )

  • Advertisement
  • " Sejauh ini saya hanya bisa memantau dan sekedar bertanya saja. Anak sudah dewasa jadi tidak perlu diperlakukan seperti anak kecil. Orang tua hanya bisa mengarahkan kepada hal-hal yang baik. Terlalu masuk dan ikut campur dalam urusan asmara anak, akan membuat anak menjadi tidak nyaman dan tertekan. Biarlah anak bertanggung jawab atas pilihannya sendiri. Tugas kita memberikan nasehat dan masukan yang bisa diterima anak. Keterlibatan orang tua yang seimbang dan tidak mendominasi akan membuat anak bisa menjaga sikap dalam berpacaran.'' ( Shanti, 47 tahun, Malang ).

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Sejauh mana Anda boleh terlibat dalam kisah cinta anak remaja Anda?

Ada baiknya setiap orang tua menjadi orang tua yang bijak, memahami kondisi anak dan tidak memberikan tekanan yang berlebihan kepada anak. Bagaimana dengan Anda, sejauh mana Anda terlihat dalam kisah cinta Anak Anda?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr