7 pelajaran berharga di balik serunya film kartun anak-anak Jepang, Doraemon

Secanggih apapun sebuah alat akan lebih berguna jika menggunakan kemampuan diri sendiri. Perlu diingat juga bahwa dalam kehidupan nyata skill seseorang jauh lebih dihargai, sebaliknya alat yang canggih justru membuat seseorang jadi pemalas, ketergant
Jan 07, 2018

9 views   |   shares
  • Dari jaman masih anak-anak hingga sampai punya anak setiap akhir pekan saya tidak pernah ketinggalan nonton film Doraemon. Anak saya usia 2 tahun bahkan sampai ikut-ikutan "keranjingan" dan akan marah kalau sampai keinginannya tidak dituruti.

  • Entah kenapa seperti ada magnet kuat untuk selalu memaksa saya cepat-cepat duduk manis di depan televisi. Menurut saya jalan ceritanya penuh imajinasi, apalagi kantong ajaibnya Doraemon mampu mengeluarkan berbagai macam alat canggih benar-benar spektakuler.

  • Tayangan Doraemon kini sudah berumur 48 tahun, tepatnya mulai 1 Juni 1968. Sang pengarang, alm. Fujiko F. Fujio, sangat berjasa menciptakan karakter yang sangat dicintai tidak hanya oleh anak-anak tapi juga orang dewasa di seluruh dunia.

  • Meskipun film Doraemon sebatas tayangan hiburan, nyatanya banyak pelajaran berharga yang bisa kita petik dan ajarkan kepada anak-anak, di antaranya:

  • 1. Doraemon mengajarkan kesetiaan terhadap sesama

  • Meskipun hanya sebuah robot Doraemon tahu bagaimana menjaga persahabatan dengan manusia. Doraemon memiliki hati yang lembut, dia sabar dan juga setia. Ketika Nobita dan kawan-kawannya berpetualang dan menghadapi bahaya, Doraemon dengan sigap membantu mereka dengan menggunakan kemampuan kantong ajaibnya.

  • 2. Nobita mengajarkan pentingnya tekun belajar dan selalu bekerja keras

  • Ketika sistem Doraemon berhenti bekerja, Nobita yang awalnya terkenal bodoh dan pemalas justru mengubah 360 derajat gaya hidupnya. Nobita segera menyadari kesalahannya dan kemudian bertekad untuk lebih tekun belajar. Dari upayanya yang tak kenal lelah Nobita akhirnya mampu menjadi seorang ilmuwan dan berhasil menghidupkan kembali Doraemon yang telah "mati".

  • 3. Persahabatan Nobita dan kawan-kawan tetap terjalin kuat hingga dewasa

  • Meskipun kerap menjadi korban bully oleh teman-temannya, terutama dari si Giant dan Suneo, Nobita mampu menjaga persahabatan dengan mereka terjalin langgeng hingga dewasa. Nobita sama sekali tidak pernah menyimpan rasa dendam, bahkan tetap menganggap mereka sebagai sahabat terbaiknya.

  • 4. Giant mengajarkan kepada kita jangan menghakimi seseorang hanya dari tampilan luarnya saja

  • Giant dikenal oleh teman-temannya sebagai anak laki-laki dengan tubuh kuat dan suka memukul. Giant memang ditakuti, tetapi di balik sikapnya yang kasar Giant sebenarnya memiliki hati yang sangat lembut. Ketika menghadapi sebuah petualangan Giant kedapatan beberapa kali menolong sahabat-sahabatnya yang kesusahan dan yang paling mencolok bagaimana dia memperlakukan jaiko, adik perempuan satu-satunya, dengan penuh kesabaran dan juga kasih sayang.

  • Advertisement
  • 5. Jangan terlalu bergantung pada kemampuan sebuah alat

  • Secanggih apapun sebuah alat akan lebih berguna jika menggunakan kemampuan diri sendiri. Perlu diingat juga bahwa dalam kehidupan nyata skill seseorang jauh lebih dihargai, sebaliknya alat yang canggih justru membuat seseorang jadi pemalas, ketergantungan dan akhirnya menjadi pribadi yang lemah.

  • 6. Karakter Suneo mengajarkan kepada kita agar jangan menjadi pribadi yang sombong

  • Seorang Suneo pada dasarnya memiliki kepribadian baik, tetapi karakter sombong sebagai anak dari keluarga kaya membuatnya kerap meremehkan orang lain dan melebih-lebihkan kemampuannya. Dari karakter Suneo tersebut kita bisa belajar bahwa bersikap sombong tidak akan pernah mendatangkan kebahagiaan, sebaliknya orang lain justru kurang bersimpati dan akhirnya enggan bergaul dengan kita.

  • 7. Dari persahabatan bibit-bibit cinta sejati bisa muncul

  • Ingat bagaimana hubungan Nobita dan Shisuka, pada akhir cerita dikabarkan bahwa mereka berdua akan menikah dan memiliki keturunan. Dari persahabatan yang telah mereka jalani sejak masih kanak-kanak mengajarkan kepada kita bahwa berawal dari sebuah persahabatan bibit-bibit cinta sejati bisa muncul, ini tentunya sangat baik karena membuat pernikahan jadi lebih bahagia dan tahan lama.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

7 pelajaran berharga di balik serunya film kartun anak-anak Jepang, Doraemon

Secanggih apapun sebuah alat akan lebih berguna jika menggunakan kemampuan diri sendiri. Perlu diingat juga bahwa dalam kehidupan nyata skill seseorang jauh lebih dihargai, sebaliknya alat yang canggih justru membuat seseorang jadi pemalas, ketergant
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr