Bagaimana Kita Bangkit Kembali Setelah Perubahan Hidup yang Besar

Pada tahun 2006, saya adalah seorang ibu yang selalu sibuk setiap harinya. Saya dapat melakukan pekerjaan rumah saya, layanan antar jemput, menjadi pemandu sorak bagi kegiatan olahraga anak-anak saya, kencan di malam hari bersama suami saya.

5,707 views   |   1 shares
  • Pada tahun 2006, saya adalah seorang ibu yang selalu sibuk setiap harinya. Saya dapat melakukan pekerjaan rumah saya, layanan antar jemput, menjadi pemandu sorak bagi kegiatan olahraga anak-anak saya, kencan di malam hari bersama suami saya, melayani dengan sukarela dalam kegiatan gereja dan melakukan pekerjaan interior dekorasi yang merupakan hobi saya. Pada suatu musim panas, segalanya berubah. Saya menderita penyakit serius yang terus merampas kemampuan saya untuk melakukan semua pekerjaan itu. Saya tidak bisa keluar rumah. Saya merasa tidak berdaya dan mempertanyakan apakah hidup saya masih berarti?

  • Kita pernah mendengar pepatah dari bahasa Yahudi yang mengatakan : “Manusia berencana, Allah tertawa.” Memang, hidup ini jarang dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah kita buat. Terkadang datang hal-hal yang tidak terduga. Kita segera dihadapkan dengan perubahan-perubahan besar yang mungkin kita tidak siap hadapi. Seperti kehilangan pekerjaan, pernikahan yang bermasalah, atau, seperti kejadian yang saya alami, masalah kesehatan. Masing-masing dari masalah tersebut dapat menghancurkan kehidupan kita.

  • Ketika hidup melemparkan kemalangan, Anda hanya memiliki dua pilihan: menyerah dan bergelimang dalam penderitaan Anda, atau bangkit dan menemukan kembali jati diri Anda. Berikut ini adalah beberapa cara untuk menciptakan kehidupan yang baru dan bermakna.

  • Luangkan waktu Anda untuk kesedihan yang sedang Anda alami

  • Perubahan besar dalam hidup seringkali datang dengan kemalangan yang mendalam. Anda mungkin kehilangan kehidupan lama Anda, kesehatan, jalinan batin, pekerjaan Anda, peluang berkarir, kegiatan yang Anda sukai dst. Adalah hal yang wajar jika Anda mengalami perasaan sedih karena itu. Biarkan diri Anda memiliki waktu bersedih atas kemalangan yang Anda alami. Jangan menganggap diri Anda bukanlah orang yang kuat atau kurang optimis.

  • Dekaplah kebebasan baru yang Anda temukan

  • Setelah perasaan sedih pudar, Anda akan dapat melihat kebebasan yang datang dengan keadaan yang baru. Anda mungkin akan menemukan lebih banyak waktu di tangan Anda atau berkurangnya pengharapan dan tuntutan yang harus Anda penuhi. Lihatlah hidup Anda seperti sebuah kanvas yang kosong. Anda akan memiliki kemampuan untuk mengisinya dengan apapun yang menjadi pilihan Anda.

  • Membuat kembali daftar dari semua keinginan besar dalam kehidupan Anda

  • Pekerjaan terakhir Anda mungkin dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Anda tidak perlu langsung mencari pekerjaan lain yang berat. Sebaliknya, buatlah daftar dari semua hal yang ingin Anda lakukan. Dapatkah Anda tingkatkan sesuatu dari daftar tersebut menjadi lebih dari sekedar hobi? Mungkin ada beberapa kegiatan yang Anda sukai tetapi tidak dapat lagi Anda lakukan. Adakah sesuatu yang dapat Anda lakukan untuk mengubah kegiatan tadi menjadi lebih mudah?

  • Advertisement
  • Ketika saya sakit, saya tidak dapat lagi bekerja sebagai perancang interior. Namun, saya selalu suka menulis. Saya memiliki cita-cita suatu hari dapat menjadi seorang penulis buku. Saya mulai menghabiskan waktu saya untuk menulis sebuah buku, dan saya menyelesaikannya. Saya akui, hasilnya tidak begitu baik, namun inilah sebuah awal untuk saya. Saya meningkatkan hobi menulis saya dan terus menulis fiksi, saya menyelesaikan beberapa cerita pendek dan cerita fiksi kilat. Saya juga menjadi penulis paruh waktu.

  • Menjadi terpelajar

  • Setelah Anda memiliki gagasan yang jelas dari keinginan Anda, pilihlah salah satu dari keinginan untuk anda capai dan belajarlah lebih banyak mengenai hal tersebut. Temukan apa saja jenis peluang yang tersedia untuk Anda. Jadilah terpelajar tentang subjek di mana Anda tertarik untuk mempelajarinya. Ikutilah kelas di sebuah perguruan tinggi, atau carilah pekerjaan magang, atau mencari tahu pilihan-pilihan yang tersedia online.

  • Membangun sistem pendukung

  • Anda akan lebih berhasil dalam usaha baru Anda jika Anda memiliki sistem pendukung. Carilah orang-orang, teman, keluarga yang dapat menghibur Anda saat Anda sedang kecil hati. Anda mungkin dapat mencari pembimbing dalam lingkungan tempat tinggal Anda, seminar-seminar dalam kelompok dukungan online. Jangan ragu dan takut untuk meminta bantuan kepada keluarga dan teman-teman ketika Anda membutuhkannya. Mereka mungkin dapat membantu untuk menjaga anak-anak Anda, ketika Anda harus masuk kuliah Anda atau mereka dapat membantu dalam transportasi untuk wawancara kerja Anda.

  • Berhati-hatilah untuk tidak berbagi impian Anda dengan orang-orang yang secara alami memiliki sifat pesimis, yang mungkin mengejek Anda dan impian Anda. Jangan biarkan ketakutan mereka mempengaruhi Anda dalam mengejar impian yang Anda inginkan dan yang pantas untuk Anda dapatkan.

  • Penuhi impian Anda

  • Ambilah tindakan dan lakukan itu. Lakukan langkah-langkah pertama yang diperlukan untuk membuat impian Anda menjadi kenyataan. Buatlah resume Anda, hubungi seseorang yang sudah ahli di bidang yang ingin Anda pelajari dan geluti, mulailah membangun usaha Anda sendiri, atau melamar pekerjaan yang Anda inginkan.

  • Perubahan besar dalam kehidupan mungkin datang tanpa diharapkan. Namun perubahan-perubahan tersebut bisa datang dengan membawa berkat-berkat yang mengejutkan untuk kita. Ambillah kesempatan untuk menemukan kembali jati diri Anda dan Anda dapat menciptakan hidup yang penuh dan bahagia.

  • Advertisement
  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Syane Nathalia dari artikel asli "How to reinvent yourself after a major change" karya Shelli Proffitt Howells.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Shelli Proffitt Howells is a BYU graduate, a creative writer, a happy wife and a mother of six.

Situs: http://shelliproffitthowells.comWebsite

Bagaimana Kita Bangkit Kembali Setelah Perubahan Hidup yang Besar

Pada tahun 2006, saya adalah seorang ibu yang selalu sibuk setiap harinya. Saya dapat melakukan pekerjaan rumah saya, layanan antar jemput, menjadi pemandu sorak bagi kegiatan olahraga anak-anak saya, kencan di malam hari bersama suami saya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr