Sering mengumbar kemesraan dengan pasangan di medsos tidak menjamin kehidupan pernikahan bahagia

Tidak sedikit juga pasangan yang suka mengumbar kemesraannya di media sosial. Padahal, pasalnya sering mengumbar kemesraan di media sosial tidak menjamin kebahagiaan. Mengapa? Berikut 5 alasannya

29 views   |   1 shares
  • Dengan adanya media sosial, masyarakat modern ini dimenjadi candu dan tidak pernah terlepas dari aktifitas di media sosial. Sebentar-sebentar buka, instagram, sebentar-sebentar posting status di facabook, sebentar-sebentar update lokasi di path. Seakan sudah menjadi kebutuhan yang tidak bisa dilepaskan.

  • Tidak sedikit juga pasangan yang suka mengumbar kemesraannya di media sosial. Padahal, pasalnya sering mengumbar kemesraan di media sosial tidak menjamin kebahagiaan. Mengapa? Berikut 5 alasannya

  • 1.Cinta tidak butuh pembuktian yang berlebihan

  • Sekalipun cinta butuh diekspresikan namun tidak perlu diekspresikan dengan diumbar disosial media agar dilihat banyak orang bahwa Anda adalah pasangan yang dimabuk cinta. Karena sebenarnya pasang yang jatuh cinta tidak menggunakan pasangnnya untuk membuktikannya. Maksudnya, agar orang tahu Anda jatuh cinta, Anda jadi lebih sering update dengan pasangan Anda di media sosial. Tidak perlu memamerkan betapa bahagianya Anda dan pasangan kepada seluruh teman di media sosial. Cukup Anda dan pasangan saja yang perlu tahu betapa besarnya rasa bahagia. Ingat, yang terpenting dari sebuah hubungan adalah perasaan dan kepercayaan satu sama lain. Bukan pencarian kepopularitas.

  • 2.Tanda krisis kepercayaan atas hubungan yang dijalin

  • Beberapa orang yang sering mengumbar kemesraannya dimedia sosial juga biasanya adalah orang yang memiliki keraguan dengan pasangannya atau tidak yakin dengan hubungan yang sedang dijalinnya. Hampir selalu update saat sedang bersama pasangan dan bahkan meminta pasangannya melakukan hal demikian adalah tandanya. Tujuannya agar semua teman di media sosial tahu akan hubungan mereka atau agar pasangan tidak berbohong.

  • 3.Cinta sejati dipamerkan di dunia nyata

  • Bagi pasangan yang benar-benar bahagia mereka tidak memikirkan dunia maya. Bagi mereka itu hanyalah akan membuang-buang waktu saja. Mereka lebih sibuk mengabadikan bersama momen didunia nyata untuk sebagai kenangan yang tak terlupakan, seperti mengabadikan lewat foto atau dokumentasi lainnya, tapi jarang dibagikan ke media sosial. Kereka mereka tidak ingin kebahagiannya terganggu oleh orang di luar sana.

  • 4.Sumber bahagia dari pasangan bukan dari orang lain

  • Pasangan yang bahagia tahu benar bahwa kebahagiaan hanya bisa mereka dapat dari pasangan dicintainya. Bukan karena popularitas di media sosial. Beberapa orang tidak menyadari, bahwa kebahagiaan sejati bukan dari seberapa banyak orang yang melihat, menyukai atau mengomentari status updatean Anda dengan pasangan. Melainkan dari pasangan Anda sendiri. Ada beberapa teman saya yang lebih peduli dengan eksistensinya di media sosial dan tak tidak sadar bahwa kebiasaannya itu membuatnya sering mengabaikan pasangannya sendiri. Daripada membuang waktu memikirkan update apa di sosial media, lebih baik menghabiskan waktu berdua melakukan hal-hal berguna yang dapat memperkuat tali kasih didalam hubungan kalian.

  • Advertisement
  • 5.Hubungan penuh kemunafikan hanya untuk menarik simpatik banyak orang

  • Di sosial media updatenya yang mesra-mesra, selalu tertawa bersama dan bersenang-senang bersama. Sehingga orang lain yang melihatnya akan berpikir bahwa 'mesra sekali hubungan mereka'. Padahal hal itu hanya sebatas di sosial media saja. Dikehidupan nyatanya, sering bertengkar dan banyak juga tidak bahagianya. Saya pernah melihat sepasang pemuda pemudi yang lagi berlibur bersama, sang wanita meminta foto bersama pasangannya dan meminta kami( saya dan istri) untuk membantu mengabadikan foto mereka. Si pria terlihat terpaksa dengan ajakan si wanita. Saat mereka berpose, sang pria terlihat cemberut, dan kembali lagi si wanita memaksa si pria untuk tersenyum bahkan merangkulnya agar foto tersebut terlihat mesra. Setelah kami berhasil mendapatkan foto yang bagus. Si wanita langsung mengambil handphonenya dan langsung sibuk berjalan sambil melihat hasil foto yang mungkin ingin diupdatenya di media sosialnya dan mengabaikan kekasihnya yang sudah tertinggal jauh dibelakangnya. Inilah yang saya maksud bahwa cukup banyak orang diluar sana yang hidup dalam kemunafikan seperti itu.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Ezra adalah seorang suami yang bekerja dalam bidang digital marketing di sebuah perusahaan asing. Dia menggemari olahraga, traveling, membaca, menonton film, teknologi dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Ikuti akun Twitternya di .

Sering mengumbar kemesraan dengan pasangan di medsos tidak menjamin kehidupan pernikahan bahagia

Tidak sedikit juga pasangan yang suka mengumbar kemesraannya di media sosial. Padahal, pasalnya sering mengumbar kemesraan di media sosial tidak menjamin kebahagiaan. Mengapa? Berikut 5 alasannya
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr