Belajar Mengenali Pria yang Salah

Kita sering menyalahkan diri kita sendiri untuk berhubungan dengan seseorang yang kasar. Belajarlah untuk memaafkan diri Anda dan belajar mengenali Pria yang Salah sebelum terlambat.

20,897 views   |   4 shares
  • Pria yang Salah menginginkan Anda!

  • Itu tidak selalu Anda yang memilih dia, itu bisa saja dia yang mencari seseorang yang peduli dan penuh belas kasihan dan bersedia merawat atau memperbaikinya dan menyelamatkannya. Dia mungkin memiliki kepercayaan diri yang rendah, ketakutan yang besar akan diabaikan dan melibatkan dirinya kepada Anda karena Anda memiliki sesuatu yang dia inginkan.

  • Mengapa kita sebut Pria yang Salah? Setelah semuanya, tentu saja ada Wanita yang Salah dan statistik menunjukkan bahwa wanita juga berbuat kasar pada pria. Kami menyebut Pria karena studi menunjukkan bahwa 85 sampai 95 persen korban kekerasan adalah wanita. Banyak penelitian dan informasi adalah mengenai kekerasan oleh pria, yang adalah sangat berbeda dengan kekerasan oleh wanita menurut international Advocates for Human Rights.

  • International Advocates for Human Rights melaporkan bahwa 1 dari 3 wanita di dunia menjadi korban, atau mengalami kekerasan seksual, fisik, emosi dalam kehidupan mereka.

  • Proyek dari The International Stop Violence Against Women memiliki laporan fakta sempurna yang membagikan statistik dan sumber bantuan bagi para korban. Klik di sini untuk melihatnya: Domestic Violence Fact Sheet

  • Lihatlah ke luar pintu rumah Anda dan hitunglah rumah di lingkungan atau komunitas Anda. Jika Anda menaruh satu bendera merah kecil di halaman di tiap tiga rumah, berapa banyak bendera yang dapat Anda lihat dari rumah Anda? Tidak ada satu pun yang tidak terkena dampaknya. Korbannya datang dari tiap ras, kultur, ekonomi dan latar belakang keagaaman.

  • Jadi mengapa ada banyak korban kekerasan? Apa yang dapat Anda lakukan? Kekerasan terjadi karena itu berhasil. Itu memberikan orang yang bertindak dengan kekerasan apa yang mereka inginkan. Itu juga terjadi karena kita tidak melihatnya, itu juga sering kali tersembunyi, rahasia dan tidak selalu melanggar hukum.

  • Kelihatan seperti apa sih Pria yang Salah? Evan Stark, Ph.D., MSW, seorang educator and trainer, menjelaskan bahwa orang yang bertindak dengan kekerasan adalah seseorang yang terlibat dalam pemaksaan kendali. Dengan sederhana, Pria yang Salah melakukan apa pun untuk mempertahankan kekuasaannya dari rekannya dengan menggunakan berbagai macam cara, termasuk, rasa takut, memanipulasi emosi/mental dan mengambil sumbernya, hak dan kebebasannya.

  • Advertisement
  • Berikut ini adalah beberapa cara orang yang bertindak dengan kekerasan mencoba untuk mempertahankan dan mengontrol korbannya:

  • Keterlibatan yang cepat

  • Seorang yang bertindak dengan kekerasan mungkin dapat muncul dengan kekuatan, mengatakan Anda adalah satu-satunya bagi mereka dan mereka tidak dapat hidup tanpa Anda. Mereka dapat menjadi sangat memerlukan Anda dan membuat Anda merasa seperti bahwa adalah menyakitkan jika Anda berbicara dengan orang lain atau mereka akan cemburu dan marah jika Anda berbicara dengan orang lain. Orang yang bertindak dengan kekerasan mungkin akan meminta komitmen yang cepat dan total dari Anda.

  • Menyerang

  • Kekerasan fisik tidak selalu terjadi dan dapat menjadi sangat kecil. Kekerasan fisik mungkin terjadi kadang-kadang dan dapat menjepit dan menahan korbannya sampai ke arah bunuh diri.

  • Intimidasi

  • Orang yang bertindak dengan kekerasan dapat mengancam kekerasan kepada korban mereka, anak-anak kecil mereka atau melawan keluarga korban dalam usahnya untuk mengendalikan. Mereka dapat mengancam untuk bunuh diri. Dia mungkin kehilangan kendali, mengamuk dan merusak benda-benda. Bagaimanapun juga, ketika korban membersihkan kerusakan, dia menyadari bahwa hanya barangnyalah yang dirusak.

  • Menggunakan teman dan keluarga untuk melawan korbannya

  • Seorang yang bertindak dengan kekerasan dapat memainkan permainan pikiran dengan memberikan informasi kepada teman dan keluarga mengenai korban, membuat korban terlihat gila atau tidak stabil dan karena itu korban tidak dapat dipercaya.

  • Isolasi

  • Ini dapat termasuk menyekap korban di ruang bawah tanah sampai ke memberi saran kepada teman Anda bahwa Anda adalah pengaruh yang buruk dan tidak merawat anak atau membersihkan cucian piring sewaktu Anda pergi bersama teman-teman Anda. Sampai perlahan-lahan, Anda tidak ke luar rumah, karena orang yang melakukan kekerasan itu membuat Anda terlihat buruk dan akhirnya teman dan keluarga Anda menyerah dan meninggalkan Anda terisolasi sendirian. Orang yang melakukan kekerasan dapat menelpon korban sering sampai korban kehilangan pekerjaan. Mereka bahkan mensabotase pekerjaan dan pertemanan korbannya.

  • Pemaksaan seksual

  • Seorang yang bertindak dengan kekerasan memaksa korban untuk melakukan tindakan seksual yang melawan keinginan korban, menurut Evan Stark yang melaporkan bahwa 68 persen dari wanita mencari perlindungan dilaporkan telah mengalami pemerkosaan.

  • Memainkan peran sebagai korban

  • Advertisement
  • Seorang yang bertindak dengan kekerasan dapat bertindak sebagai korban. Sebagai contoh mereka mungkin muncul beberapa jam terlambat untuk makan malam, dan ketika diteliti mengenai masalahnya mereka akan menyalahkan keterlambatan mereka karena masakan korban yang tidak enak dan tiba-tiba mereka adalah korbannya.

  • Permainan pikiran: manipulasi atau kekerasan emosional

  • Ini dapat mencakup menyebut kata kasar seperti "kamu bodoh, gemuk atau jelek." Itu juga terjadi secara tersembunyi, seperti menawarkan kue lagi dengan maksud menunjukkan bahwa Anda gemuk dalam usahanya untuk menghancurkan kepercayaan diri Anda dan mempertahankan kuasa dan kendalinya.

  • Mengendalikan melalui anak-anak, sistem yang legal, atau masalah keuangan

  • Seorang yang bertindak dengan kekerasan mengancam untuk menyewa pengacara dan mengambil anak-anak dari korban. Mereka menggunakan sistem yang legal sebagai keuntungan mereka. Mobil tiba-tiba rusak, korban tidak memiliki telepon dan mereka mengontrol semua uang.

  • Bagaimana para korban menanggapi kekerasan?

  • Para korban sering kali menggambarkan perasaan mereka seperti berjalan di atas telur, hanya berusaha untuk mencari tahu bagaimana dapat membuat orang yang melakukan kekerasan itu bahagia. Mereka menyalahkan diri mereka sendiri, karena jika kekerasan terjadi karena kesalahan mereka, mereka masih memiliki kendali dan dapat merubahnya. Dia mungkin akan berkata, "saya juga berteriak," atau "Jika saya mengurangi berat badan dan menjaga rumah bersih maka semua akan baik-baik saja." Daftar dari masalah untuk diselesaikan semakin panjang, berubah dari hari ke hari. Itu seperti, mereka ingin memiliki kendali dari situasi yang tak terkendali.

  • Apa yang dapat Anda lakukan? Jika Anda mengetahui atau mencurigai bahwa seseorang yang Anda kenal berada dalam hubungan dengan kekerasan, berhati-hatilah! Berbicara kepada korban dapat membuat dia mendapat masalah. Mengetahui dan memahami bahwa korban mengetahui apa yang terbaik bagi mereka. Seorang yang melakukan kekerasan dapat menggunakan teknologi untuk melacak sms dan komputer yang korban gunakan. Alih-alih, pelajari mengenai cara yang aman dan hubungi seseorang yang dapat membantu. Satu sumber yang dapat membantu adalah National/International Hotlines: Hot Peach Pages.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Sandiakira L. Pagalla dari artikel asli "Learning to spot Mr. Wrong" karya Shannon Symonds.

  • Advertisement
Baca, hidupkan, bagikan!

Shannon Symonds worked 14 years as an Advocate for families experiencing Domestic or Sexual abuse while raising 6 children in Seaside Oregon. She loves to laugh, write, run, paint and most of all play with her family and friends.

Belajar Mengenali Pria yang Salah

Kita sering menyalahkan diri kita sendiri untuk berhubungan dengan seseorang yang kasar. Belajarlah untuk memaafkan diri Anda dan belajar mengenali Pria yang Salah sebelum terlambat.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr