Dari Menyusui Hingga Menyapih: Dasar-Dasar Menyusui

Namun, penting untuk diingat bahwa makanan padat sehendaknya tidak menggantikan ASI setidaknya sampai anak berusia 1 tahun.

2,529 views   |   0 shares
  • Menyusui seorang bayi adalah sebuah keputusan pribadi. Bagaimanapun juga, ketika seorang ibu memilih untuk menyusui, sangat penting untuk diketahui apa yang diharapkan. Berikut adalah dasar-dasar menyusui.

  • Di rumah sakit

  • Memiliki awal yang baik untuk menyusui adalah sangat penting bagi keberhasilan. Bukti terbaik yang saya miliki mengenai menyusui berasal dari ibu saya. Dia memberitahu saya bahwa ketika saya berada di rumah sakit, saya harus menanyakan ke juru rawat untuk membantu saya setiap kali saya mencoba untuk menyusui bayi saya untuk memastikan dia menyusu dengan benar, Hal ini sangat membantu. Saya meninggalkan rumah sakit dengan percaya diri. Para juru rawat siap membantu Anda, jadi jangan ragu-ragu untuk bertanya. Jika rumah sakit memiliki staf penasihat menyusui, maka pantas dan layak untuk dikunjungi.

  • Pada bulan-bulan pertama

  • Pada minggu-minggu pertama (atau bulan) bisa menjadi sangat sulit. Perlu waktu sesaat bagi persediaan air susu ibu untuk keluar, dan hal ini bisa menyebabakan ketidaknyamanan. Untuk mengatasi pembengkakan, sediakan tabung pompa ASI. Akan ada masa ketika bayi Anda sedang tidak lapar. Bagaimanapun juga, Anda perlu untuk memompa ASI ke luar untuk mengurangi ketidaknyamanan. Dengan memompa akan memecahkan masalah tersebut, dan membantu menyediakan cadangan ASI untuk dibekukan.

  • Investasi yang baik lainnya adalah menggunakan bra khusus ibu menyusui. Pergilah ke tempat-tempat perbelanjaan yang khusus menyediakan kebutuhan bagi para ibu-ibu, contohnya seperti khusus untuk ibu hamil, adalah ide yang baik. Ditemani oleh pramuniaga yang terlatih untuk membantu para ibu menemukan yang paling cocok dan pas. Memiliki bra menyusui dengan tanpa kawat penyangga biasanya yang disarankan, karena kawat penyangga bisa menyumbat pembuluh ASI. Saya dulu memiliki sekitar dua atau tiga bra menyusui dan dua khusus untuk tidur.

  • Pada bulan-bulan pertama yang diperlukan adalah bantalan atau kertas khusus ibu menyusui dan krim pengoles, seperti. Ketika Anda memberikan ASI, bantalan menyusui akan membantu mencegah dari hal-hal yang memalukan ketika ASI merembes. Krim lanolin akan membantu mengurangi rasa sakit.

  • Ada banyak orang ingin membantu para ibu agar berhasil pada proses pemberian ASI. Ada banyak penasihat menyusui yang tersedia.

  • Memperkenalkan makanan padat

  • Segera setelah bayi mulai makan, proses menyapih pun dimulai. Namun, penting untuk diingat bahwa makanan padat hendaknya tidak mengganti ASI setidaknya sampai anak berusia 1 tahun. Menurut KellyMom.com, jika memungkinkan tidak boleh lebih dari 25 persen kalori yang diterima oleh bayi berasal dari makanan padat sampai setelah satu tahun.

  • Advertisement
  • Ketika memperkenalkan makanan padat, cobalah menawarkan ASI sebagai pilihan pertama, kemudian ikuti dengan makanan padat. Cara ini memastikan persediaan ASI akan tetap terjaga dan bayi mendapatkan nutrisi yang dibutuhkannya dari ASI.

  • Menyapih

  • Kegiatan ini bisa menjadi subyek yang sangat menyentuh. Bilamana, seorang ibu harus menyapih anaknya? Beberapa mengatakan setelah mereka berusia satu tahun, yang lain mengatakan, setelah si anak memutuskan untuk “menyapih dirinya sendiri”. Sejujurnya, saya berpikir bahwa keputusan tersebut adalah tugas orang tua. Namun, ketika ibu memilih untuk menyapih anaknya, ada beberapa cara yang berbeda.

  • Intermountain Moms, sebuah layanan yang dijalankan oleh Intermontain Healthcare, menyarankan tiga cara menyapih:

  • Menyapih setahap demi setahap

  • Memberikan ASI setiap beberapa hari sekali (atau lebih lama), dan menganti dengan susu sapi. Cara ini lebih mudah karena bukanlah perubahan yang terjadi secara tiba-tiba dan cara ini memberikan ibu kesempatan untuk memiliki cadangan ASI.

  • Menyapih sebagian

  • Menghentikan pemberian ASI, tetapi masih secara rutin melanjutkan menyusui secara teratur.

  • Menyapih dengan tiba-tiba

  • Cara ini menghentikan secara total pemberian ASI.

  • Cara lainnya, menurut KellyMom, dengan menggunakan pendekatan “Jangan menawarkan. Jangan menolak.” Ini adalah cara menyapih dengan perlahan. Namun, cara ini juga adalah yang termudah untuk diterapkan kepada anak.

  • Berikut adalah beberapa cara lainnya:

  • Mogok menyusu

  • Beberapa bayi akan mengalami apa yang disebut sebagai “mogok menyusu.” Ini adalah ketika mereka menolak untuk menyusu. Hal ini normal dan biasanya akan hilang dalam beberapa hari. Hal ini cenderung terjadi dalam sejarah kehidupan seseorang, dimana ketika bayi lebih tertarik dalam mempraktekan kemampuan baru daripada menyusu. Tidak semua bayi mengalami mogok menyusu. Ini penting untuk diingat bahwa sebelum usia 18 bulan, kebanyakan anak tidak akan menyapih dirinya sendiri, jadi jika bayi menolak untuk menyusu, terutama pada tahun pertama kehidupan, ini bukan karena mereka menyapih dirinya sendiri. Situs ini menawarkan cara yang luar biasa mengenai bagaimana untuk mengatasi mogok menyusu.

  • Perbanyak keinginan

  • Saya telah mendengar ibu-ibu membahas mengenai bagaimana secara tiba-tiba, bayi mereka ingin menyusu terus. Kebanyakan dari para ibu tersebut juga mengkhawatirkan bahwa bayi mereka akan kelaparan. Yakinlah, mereka tidak akan kelaparan. Sementara beberapa ibu mungkin memiliki cadangan asi yang sedikit, sehingga anak-anak mereka tidak mendapatkan cukup, hal ini biasanya bukanlah penyebabnya. Menurut KellyMom, kebanyakan bayi mengalami pertumbuhan pesat antara 7 dan 10 hari, 2-3 minggu, 4-6 minggu, 3 bulan, 4 bulan, 6 bulan, dan 9 bulan. Hal ini hanya akan berlangsung beberapa hari, tapi kadang-kadang bisa berlangsung lebih dari seminggu. Anda akan merasa seperti pembantu bagi bayi Anda selama masa-masa ini, tapi mereka melewatinya begitu cepat sekali. Jika usia anak Anda lebih muda dari 6 bulan, mungkin Anda akan tergoda untuk memulai memberikan makanan padat kepada bayi. Hal ini tidak boleh dilakukan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak, terutama bila belum berusia 4 bulan.

  • Advertisement
  • Posisi

  • Ada beberapa posisi menyusui yang berbeda. Lakukan percobaan untuk melihat posisi bagaimanakah yang terbaik bagi Anda dan bayi Anda. BabyCenter.com menjelaskan perbedaan posisi secara mendalam. Namun, berikut adalah penjelasan singkatnya:

    • Cradle hold: Memeluk kepala bayi di lekukan lengan Anda

    • Cross-over: Sama dengan Cradle hold, tapi Anda memegang kepala bayi dengan tangan Anda

    • Clutch or football hold: Selipkan bayi di bawah lengan Anda

    • Reclining: Meletakkan dengan bayi menghadap ke arah Anda

  • Apa pun posisi yang Anda pilih, selalu pastikan jalur udara bayi bebas dan tidak terpotong, Apa pun keputusan Anda dalam menyusui bayi Anda, nikmati peristiwa ini bersama anak Anda yang terkasih.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Agung Candra Setiawan dari artikel asli “From latching to weaning: The basics of breastfeeding” karya Katie Clark.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Katie Clark is an undergraduate at BYU majoring in Print Journalism. She is originally from Colorado, but currently lives in Provo, Utah, with her husband and son.

Dari Menyusui Hingga Menyapih: Dasar-Dasar Menyusui

Namun, penting untuk diingat bahwa makanan padat sehendaknya tidak menggantikan ASI setidaknya sampai anak berusia 1 tahun.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr