Surat dari seorang ayah untuk anak remajanya yang baru mulai mengenal cinta

Berpikirlah logis anakku, bahwa melalui kegagalan yang kamu alami dirimu bisa belajar untuk menjadi pribadi yang lebih kuat dan dewasa dari sebelumnya.

692 views   |   7 shares
  • Anakku, pertama-tama maafkan ayahmu ini, yang begitu cerewet menasihatimu. Seandainya saja kamu menyadari, saat melihatmu tumbuh menjadi seorang remaja rasanya begitu sangat membanggakan. Belum puas hati ini ingin bisa terus memeluk dan menggendongmu, seakan-akan baru kemarin kamu dilahirkan dan sekarang kamu telah berubah menjadi sosok yang rupawan. Ah, waktu benar-benar bergulir begitu cepat, kamu tumbuh makin besar dan ayah tidak muda lagi.

  • Anakku, izinkan ayah memberi wejangan kepadamu. Ayah percaya kamu adalah pribadi yang baik, tetapi apa yang akan ayah sampaikan kali ini dapat berguna bagi kehidupan masa depanmu kelak.

  • Anakku, pada masa remaja, sama seperti kebanyakan remaja lainnya kamu akan mulai mengalami jatuh cinta terhadap lawan jenis. Ini normal, dan ayah sangat memahaminya. Sama seperti dirimu, dulu sewaktu remaja ayah juga pernah mengalaminya. Ini semua adalah pengalaman yang sangat menakjubkan dan seumur hidup tidak akan pernah bisa kamu lupakan.

  • Namun anakku, jangan biarkan rasa cintamu membutakan mata hatimu. Jangan biarkan dirimu dibelenggu oleh rasa cinta yang kadang menjerumuskan seseorang ke dalam perbuatan-perbuatan terlarang.

  • Anakku, dalam hubungan antar-lawan jenis ada banyak norma perlu kamu pahami. Ayah berharap kamu bersedia mematuhi lima hal berikut ini. Ayah percaya, ketika kamu mampu menangkap apa yang ayah sampaikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, maka kehidupan percintaanmu akan lebih bahagia.

  • 1. Rasa cinta adalah anugerah

  • Sebagai pribadi, bersyukurlah kepada Tuhan karena telah mengaruniakan rasa cinta ke dalam hatimu. Rasa cinta adalah salah satu elemen penting bagi terciptanya kedamaian dan kebahagiaan dalam hidup. Oleh karena itu, manfaatkan cinta yang ada di dalam dirimu dan keluarkan cinta tersebut dalam perbuatan-perbuatan baik. Maka orang lain akan sangat mengasihi dan mengagumimu.

  • 2. Mencintai boleh, tapi jangan sembrono

  • Ketika kamu menemukan seseorang yang pantas untuk memiliki cintamu, pertahankan perasaan itu. Namun, mencintai seseorang juga tidak boleh sembrono. Pastikan terlebih dahulu orang tersebut benar-benar pantas untuk kamu cintai. Pastikan perilaku dan tutur katanya juga mengisyaratkan kebaikan hati.

  • 3. Rekanmu adalah pribadi yang wajib kamu hormati

  • Ada perbedaan mendasar antara mencintai seseorang dengan ketulusan hati atau hanya sekedar nafsu belaka. Ini perlu kamu pahami anakku, bahwa cinta yang murni tidak memberi sedikitpun ruang bagi hawa nafsu menguasai di dalamnya. Pertahankan cintamu kepadanya tetap suci, hormati dia, hindari sebisa mungkin keintiman yang dapat menjerumuskan kalian berdua dalam perbuatan zinah yang terlarang.

  • Advertisement
  • 4. Selesaikan setiap persoalan dengan kesabaran

  • Pada masa pacaran ada banyak persoalan akan kalian berdua hadapi. Pergunakan kesempatan ini untuk benar-benar bekerjasama mengatasi setiap kesulitan dengan penuh kesabaran. Percayalah, pada masa pacaran kamu bisa mengenal lebih jauh sosok dan jati diri seseorang, yang bersamanya rasa cinta, kekaguman dan harapan-harapanmu kamu berikan.

  • 5. Tetaplah kuat, putus cinta bukan akhir dari segalanya

  • Masa pacaran adalah kesempatan bagi kalian berdua untuk saling memahami satu sama lain. Pada masa ini tak jarang jalinan cinta yang sudah kalian rajut dengan penuh kasih berakhir dengan perpisahan. Anakku, tetaplah kuat ketika kamu menghadapi patah hati. Sadari bahwa ini bukanlah akhirnya dari segalanya. Berpikirlah logis anakku, bahwa dengan melalui kegagalan yang kamu alami maka kamu bisa belajar menjadi pribadi yang lebih kuat dan dewasa dari sebelumnya.

  • Anakku, ketahuilah bahwa hidupmu sungguh sangat berharga. Semenjak kamu dilahirkan, ibu dan ayah berjuang keras dan sangat mengharapkan hal-hal terbaik terjadi dalam kehidupanmu. Jangan pernah sia-siakan kehidupanmu anakku. Masa depanmu masih panjang dan kamu sendirilah yang suatu hari nanti harus menentukan. Semoga nasihat ini mampu merasuk dalam sanubarimu dan di manapun kamu berada, ketahuilah ayah selalu mendoakanmu.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Surat dari seorang ayah untuk anak remajanya yang baru mulai mengenal cinta

Berpikirlah logis anakku, bahwa melalui kegagalan yang kamu alami dirimu bisa belajar untuk menjadi pribadi yang lebih kuat dan dewasa dari sebelumnya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr