Kenali gejala Adenomiosis, sepupu dari Endometriosis. Bahayakah bagi wanita?

Bila wanita tidak memiliki organ reproduksi-rahim, maka dunia ini hanya dihuni oleh dua orang, yaitu bapa Adam dan ibu Hawa saja. Namun, hal ini juga membawa potensi masalah pada wanita.

9 views   |   shares
  • Sistim reproduksi wanita adalah sebuah berkah besar bukan saja bagi wanita, tetapi juga bagi sebuah bangsa dan peradaban. Betapa tidak? Sistim itu memungkinkan pria dan wanita yang telah menikah untuk memiliki keturunan, dengan demikian sebuah bangsa akan terus ada dan berkembang jumlahnya. Jika wanita tidak memiliki organ reproduksi-rahim, maka dunia ini hanya dihuni oleh dua orang, yaitu bapa Adam dan ibu Hawa saja. Namun, hal ini juga membawa potensi masalah pada wanita. Beberapa penyakit bisa menyerang rahim seperti yang akan dibahas dalam artikel ini, 'Adenomiosis', sepupu dari endometriosis.

  • 1.Apakah Adenomiosis?

  • Adenomiosis adalah penetrasi dan bertumbuhnya jaringan yang melapisi dinding bagian dalam rahim ke lapisan otot rahim. Pada saat siklus haid, jaringan tersebut ikut keluar sehingga menyebabkan pendarahan yanag berlebihan. Adenomiosis bisa hanya beberapa tempat tertentu, bisa juga merata. Bila merata akan tampak menyerupai tumor.

  • 2.Gejala-gejala yang ditimbulkan

  • Penebalan pada otot-otot pada rahim menyebabkan rahim membesar, bahkan bisa 2 atau 3 kali dari ukuran normalnya. Terjadi kram yang hebat saat haid, perdarahan yang banyak dan berlangsung beberapa hari seringkali disertai gumpalan-gumpalan darah, nyeri di pelvis serta rasa nyeri sewaktu berhubungan intim.

  • 3.Apakah penyebabnya?

  • Para ahli belum tahu secara pasti apa penyebab adenomiosis, namun menurut studi yang sudah dilakukan para wanita yang pernah melakukan operasi rahim untuk kelahiran ceasar berpotensi terkena gangguan ini. Kekurangan hormone estrogen, progesterone, follicle stimulating hormone, FSH yaitu hormon pemacu pertumbuhan dan kematangan sel telur.

  • 4.Apakah Anda termasuk yang rentan terkena Adonemiosis?

  • Adenomiosis menyerang wanita paruh baya atau yang sudah pernah melahirkan. Namun data terakhir menunjukkan wanita muda pun bisa terkena gangguan ini. Dengan demikian, bila Anda merasakan gejala seperti yang telah disebutkan di atas, segeralah memeriksakan ke dokter kandungan untuk memastikan jenis penyakit apa yang Anda alami.

  • Advertisement
  • 5.Langkah-langkah diagnosa medis

  • Karena besarnya pembengkakan rahim, dokter kandungan seringkali dapat menemukan secara kasat mata. Bila tidak maka akan dilakukan USG. Sekiranya dengan USG masih belum ditemukan masalahnya, maka dokter akan meminta dilakukan MRI. Beritahu dokter atau tehnisi MRI kalau Anda sedang hamil atau dalam tubuh Anda ada logam.

  • 6.Pengobatan

  • Secara umum, pengobatan dapat dilakukan dengan meminum obat, pemberian hormon tertentu, atau operasi jika masalahnya serius. Dalam dunia kedokteran yang sudah moderen seperti sekarang, jangan membayangkan operasi selalu dengan pembedahan, banyak operasi dilaksanakan hanya meninggalkan bekas luka yang kecil.

  • 7.Resiko yang bisa timbul

  • Pertanyaan yang sering timbul ialah apakah penderita adenomiosis menyebabkan ketidaksuburan? Para penderita adenomiosis biasanya juga punya endometriosis, sehingga sulit menjawab apakah adenomiosis menyebabkan ketidaksuburan. Namun, beberapa studi menyebutkan bisa menjadi faktor pemicunya.

  • Adenomiosis bukanlah penyakit yang mematikan namun bila berlangsung lama dan tidak ditangani bisa membuat kwalitas hidup Anda terganggu sehingga menurunkan produktivitas kerja hari-hari Anda. Belum lagi adanya rasa sakit saat berhubungkan intim bisa membuat kemesraan suami-istri mengendur. Bila Anda sedang mengalaminya, segera hubungi dokter kandungan untuk menerima pertolongan yang tepat.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

Kenali gejala Adenomiosis, sepupu dari Endometriosis. Bahayakah bagi wanita?

Bila wanita tidak memiliki organ reproduksi-rahim, maka dunia ini hanya dihuni oleh dua orang, yaitu bapa Adam dan ibu Hawa saja. Namun, hal ini juga membawa potensi masalah pada wanita.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr