Mama bekerja dari rumah? Ikuti 7 tips untuk ‘work-at-home-mom’ ini supaya waktu Anda terkelola baik

Waktu 24 jam seringkali terasa tak cukup bagi Anda, si 'work at home mom'? Inilah saatnya merombak manajemen waktu Anda, dengan menerapkan 7 tips ini!

282 views   |   1 shares
  • Pesatnya perkembangan dunia digital membuat lapangan pekerjaan, khususnya bagi wanita berkeluarga menjadi semakin luas. Kini semakin banyak mama yang mengambil keputusan seperti saya, bekerja dari rumah atau istilah kerennya, menjadi work at home mom(WAHM). Alasan utama, saya ingin tetap berkarya dan memperoleh penghasilan, tanpa meninggalkan tanggung jawab mengurus rumah tangga selama seharian.

  • Meskipun terlihat ideal, menjadi WAHM bukan berarti mengalami perjalanan mulus atau membuat Mama menjadi seorang wanita super. Dalam pelaksanaannya, seorang WAHM seringkali jungkir balik mengatur waktu untuk dapat bekerja dengan fokus dan memberikan hasil optimal.

  • Bagi seorang WAHM, manajemen waktu menjadi sangat krusial. Inilah penyelamat dan solusi dari tekanan yang membelenggu. Bagaimana mengelola waktu si mama bekerja supaya dapat berkarya dengan efektif dan efisien? Ikuti 7 tips berikut ini.

  • 1. Rencanakan matang dengan jadwal dan to-do-list

  • Hal pertama yang Anda perlu lakukan sebelum memulai bekerja adalah membuat perencanaan kerja dengan penjadwalan. Di sini Anda membuat daftar semua hal yang perlu diselesaikan, tenggat waktu, dan waktu yang tersedia untuk mengerjakannya. Buatlah beberapa jadwal yang mengerucut, mulai dari jadwal dalam setahun, sebulan, seminggu, hingga jadwal harian yang memuat kegiatan Anda hingga dalam alokasi jam. Dari jadwal ini, Anda dapat merancang sebuah to-do-list yang memuat rinci apa yang harus Anda kerjakan. To-do-list akan mengarahkan pergerakan Anda dengan lebih baik dan membuat Anda tidak termangu bingung, apa yang harus dikerjakan saat ini. Anda dapat menggunakan planner, baik berupa buku agenda maupun aplikasi ponsel untuk membantu Anda membuat rencana dan segala catatan penting.

  • 2. Bangunlah rutinitas

  • Setelah jadwal dan to-do-list tercipta, waktunya mulai melaksanakan isi perencanaan tersebut. Sortir pekerjaan-pekerjaan yang dapat dikerjakan secara rutin dan bangunlah kebiasaan untuk menjalankannya di waktu yang sama. Sebuah rutinitas akan membantu Anda memenuhi tugas-tugas yang sifatnya berulang dan punya tingkat urgensi tinggi (wajib dilakukan setiap hari). Tidak hanya rutinitas bagi Anda, bentuklah rutinitas yang sama pada anggota keluarga. Anak-anak yang terbiasa dengan sebuah rutinitas cenderung lebih mudah diatur dan menimbulkan lebih sedikit distraksi bagi Anda ketika bekerja.

  • Advertisement
  • 3. Carilah celah waktu

  • Bekerja dari rumah selama ini sambil mengurus dua balita, membuat saya belajar satu hal penting: manfaatkan setiap celah waktu yang Anda untuk kegiatan produktif. Saya menyadari, duduk tenang bekerja selama lebih dari dua jam menjadi hal yang langka selama anak-anak saya masih terjaga dan aktif bergerak. Sementara buat saya, multi-taskingbukanlah pilihan. Alasannya, alih-alih saya bisa menyelesaikan beberapa tugas sekaligus, malah pekerjaan-pekerjaan tersebut tidak terselesaikan sesuai standar. Jadilah saya mencari selipan-selipan waktu untuk mengerjakan tugas-tugas. Ketimbang begadang hingga larut malam untuk menulis artikel, saya lebih memilih tidur lebih awal bersama anak-anak, kemudian bangun lebih pagi untuk bekerja. Di siang hari, saya menyempatkan menulis saat anak-anak terlelap dan tak jarang, ikut memulihkan kondisi dengan power nap. Temukan celah waktu yang Anda punya dan gunakan untuk mengerjakan tugas yang sesuai. Lebih baik 'mengangsur' tugas, ketimbang terburu-buru mengerjakannya sekaligus.

  • 4. Ruang kerja yang kondusif

  • Jika Anda menunggu kesempatan untuk bekerja dengan kondisi yang benar-benar mendukung, well, saya akan jujur mengatakan : kondisi ideal ini nyaris mustahil tercapai. Ada saja distraksi yang mengusik ketenangan Anda bekerja. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk membuat working space yang nyaman. Imbasnya, ketika waktu berharga untuk bekerja itu datang, Anda dapat duduk manis dan segera siap masuk ke working mode, tanpa diganggu oleh hal-hal remeh. Ruang bekerja ini juga menjadi semacam 'area penting' bagi anggota keluarga lain, untuk memberi batasan bahwa ketika Anda berada di sana, mereka perlu memainkan peran masing-masing guna mendukung pekerjaan Anda.

  • 5. Jangan segan meminta bantuan

  • Tangan Anda hanya ada dua dan ketika semua terasa terlalu membebani, meminta uluran tangan bukanlah sebuah kesalahan. Ada situasi dan kondisi yang lebih baik tidak Anda hadapi sendiri. Sebuah rapat penting datang di hari Anda masih di rumah bersama anak-anak? Carilah tenaga untuk membantu mengasuh mereka. Rumah berantakan ketika tenggat waktu mengejar? Pesan jasa pembersihan dari aplikasi ponsel Anda. Di akhir pekan, Anda bisa meminta pasangan untuk membantu di beberapa segi pekerjaan rumah tangga dan pengasuhan, guna memberikan kesempatan Anda bekerja efektif. Berdayakan support system yang dimiliki, supaya Anda tidak jatuh dalam belitan tekanan sana-sini yang justru memangkas produktivitas.

  • Advertisement
  • 6. Manfaatkan perangkat dan teknologi

  • Asisten terpenting yang dimiliki oleh para WAHM adalah teknologi. Entah untuk memenuhi pekerjaan profesional Anda ataupun menjalankan peran sebagai ibu rumah tangga, teknologi akan menghemat waktu dan tenaga Anda meraih tujuan. Beberapa contoh pemanfaatan teknologi yang wajib digunakan WAHM adalah :

    • Pembayaran tagihan-tagihan bulanan secara otomatis

    • Alat-alat masak yang dapat ditinggal hingga matang di waktu tertentu, misalnya slow cooker, panci presto, microwave

    • Aplikasi-aplikasi pengatur keuangan dan penjadwalan

    • Berbelanja kebutuhan sehari-hari secara daring

    • Internet banking dan/atau mobile banking

    • Perencana menu keluarga dan 'bank' resep masakan

  • 7. Pangkas yang tidak perlu

  • Menjalani kehidupan sebagai WAHM setiap harinya, akan membuat Anda lebih cerdas memanfaatkan waktu. Anda pun tahu, kegiatan apa yang patut mendapat prioritas dan mana yang bisa dikesampingkan untuk sementara waktu. Tinggalkan yang menyulitkan dan dahulukan yang memudahkan hari-hari Anda. Kala Anda dapat mengurangi tekanan, Anda pun akan menjadi lebih produktif dan suasana rumah Anda pun akan lebih hangat.

  • Ingatlah pula untuk memerhatikan kondisi kesehatan jiwa raga Anda dengan menyempatkan me time dan cukup beristirahat. Waktu yang tersedia akan selalu sama. Sebanyak apapun pekerjaan Anda, akan selalu ada cukup waktu menyelesaikannya ketika Anda dapat mengaturnya dengan tepat.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Mama bekerja dari rumah? Ikuti 7 tips untuk ‘work-at-home-mom’ ini supaya waktu Anda terkelola baik

Waktu 24 jam seringkali terasa tak cukup bagi Anda, si 'work at home mom'? Inilah saatnya merombak manajemen waktu Anda, dengan menerapkan 7 tips ini!
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr