Saya Memergoki Anak Remaja Saya sedang Menonton Pornografi

Rata-rata anak kedapatan pertama kali menonton pornografi pada usia 9 tahun. Hampir semua remaja usia 17 tahun ke atas telah menyaksikan tayangan pornografi berat.

8,738 views   |   11 shares
  • Rata-rata anak kedapatan pertama kali menonton pornografi pada usia 9 tahun. Hampir semua remaja usia 17 tahun ke atas telah terekspos kepada tayangan pornografi berat. Jika Anda memiliki anak berusia 9 tahun ke atas, Anda harus memiliki diskusi yang rutin dengan mereka mengenai “paparan tak terelakan” dari pornografi dan bagaimana cara mereka harus menanggapi paparan tersebut.

  • Mulailah sejak dini

  • Pertama, jika Anda mendapati anak atau anak remaja Anda mengakses tontonan pornografi, bersyukurlah karena Anda mendapati masalah ini sehingga masalah ini tidak menjadi sesuatu yang rahasia dan memalukan, yang dapat tumbuh dan menjadi sangat membahayakan. Sama seperti narkoba dan minuman keras, pornografi juga dapat membuat seseorang menjadi kecanduan. Masalah ini dapat meningkat di luar kendali, sehingga mencari tahu anak atau remaja Anda yang mengakses pornografi dapat membantu Anda menjadi proaktif dalam mencegah kecanduan seumur hidup.

  • Menetapkan pantauan eksternal

  • Mulai dari sekolah dasar, anak-anak telah melakukan pertukaran informasi tentang seks dan pornografi. Hampir semua remaja usia 17 tahun ke atas telah terpajan kepada pornografi berat. Baik yang tidak disengaja atau yang sengaja. Perlu adanya suatu pantauan eksternal (jaring pengaman, peraturan, tindak lanjut dari pembicaraan) di tempat yang membatasi kemungkinan anak-anak terpajan kepada dampak pornografi, baik sengaja atau tidak sengaja. Selain itu, anak Anda perlu memiliki sistem pantauan internal pribadi, yang telah terbina melalui pembicaraan rutin, diskusi dan saling berbagi informasi.

  • Mengadakan pertemuan keluarga

  • Beberapa keluarga mengadakan “sidang perang” atau pertemuan keluarga setiap satu bulan sekali untuk berbagi informasi dan pengalaman masing-masing anggota keluarga terhadap hal-hal yang terkait dengan intimidasi, rumor yang berbahaya, pornografi, dan perilaku tidak jujur atau kejam terhadap orang lain. Orang tua dan anak-anak dapat berbagi pengalaman mereka dan kemudian bertukar pikiran mengenai cara untuk menanggapi hal-hal itu. Orangtua juga dapat berbagi beberapa artikel berita yang menunjukan akibat dari prilaku yang tidak bermoral.

  • Apa yang dapat dilakukan jika Anda mendapati anak Anda sedang menonton pornografi?

  • Pertama dan yang terpenting, jangan membuat reaksi yang berlebihan. Jika ditanggapi dengan penuh amarah, rasa takut dan malu, maka akan menutup kemungkinan untuk memiliki kesempatan berdiskusi dengan jujur, peluang untuk mengajar dan merobah perilaku anak Anda. Mendapati masalah seperti itu adalah lampu merah bagi Anda, sebagai orang tua, yang menunjukan indikasi bahwa Anda butuh berdiskusi rutin dengan anak Anda tentang seksualitas yang sehat dan penyalahgunaannya, yaitu pornografi.

  • Advertisement
  • Jika Anda tidak tahu apa yang harus dikatakan dan bagaimana mengatakannya, mulailah mencari informasi sebanyak-banyaknya. Bacalah materi terkait dalam situs-situs ini, bacalah materi dalam situs web SA Lifeline Foundation (salifeline.org), dan bacalah buku karangan Dr. Jill Maninngs dengan judul "What’s the Big Deal About Pornography" jika Anda memerlukan bantuan bagaimana cara memulainya.

  • Hal yang penting untuk anak-anak Anda pahami adalah bahwa orang tua mengasihi mereka dan ingin agar mereka bahagia. Bantulah mereka mengerti apa pornografi itu, mengapa itu dapat merusak dan mengapa melihat pornografi akan menjadi suatu permasalahan? Cari tahu seberapa sering anak Anda telah melihat pornografi, kemudian tindak lanjuti dengan memeriksa bagian sejarah pemakaian komputer Anda untuk melihat apakah yang dikatakannya sama dengan catatan internet tersebut.

  • Tanyakan kepada anak Anda, jika mereka pernah memutuskan untuk berhenti menonton pornografi, namun tidak berhasil. Jika Anda melihat gejala kecanduan pornografi telah muncul, kemauan anak Anda sendiri tidak akan cukup untuk mengatasi kecanduan tsb. Kecanduan, baik itu karena pornografi, minuman keras, narkoba, atau video games, membutuhkan proses penyembuhan yang panjang yang membutuhkan sumber-sumber bantuan seperti konseling, pendidikan, pertemuan rutin yang diatur dengan para pemimpin keagamaan, program pemulihan dan tindakan jangka panjang yang berkelanjutan.

  • Langkah-langkah membebaskan diri dari kecanduan

  • Yang paling penting, cobalah untuk menentukan apakah anak Anda termotivasi untuk bebas dari kecanduan pornografi yang mereka alami. Anak Anda harus bersedia bekerja keras merobah keadaan mereka. Selain itu, jika anak Anda adalah pecandu pornografi, adalah penting agar mereka lakukan hal-hal berikut ini:

    1. Keluar dari persembunyian mereka dan bicaralah dengan orang tua mereka dan para pemimpin agama mereka

    2. Bersedia belajar

    3. Menetapkan batasan-batasan

    4. Mengikuti terapi

    5. Menghadiri pertemuan kelompok dukungan pemulihan kecanduan

  • Walaupun terlihat seperti berlawanan dengan intuisi, namun penting juga bagi orang tua untuk belajar, belajar menetapkan batasan-batasan terhadap anak-anak mereka, berpartisipasi dalam konseling dan berpartisipasi dengan program bantuan pemulihan terhadap kecanduan. Dengan mengambil langkah-langkah secara aktif ini, orang tua dapat belajar bagaimana membantu anak-anak mereka mengatasi kecanduan mereka secara tepat dan efektif.

  • Advertisement
  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Syane Nathalia dari artikel asli "I caught my teen viewing pornography" karya Ann Tolley.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Ann H. Tolley is the director of the S.A. Lifeline Foundation and a licensed attorney.

Situs: http://salifeline.org

Saya Memergoki Anak Remaja Saya sedang Menonton Pornografi

Rata-rata anak kedapatan pertama kali menonton pornografi pada usia 9 tahun. Hampir semua remaja usia 17 tahun ke atas telah menyaksikan tayangan pornografi berat.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr