Tinggal Lebih Dekat Dengan Keluarga Besar Anda Tanpa Harus Pindah Rumah

Keluarga saya harus pindah ke sebuah kota besar ketika saya berumur 10 tahun, meninggalkan banyak keluarga dari bibi, paman, saudara sepupu, kakek dan nenek.

1,172 views   |   shares
  • Keluarga saya harus pindah ke sebuah kota besar ketika saya berumur 10 tahun, meninggalkan banyak keluarga dari bibi, paman, saudara sepupu, kakek dan nenek. Kami dengan segera mengetahui bahwa pindah jauh dari tengah-tengah keluarga besar sering menyebabkan hubungan antar keluarga menjadi sedikit renggang.

  • Di sisi lain, Anda mungkin seseorang yang tidak pernah memiliki hubungan yang dekat dengan keluarga besar Anda, atau sedang mencoba memulai untuk dekat dengan mereka. Terlepas dari apa pun kondisi Anda, saya tahu berdasarkan pengalaman saya bahwa hubungan dengan keluarga besar Anda adalah hal yang mungkin untuk dilakukan. Tidak peduli seberapa jauh mereka tinggal, keluarga tetap keluarga. Dengan beberapa tips berikut ini, Anda dapat belajar mengenai hal ini:

  • Menghubungi

  • Ada suatu masa ketika telepon merupakan satu-satunya hubungan yang saya miliki bersama bibi saya. Saya belum bertemu secara langsung dengannya, namun dia menghubungi saya selama saya berada di tahun kedua perguruan tinggi dengan keinginan tulus untuk lebih mengenal saya. Dalam 6 bulan berikutnya, saya selalu menantikan percakapan semi-mingguan yang kami lakukan melalui pembicaraan telepon. Kepercayaan yang kami bina dengan segera membuahkan hasil dalam sebuah kunjungan yang selalu saya ingat.

  • Moral dari kisah ini? Bahkan jika Anda harus memulai hubungan Anda melalui telepon, hal tersebut adalah sangat mungkin untuk menyampaikan kasih sejati Anda terhadap anggota keluarga besar Anda yang lain. Juga, menelepon singkat keluarga Anda secara konsisten dapat lebih cepat membangun hubungan daripada sebuah telepon panjang berjam-jam yang dilakukan hanya setahun sekali. Banyaknya frekuensi Anda menghubungi keluarga Anda akan membantu Anda dan keluarga Anda untuk merasa terlibat di dalam kehidupan masing-masing dengan cara yang nyata dan bermakna. Tahun ini, saya memiliki sebuah gol untuk menghubungi saudara perempuan saya lebih sering. Buatlah ini menjadi gol untuk Anda juga.

  • Fokus pada saat Anda belajar (dan belajar lagi) kesamaan yang Anda miliki dengan keluarga besar Anda

  • Bagaimana kabar Anda? Ini adalah sebuah pertanyaan umum yang sering kita katakan. Hal tersebut tidak dapat benar-benar menggambarkan minat dan kekhawatiran kita. Pelajari lebih lanjut mengenai masing-masing anggota keluarga besar Anda dan ajukan pertanyaan-pertanyaan yang lebih spesifik di hari mendatang. Jika Anda tahu bahwa bibi kesayangan Anda adalah seorang perawat dan sangat menyukai anak anjing, Anda dapat bertanya seperti: “Adakah cerita lucu pasien yang dapat bibi ceritakan kepada saya?” atau “Bagaimana cara mengajarkan anak anjing untuk buang air sendiri di tempat yang benar?’.

  • Advertisement
  • Menjadi selangkah lebih maju dan mencari tahu apa kegemaran yang dapat dinikmati Anda bersama anggota keluarga besar Anda yang lain. Saya selalu memastikan untuk bertanya bagaimana pekerjaan kepada ibu saya. Namun, tidak sampai di situ saja, saya akan selalu mulai bertanya dan meminta nasihat dari ibu saya mengenai kehidupan pernikahan dan kerohanian, hal-hal yang selalu membuat ibu saya bersemangat. Semangatnya tersebut membuat percikan untuk diri saya sendiri. Tanpa kami sadari, 10 menit dari pembicaraan singkat telah berubah menjadi pembicaraan satu jam yang penuh makna.

  • Mengunjungi

  • Buatlah suatu latihan atau kegiatan olahraga bersama untuk bertemu dengan anggota keluarga Anda yang lain. Hal ini dapat menjadi lebih mudah dan lebih alami kita lakukan jika kita telah sering menelepon anggota keluarga yang lain dan belajar lebih dalam mengenai satu sama lain. Jika dapat membantu, Anda dapat mengajak anggota keluarga yang lain dengan tujuan untuk meredam rasa canggung yang mungkin akan terjadi.

  • Sebagai contoh, saya pernah mengunjungi nenek saya seorang diri dalam kurun waktu tertentu yang membuat saya pada akhirnya merasa malu dan canggung. Hal ini membuat pengalaman yang kurang menyenangkan secara keseluruhan. Namun, pada suatu hari di bulan Desember, saudara perempuan dan ibu saya, dan saya berkumpul di rumah nenek selama liburan panjang. Kami bersama merayakan Hari Ibu dengan begitu menyenangkan dan bermakna. Ditambah, saya merasakan perasaan yang lebih dekat dengan masing-masing dari mereka. Sebuah situasi sosial yang canggung telah menghilang dengan kehadiran saudara perempuan saya yang selalu dapat meramaikan suasana dan penuh kasih.

  • Temukan ciri khas keluarga dan menjadi bangga akan hal tersebut

  • Tidak sampai setelah perjalanan bersama kami ke luar kota yang membuat saya menyadari betapa kuat, mandiri, dan pedulinya setiap wanita di keluarga besar kami. Hal ini adalah ciri khas dari keluarga saya di mana saya bangga dapat menjadi bagian dari keluarga besar ini.

  • Anda juga, Anda dapat menemukan kekuatan dari latar belakang yang diberikan kepada Anda. Dengan sedikit penelitian, Anda mungkin akan menemukan bahwa nenek moyang Anda berasal dari benua Eropa. Mungkin hobi memancing Anda datang dari kegemaran kakek Anda terdahulu yang juga dipelajarinya dari kakeknya yang seorang pelaut. Apapun kondisi dan situasi Anda, sebagian besar diri Anda berasal dari keluarga Anda, terlepas apakah Anda menyadarinya atau tidak. Temukan kaitan dengan keluarga besar Anda hari ini.

  • Advertisement
  • Menjaga tradisi-tradisi di masa kecil & membuat tradisi-tradisi baru bersama

  • Kunjungan keluarga untuk merayakan perayaan Hari Ibu telah menjadi suatu tradisi yang penting di keluarga kami, namun tradisi-tradisi lain yang ingin Anda buat tidak perlu menjadi tradisi yang mahal semahal harga tiket pesawat. Apakah keponakan perempuan Anda dapat membuat sayur kentang yang lezat? Tanyakan dan mintalah resep memasaknya dan Anda dapat membuat menu tersebut menjadi menu rutin untuk waktu-waktu tertentu. Apakah kakek selalu membantu memilih dan memasang hiasan di pohon natal? Tahun depan, buatlah pohon Natal Anda dengan lebih melibatkan setiap anggota keluarga Anda untuk dapat mengingat kenangan dengan kakek. Lebih baik lagi, ajak kakek dalam kegiatan ini atau ambil banyak foto dan kirimkan pada kakek. Tindakan sederhana ini memberikan kesempatan pada Anda untuk terus mengembangkan hubungan dengan keluarga besar Anda serta untuk mengucapkan ucapan yang baik dan tulus kepada orang-orang yang kita kasihi yang mungkin tinggal jauh dari Anda.

  • Bersikap realistis

  • Sejujurnya, mungkin ada banyak anggota keluarga yang Anda rasa Anda harus tetap berhubungan dengan mereka. Orang tua, kakak, adik, keponakan, bibi, paman, saudara sepupu, kakek dan nenek dan masih banyak lagi. Kecuali Anda tinggal dekat dengan sebagian besar dari mereka, Anda mungkin tidak akan dapat menemukan waktu untuk menghubungi mereka satu per satu dalam waktu tertentu secara berkala, belum lagi menemukan waktu agar memiliki pembicaraan yang bermakna. Hal tersebut tidaklah menjadi masalah.

  • Hanya ingatlah satu hal. Anda memiliki keluarga besar yang dapat melatih dan membantu Anda untuk menemukan suatu ciri khas tertentu, hal tersebut adalah sama bagi setiap anggota keluarga Anda yang lain. Anda adalah bagian yang sangat berarti bagi mereka, bahkan jika Anda tidak menyadarinya. Jadi, jika Anda tidak dapat menghilangkan perasaaan bahwa Anda harus menghubungi paman Anda atau menulis sebuah catatan untuk nenek Anda, mulailah untuk melakukannya. Ada banyak kasih yang dapat diungkapkan melalui suatu tindakan yang sederhana yang Anda lakukan. Keluarga adalah semua hal yang berkaitan dengan cinta kasih.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Syane Nathalia dari artikel asli "No relocating required How to get closer to your extended family" karya Sara Hagmann.

  • Advertisement
Bagikan kepada teman-teman Anda!

Sara Hagmann is a stay-at-home wife and writer who loves traveling, cooking, and kissing her husband. A lot.

Tinggal Lebih Dekat Dengan Keluarga Besar Anda Tanpa Harus Pindah Rumah

Keluarga saya harus pindah ke sebuah kota besar ketika saya berumur 10 tahun, meninggalkan banyak keluarga dari bibi, paman, saudara sepupu, kakek dan nenek.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr