Pelayan restoran ini melayani seorang tunawisma dengan tanpa diskriminasi. Siapa dia sesungguhnya membuat orang-orang terkejut setengah mati

Bila Anda tahu siapa sebenarnya pria itu , Anda akan panik.

15 views   |   shares
  • Jika Anda melayani seorang tunawisma dan dia tidak dapat membayar makanannya, maukah Anda membantu dan membayarnya?

  • Inilah yang terjadi pada seorang Pelayan restoran di Texas .

  • Maria sedang bekerja seperti buasa saat seorang pria yang akan segera mengubah hidupnya duduk di salah satu meja makannya. Pria itu rupanya sedang dalam keadaan kurang beruntung, namun Maria mendekatinya seperti yang dia lakukan dengan meja lainnya dan dengan ramah dia berkata kepadanya, "Namaku Maria, jika Anda memerlukan sesuatu, beritahu saya dan saya akan memastikan Anda mendapatkannya."

  • Si tunawisma melihat bahwa tidak ada pekerja lain yang memandangnya dan tidak ada yang menawarkan untuk melayaninya. Menurut Fabiosa, manajer restoran telah memperingatkan karyawannya bahwa jika mereka melayani seseorang yang tidak mampu membayar, mereka perlu membayar makanannya.

  • Tapi itu tidak menghentikan Maria.

  • Apa yang terjadi selanjutnya

  • Setelah pria itu selesai makan, dia segera membayar dan pergi ... tapi sebelumnya, dia memasukkan uang tip $100 dan sebuah catatan di bawah salah satu piring kosong.

  • Sementara bukan uang tip mengesankan yang mengejutkan, catatan yang ditinggalkan adalah apa yang lebih mengejutkan Maria (dan publik). Catatan tersebut mengatakan: "Kepada Maria, saya sangat menghormatimu dan dapat melihat bahwa Anda menghargai diri Anda sendiri ... Hal ini terbukti dalam cara Anda memperlakukan orang lain, Anda telah menemukan rahasia kebahagiaan, perbuatan baik Anda akan membimbing Anda serta orang lain yang kamu kenal."

  • Kartu itu ditandatangani oleh pemilik restoran

  • Pemilik tempat itu menyamar sebagai seorang pria tunawisma dan pergi ke restorannya sendiri untuk memastikan kualitas para staf dan pelayanan kepada pelanggan mereka.

  • Maria sama sekali tidak tahu siapa dia sebenarnya, namun dia tidak pernah peduli. Dia tidak pernah mendiskriminasi orang itu. Perhatian utamanya (dengan semua pelanggannya) adalah memastikan mereka diurus.

  • Etika kerjanya tidak hanya meninggalkannya dengan tip yang bagus, tapi pemiliknya juga mempromosikannya sebagai manajer restorannya.

  • Advertisement
  • Melalui kebaikannya, hidupnya berubah selamanya.

  • Sebuah contoh bagus yang harus kita ikuti

  • Mudah-mudahan cerita ini mengubah perspektif Anda, bukan hanya karena pria tunawisma di pojok bisa jadi adalah orang kaya di kota atau seseorang yang terkenal menyamar, namun karena mereka manusia. Kita perlu memperlakukan orang lain dengan rasa hormat yang sama seperti yang kita ingin berikan.

  • Ingatlah bahwa pernyataan penting yang disampaikan kepada Maria; "Anda telah menemukan rahasia kebahagiaan." Mengobati tetangga kita dengan cinta dan rasa hormat yang sama yang kita percaya layak kita dapatkan adalah salah satu langkah terhebat untuk bahagia

  • Artikel ini diterjemahkan dari artikel asli yang berjudul "Waiter serves a homeless man without discriminating; but when he reveals his true identity, she breaks down crying", oleh Mariel Reimann

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Ezra adalah seorang suami yang bekerja dalam bidang digital marketing di sebuah perusahaan asing. Dia menggemari olahraga, traveling, membaca, menonton film, teknologi dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Ikuti akun Twitternya di .

Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr