Peremajaan Rohani: Mencari, Merenungkan dan Berdoa

Kapanpun dimana hidup tampaknya menjadi yang terbaik dari kita, kita perlu untuk mengoreksi kembali kehidupan spiritual kita.

2,655 views   |   2 shares
  • Budha berujar, “Sama seperti lilin tidak dapat terbakar tanpa api, manusia tidak dapat hidup tanpa kehidupan rohani.” Walaupun begitu kita kadang-kadang membiarkan api rohani itu padam. Agar kita dapat menjaganya menyala kita perlu untuk memperbarui diri kita secara rohani. Tuhan mengajar dengan firmannya dan teladan bagaimana menjaga lilin rohani kita menyala. Tiga cara Dia mengajar hal ini adalah dengan mencari, merenungkan dan berdoa.

  • Mencari

  • Kita perlu untuk menemukan kitab suci kita. Jawaban akan pertanyaan kehidupan dapat ditemukan di tulisan kudus ini. Ketika hati kita gusar, ketika kita mencari jawaban dari masalah kita, pada kitab suci inilah kita mesti berpaling.

  • Dalam kehidupan rohani kita? Pertama, kita harus bertekad untuk mempelajari tulisan suci kita setiap hari. Dan kemudian kita perlu untuk memilih waktu yang akan kita gunakan untuk dengan paling efektif mempelajari kitab suci. Saya suka untuk membaca sambil saya makan pagi. Ketika saya memberi makan tubuh saya, saya juga memberi makan jiwa saya. Ini juga saya lakukan saat anak-anak saya sudah pergi ke sekolah, jadi tenang dan saya dapat berkonsentrasi, menulis catatan, dan mencari jawabannya. Suami saya suka untuk mempelajari kitab suci saat anak-anak sudah tidur dan rumah dalam malam yang tenang. Periksalah kehidupan Anda dan kegiatan rutin Anda dan carilah di mana dapat memperbaiki dari apa yang Anda telah baca dan pelajari. Jika diperlukan, buanglah sesuatu yang tidak penting sehingga Anda dapat membuat waktu pembelajaran kitab suci Anda sebagai prioritas.

  • Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana kita menerapkan ajaran dari kitab suci ini?

  • Merenungkan

  • Untuk merenungkan sesuatu berarti “untuk mempertimbangkan secara mendalam dan dengan meditasi.” Untuk melakukannya kita perlu tenang, kita perlu untuk memblokir kebisingan kehidupan.

  • Menemukan waktu untuk bermeditasi tidaklah mudah. Perenungan yang mendalam tidak selalu dapat dilakukan setiap hari. Sering kali saya mencoba untuk tidak mendengarkan radio saat menyetir mobil. Berlari adalah waktu lain yang saya pilih untuk bermeditasi.

  • Seorang pemimpin agama yang bijak mengajar saya untuk mencari alam bebas sebagai tempat bagi saya dapat terkait kembali dengan rohani saya. Tentu saja ini tidak dapat terjadi setiap hari, namun saat waktu mengizinkan atau saat ada kesempatan, berjalanlah di antara pepohonan, di sisi pantai atau di sekeliling blok lingkungan perumahan. Gunakan waktu itu untuk merenung, berpikir dan mendengarkan inspirasi.

  • Advertisement
  • Berdoa

  • Adalah melalui doa kita berkomunikasi dengan Tuhan. Kita berpaling kepada-Nya untuk mencari jawaban dari masalah kita, mencari bantuan dengan pilihan kita, dan berkat-berkat bagi diri kita dan orang lain.

  • Sekali lagi, temukan tempat dan saat yang tenang ketika hati kita dapat sepenuhnya berpaling kepada Tuhan. Dia berjanji untuk menjawab doa kita; kita perlu berjanji untuk berdoa.

  • Adalah mudah di dunia kita yang sibuk ini untuk mengabaikan kebiasaan rohani kita. Namun dengan latihan, kesabaran dan ketekunan kita dapat menjadikannya bagian permanen dalam kehidupan sehari-hari kita. Spurgeon berkata, “Dia yang mendaki di atas kepedulian akan dunia ini, dan memalingkan wajahnya ke arah Tuhannya, telah menemukan sisi cerah dari kehidupan.” Luangkan waktu, palingkan wajah Anda kepada Tuhan dan ini akan menjaga lilin rohani Anda menyala.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Sandiakira L. Pagalla dari artikel asli "Spiritual rejuvenation: Search, ponder and pray" karya Robyn Carr.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Robyn Carr is a graduate of Brigham Young University, the mother of 5 and grandmother to 1. She currently lives in North Carolina. Comments welcomed at mrsincredible41@yahoo.com

Peremajaan Rohani: Mencari, Merenungkan dan Berdoa

Kapanpun dimana hidup tampaknya menjadi yang terbaik dari kita, kita perlu untuk mengoreksi kembali kehidupan spiritual kita.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr