Perselingkuhan bisa terjadi pada pernikahan yang bahagia. Benarkah?

Tak bisa dipungkiri perselingkuhan seperti penyakit yang bisa datang dan menyerang pernikahan kapan pun ia mau. Dalam celah yang sekecil pun, perselingkuhan bisa masuk dengan mudahnya.

2,188 views   |   2 shares
  • Kebanyakan orang berpikir bahwa perselingkuhan hanya terjadi ketika sebuah pernikahan berantakan, hubungan suami istri lagi tidak harmonis atau sudah memudarnya cinta yang ada diantara suami-istri. Namun justru dalam pernikahan bahagia pun dan saat hubungan suami istri lagi harmonis-harmonisnya, perselingkuhan bisa saja terjadi. Ini yang perlu digarisbawahi bahwa perselingkuhan terjadi tidak hanya karena ketidakharmonisan atau ketidakbahagiaan suatu hubungan pernikahan. Lalu mengapa bisa pernikahan bahagia terancam terjadi perselingkuhan juga?.

  • Tak bisa dipungkiri perselingkuhan seperti penyakit yang bisa datang dan menyerang pernikahan kapan pun ia mau. Dalam celah yang sekecil pun, perselingkuhan bisa masuk dengan mudahnya. Karena pasangan yang bahagia dan saling mencintai berpeluang berbuat curang, khilaf dan melenceng dari hubungan yang penuh cinta.

  • Lalu jika hubungan yang sekarang penuh dengan cinta mengapa harus mencari cinta yang lain diluar sana?. Apakah tidaklah cukup cinta dan kepuasan dari pasangan yang sah?. Selalu ada alasan yang melatarbelakangi mengapa seseorang berselingkuh meskipun hubungan pernikahannya baik-baik saja.

  • Seorang ahli psikoterapi, Esther Perel pernah menuliskan " ketika kita memilih pasangan, kita berpegang teguh pada satu cerita. Tetapi kita selalu penasaran apakah ada cerita-cerita lain yang bisa kita lakoni?". Pernyataan Perel ini menjelaskan bahwa perselingkuhan akan memuaskan rasa penasaran kita terhadap kehidupan bersama orang lain yang bukan pasangan kita sendiri. Merasakan kebahagiaan yang lain untuk memuaskan ego.

  • Motivasi ini sama sekali tidak dibenarkan, pengkhianatan berawal dari keinginan untuk mencoba-coba seperti ini lambat laun akan menghancurkan pernikahan dan melukai semua orang yang terlibat.

  • Alasan lainnya mengapa pernikahan yang bahagia bisa terjerumus pada perselingkuhan? karena adanya kesempatan yang berujung peluang. Menurut Steve Stosny, seorang terapis dan penulis mengatakan bahwa 80% selingkuh terjadi karena adanya kesempatan. Terkadang dalam kondisi tertentu, ada keinginan atau nafsu yang besar untuk berselingkuh karena melihat kondisinya memungkinkan.

  • Misalnya karena pekerjaan, pasangan kita ditugaskan diluar kota untuk waktu yang cukup lama. Kesendiriannya dan harus terpisah jarak dengan kita,belum lagi banyaknya godaan yang ada tidak dapat menutup kemungkinan perselingkuhan terjadi. Yang memang dari awalnya tidak ada niat sedikitpun untuk mengkhianati pernikahan, akhirnya dia berkesempatan untuk berselingkuh dibelakang kita.

  • Advertisement
  • Dilain cerita, cobaan perselingkuhan itu bisa datang disaat hubungan pernikahan lagi bahagia-bahagianya dikarenakan munculnya atau kembalinya mantan kekasih. Kehadiran mantan bisa memunculkan cinta lama bersemi kembali. Pertemuan dengan mantan, sengaja maupun tidak sengaja dapat membuat seseorang khilaf dan sekejap melupakan cinta yang ada di rumah.

  • Mereka yang menjalin perselingkuhan dengan mantan terindah dimasa lalunya mengaku merasa bahagia dengan keadaan tersebut. Meskipun jika disuruh memilih,mereka akan memiliki pasangan sahnya karena memang masih mencintai pasangannya dan tetap ingin mempertahankan pernikahannya namun dari lubuk hati yang paling dalam mereka tidak benar-benar melupakan mantannya tersebut.

  • Pada ketiga kondisi tersebut sebenarnya untuk meminimalisir perselingkuhan itu terjadi adalah selalu berpegang teguh pada komitmen pernikahan, komitmen untuk menjaga kesetiaan, sebisa mungkin menjauhi kondisi atau orang-orang yang dapat memicu timbulnya perselingkuhan, tetap menjaga komunikasi dengan baik, menjaga penampilan fisik agar tetap terlihat menarik bagi pasangan, keterbukaan, memberi kepercayaan pada pasangan dan berdoa agar pernikahan dijauhi dari hal-hal yang memicu hancurnya hubungan pernikahan.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Perselingkuhan bisa terjadi pada pernikahan yang bahagia. Benarkah?

Tak bisa dipungkiri perselingkuhan seperti penyakit yang bisa datang dan menyerang pernikahan kapan pun ia mau. Dalam celah yang sekecil pun, perselingkuhan bisa masuk dengan mudahnya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr