Ini rahasianya jika Anda ingin berhasil membesarkan anak berperilaku baik

Tanamkan pada anak perilaku baik dan kedisiplinan serta hindari ancaman itu yang terpenting.

66 views   |   shares
  • Tugas sebagai orangtua bukanlah terbatas hanya memenuhi kebutuhan jasmani, tetapi yang lebih utama adalah menanamkan perilaku baik dan kedisiplinan. Walaupun mudah diucapkan, pada pelaksanaannya setiap orangtua perlu belajar. Sebagian besar dari Anda para orangtua mendidik anak agar berperilaku baik dengan cara memberi ancaman, 'kalau kamu main terus, mama kunci pintu! Yang lain dengan insentif uang atau barang sewaktu mereka telah melakukannya. Bila motif berbuat baik semata-mata untuk mendapatkan imbalan, maka perubahan sikap pada anak hanyalah sementara, karena susungguhnya mereka tidak mengerti alasan untuk patuh. DR. Robert Brook menyatakan, 'Bila Anda fokus hanya hal-hal yang penting saja, maka Anda bisa mulai mengajar anak sejak usia 2 tahun, mereka akan belajar dengan cepat, tidak melawan yang pada akhirnya menuntun pada perilaku baik.' Kalau deminikian bagaimana menyiasatinya?

  • 1.Jelaskan 'mengapa'

  • Memberikan penjelasan 'mengapa' perlu berbuat sesuatu (yang baik dan pantas) tidak harus panjang lebar, apalagi untuk anak-anak. Bila Anda membuat aturan untuk tidur paling lambat jam 9 malam, katakan, 'kamu perlu istirakat cukup agar besok tidak terlambat ke sekolah'. Dengan mengetahui alasannya, mereka belajar mengendalikan diri dan menghargai aturan.

  • 2.Berikan banyak pujian

  • Dengan menerima pujian atas perbuatannya yang baik, anak-anak akan merasa dihargai usahanya dan cenderung akan mengulanginya. Karena pentingnya pujian bagi anak-anak, hal ini menuntut Anda untuk memperhatikan apa yang mereka sudah lakukan kemudian segera berikan pujian.

  • 3.Jadilah teladan

  • Bila Anda meminta anak-anak mengatur sepatunya setelah selesai dipakai, maka Anda juga harus melakukan demikian. Jika Anda mengharapkan anak-anak berlaku sabar dalam menghadapi ketidaknyamanan, maka jangan 'mengomel' sewaktu listrik rumah Anda padam.

  • 4.Beri kesempatan anak-anak membuat keputusan

  • Sebelum memulai proses ini, jangan lupa Anda berbicara tentang 'mengapa' dengan cara yang sederhana. Mulailah dengan membiarkan mereka memilih baju yang mereka sukai di rumah maupun saat pergi. Pilihannya makin besar nilainya seiring bertambahnya usia. Sebagai orangtua Anda harus siap menerima kenyataan pilihan yang salah dari anak-anak. Sudah barang tentu Anda perlu menjelaskan semua akibat yang akan terjadi untuk setiap pilihan dan meminimalisir kerugiannya. Bila mereka bertanya sesuatu, Anda bisa balik bertanya, 'menurut kamu bagaimana?' Dengan cara ini Anda sedang menolong mereka belajar berfikir kritis yang menuntun pada kreatifitas yang diperlukan untuk berhasil di masa depan.

  • Advertisement
  • 5.Ajarkan bersikap sabar

  • Anak-anak sejak bayi tahu bahwa untuk mendapatkan sesuatu mereka menangis berharap segera dipenuhi keinginannya. Dengan begitu, sangat perlu mengajarkan kesabaran dengan cara menunda apa yang dimintanya dengan memberikan alasannya. Mungkin saja dia tidak setuju dan masih merengek, biarkan saja. Cara lain mengajarkan kesabaran yaitu dengan memberikan mereka permainan yang menuntun pada kesabaran seperti puzzle atau kegiatan bercocok tanam.

  • 6.Tumbuhkan rasa empati

  • Empati adalah memahami perasaan dan pikiran orang lain. Melalui empati, seseorang akan merasa dicintai, diperhatikan dan didukung. Selain bisa diajarkan melalui contoh dari orangtua, dapat juga diajarkan dengan kegiatan menaman sayuran di kebun. Tanaman harus disiram, dipelihara agar tumbuh dan bisa dimanfaatkan, ini semua memupuk rasa empati dan kasih sayang

  • Setelah semua yang Anda lakukan, mereka tetaplah anak-anak yang pasti akan berbuat 'aneh-aneh.' Teruslah mengajar maka Anda akan menuai buahnya.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

Ini rahasianya jika Anda ingin berhasil membesarkan anak berperilaku baik

Tanamkan pada anak perilaku baik dan kedisiplinan serta hindari ancaman itu yang terpenting.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr